Modal Menang 7-0, Persis Solo Langsung Diuji Persipura di Pekan Ketiga Championship

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB
ollie leeming - Persis Solo
ollie leeming - Persis Solo

SOLO – Persis Solo tidak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia kemenangan besar atas PSBS Biak. Setelah menghancurkan lawannya dengan skor 7-0 pada pekan kedua Championship 2026/2027, Laskar Sambernyawa langsung menghadapi ujian yang berbeda ketika bertemu Persipura Jayapura pada game week ketiga.

Pertandingan Persis Solo kontra Persipura dijadwalkan berlangsung Sabtu, 26 September 2026, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Persis untuk menjaga momentum setelah sebelumnya membuka kompetisi dengan kekalahan 0-2 dari Persela Lamongan.

Kemenangan telak di Stadion Manahan pada Minggu, 20 September 2026, memang menjadi suntikan kepercayaan diri. Namun, Persipura yang akan menjadi lawan berikutnya memiliki karakter dan kekuatan yang berbeda. Karena itu, hasil pertandingan sebelumnya tidak bisa dijadikan ukuran untuk membaca tantangan yang akan dihadapi Persis.

Persipura bahkan tetap masuk dalam daftar tim yang diwaspadai Persis meski belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal. Mutiara Hitam mengawali kompetisi dengan hasil imbang 0-0 melawan Tornado FC pada 18 September 2026 dan sebelumnya kalah tipis 2-3 dari Barito Putera pada 12 September 2026.

Dua hasil tersebut membuat Persipura belum mengoleksi kemenangan. Kendati demikian, kondisi itu tidak serta-merta membuat tim asal Jayapura tersebut menjadi lawan yang mudah ditaklukkan. Persis justru melihat ada kekuatan lain yang membuat Persipura tetap berbahaya, terutama dari sisi kualitas pemain dan pemahaman antarpemain yang telah terbentuk.

Pelatih Persis Solo Ricky Nelson menjadi salah satu pihak yang memahami karakter Persipura. Pengalamannya pernah menangani klub asal Jayapura itu membuat Ricky memiliki gambaran mengenai kekuatan calon lawannya.

Menurut Ricky, Persipura mempunyai sejumlah pemain berkualitas sekaligus keuntungan dari komposisi skuad yang relatif stabil. Minimnya perubahan pemain membuat hubungan antarpemain di dalam tim lebih terbangun dibandingkan tim yang baru mengalami banyak pergantian personel.

"Di grup ini salah satu tim yang kita waspadai adalah Persipura. Mereka punya pemain yang bagus-bagus dan juga kekompakan mereka sudah lama. Tim ini jarang dibongkar," ujar Ricky dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Persis. Sebab, Laskar Sambernyawa masih berada dalam proses membentuk kombinasi baru setelah melakukan perombakan besar pada skuad.

Persis memang menunjukkan perkembangan signifikan ketika menghadapi PSBS. Tujuh gol yang bersarang di gawang lawan memperlihatkan efektivitas serangan sekaligus menjadi respons positif setelah hasil mengecewakan pada laga pembuka.

Namun, situasi pertandingan melawan Persipura diperkirakan tidak akan sama. Persis akan menghadapi tim yang memiliki pengalaman bermain bersama dalam waktu relatif panjang sehingga koordinasi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan.

Ricky pun tidak ingin kemenangan besar atas PSBS membuat para pemain kehilangan fokus. Bagi pelatih Persis tersebut, setiap pertandingan memiliki karakter tersendiri dan membutuhkan persiapan yang disesuaikan dengan lawan.

Pendekatan itu juga terlihat dari cara Ricky menyusun fokus tim. Ia tidak ingin anak asuhnya terlalu cepat memikirkan Persipura ketika pertandingan melawan PSBS belum selesai. Persis terlebih dahulu harus menyelesaikan pertandingan yang ada di depan mata sebelum mengalihkan perhatian ke laga berikutnya.

"Kita mempersiapkan tim game by game. Jadi tidak langsung memikirkan Persipura dulu, kita pikirkan game ini dulu, modal dapat bagus, menang, dan next kita akan pikirkan Persipura saat persiapan kita lawan," jelas Ricky.

Kini, pertandingan tersebut telah dilewati dengan hasil maksimal. Persis berhasil mengamankan tiga poin sekaligus mencatatkan kemenangan dengan margin tujuh gol.

Hasil itu menjadi modal penting bagi tim asal Kota Solo tersebut sebelum menjalani laga tandang. Bukan hanya tambahan tiga poin, kemenangan atas PSBS juga memberikan dorongan psikologis setelah Persis harus mengawali kompetisi dengan kekalahan dari Persela.

Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian dalam kemenangan tersebut adalah Henry Doumbia. Penyerang Persis itu mencetak empat gol dalam pesta kemenangan 7-0 atas PSBS.

Kontribusi Henry membuat lini depan Persis tampil sangat produktif. Empat gol tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari kemenangan kandang perdana Laskar Sambernyawa di Championship musim 2026/2027.

Meski baru saja mencatatkan performa impresif, Henry tidak menganggap pertandingan berikutnya akan berjalan dengan tingkat kesulitan yang sama. Ia menyadari Persipura memiliki kualitas yang membuat Persis harus bekerja lebih keras.

"Kami berharap bisa meraih tiga poin juga. Ini pertandingan tandang lagi, pasti bakal sulit melawan tim yang tangguh, yakni Persipura. Jadi kami harus mulai bekerja keras besok untuk bersiap, tetap fit, dan sehat menghadapi pertandingan," kata Henry kepada Jawa Pos Radar Solo di area mixed zone seusai laga, Minggu, 20 September 2026.

Pernyataan Henry menggambarkan tantangan yang kini berada di depan Persis. Setelah mampu mencetak tujuh gol di kandang, mereka harus membuktikan bahwa produktivitas tersebut bisa tetap terjaga ketika menghadapi lawan dengan organisasi permainan yang berbeda.

Bagi Persis, pertandingan melawan Persipura juga menjadi bagian penting dari upaya membangun konsistensi pada awal musim. Hasil dari dua pekan pertama menunjukkan perjalanan Laskar Sambernyawa masih belum sepenuhnya stabil. Mereka kalah pada pertandingan pembuka, kemudian bangkit dengan kemenangan besar pada pekan berikutnya.

Karena itu, laga pekan ketiga akan menjadi ujian berikutnya untuk melihat bagaimana Persis menjaga performa setelah mendapatkan hasil positif. Tantangannya bukan sekadar mencetak gol, tetapi juga mempertahankan konsentrasi ketika menghadapi lawan yang mampu memberikan perlawanan berbeda.

Persipura sendiri datang dengan catatan belum menang dalam dua pertandingan. Mereka bermain tanpa gol ketika menghadapi Tornado FC dan sebelumnya mencetak dua gol saat bertemu Barito Putera, meski akhirnya kalah 2-3.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Persipura masih memiliki kemampuan mencetak gol sekaligus memberikan tekanan kepada lawan. Kekalahan tipis dari Barito Putera juga memperlihatkan bahwa Mutiara Hitam tidak mudah dipatahkan meski belum memperoleh hasil maksimal.

Bagi Persis, kondisi Persipura yang belum meraih kemenangan justru tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Tim besutan Ricky Nelson perlu memperhitungkan kualitas individu pemain lawan dan keuntungan kolektivitas yang telah terbentuk lebih lama.

Terlebih lagi, pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Persis harus kembali menjalani laga tandang setelah sebelumnya mendapatkan hasil positif di kandang sendiri.

Perubahan lokasi pertandingan juga menuntut kesiapan berbeda. Persis perlu menjaga kondisi fisik pemain, mempersiapkan strategi sesuai karakter lawan, serta mempertahankan kepercayaan diri yang muncul setelah kemenangan besar atas PSBS.

Bagi Henry Doumbia dan rekan-rekannya, kemenangan 7-0 tentu memberikan bekal positif. Namun, hasil tersebut tidak serta-merta menjamin pertandingan berikutnya akan berjalan mudah.

Justru setelah pesta gol di Manahan, Persis harus mampu menjaga keseimbangan antara kepercayaan diri dan kewaspadaan. Persipura memiliki alasan untuk bangkit setelah melewati dua laga tanpa kemenangan, sementara Persis mempunyai target untuk mempertahankan momentum positif.

Pertemuan kedua tim pun menjadi ujian bagi masing-masing tim dengan kondisi yang berbeda. Persis datang dengan modal kemenangan besar, sedangkan Persipura berusaha mencari kemenangan pertama musim ini.

Ricky Nelson sendiri sudah memberikan penekanan mengenai kualitas Persipura. Pengalaman menangani Mutiara Hitam membuatnya memahami bahwa kekuatan lawan tidak hanya bergantung pada hasil dua pertandingan pertama, tetapi juga pada kualitas individu dan hubungan antarpemain yang telah terbentuk.

Dengan pertandingan dijadwalkan pada Sabtu, 26 September 2026, Persis memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan tersebut. Fokus utama adalah membawa energi positif dari kemenangan atas PSBS ke pertandingan berikutnya tanpa menganggap remeh lawan.

Laskar Sambernyawa kini dituntut mengubah kemenangan besar menjadi momentum untuk tampil lebih konsisten. Sementara itu, Persipura datang dengan misi mencari hasil positif pertama setelah dua laga pembuka belum menghasilkan kemenangan.

Pertarungan di Stadion Gelora Delta nanti sekaligus akan mempertemukan dua kondisi berbeda: Persis yang sedang membangun kepercayaan diri setelah pesta gol dan Persipura yang masih mengejar kemenangan perdana.

Dengan kualitas pemain dan kolektivitas yang dimiliki Persipura, Persis tetap harus berhati-hati. Kemenangan 7-0 atas PSBS sudah menjadi bagian dari perjalanan musim ini, tetapi tantangan baru menanti di pekan ketiga Championship 2026/2027.

Editor : Mahendra Aditya
Sumber : Radar Solo
Championship 2026/2027 Persis Solo vs Persipura Ricky Nelson persis solo persipura jayapura