Asian Games 2026: Indonesia Libas Vietnam 3-0, Selangkah Lagi Amankan Posisi Kelima

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 17:54 WIB
Timnas voli putri Indonesia.
Timnas voli putri Indonesia.

JAKARTA — Timnas voli putri Indonesia tinggal selangkah lagi untuk mengamankan posisi kelima pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tiket menuju pertandingan penentuan itu diperoleh setelah skuad Merah Putih menundukkan Vietnam tiga set langsung dengan skor 25-20, 25-21, 25-18, Senin (21/9/2026).

Pertandingan klasifikasi tersebut berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Jepang. Indonesia tampil konsisten sejak awal hingga akhir laga dan tidak memberi Vietnam kesempatan merebut satu set pun.

Kemenangan itu belum otomatis menempatkan Indonesia di peringkat kelima. Mediol Yoku dan kawan-kawan masih harus menjalani satu pertandingan terakhir untuk menentukan posisi akhir. Lawan yang sudah menunggu adalah Chinese Taipei, yang sebelumnya mengalahkan Kazakhstan dengan skor 3-2.

Pertandingan melawan Vietnam menjadi kesempatan Indonesia untuk kembali menunjukkan konsistensi setelah melalui persaingan ketat di fase sebelumnya. Skuad Merah Putih mampu memanfaatkan momentum sejak pertengahan set pertama dan mempertahankan kendali permainan sampai pertandingan berakhir.

Baca Juga: Kalah 0-3 di Semifinal, Vallensia Fahira Tetap Bawa Pulang Perunggu Asian Games 2026

Pada awal laga, Indonesia dan Vietnam bermain cukup berimbang. Kedua tim saling bertukar angka hingga kedudukan 9-9. Setelah itu, permainan Indonesia mulai menemukan bentuknya.

Serangan Indonesia semakin efektif ketika memasuki pertengahan set. Beberapa upaya menghasilkan tambahan poin secara beruntun sehingga Indonesia mampu memperlebar jarak. Keunggulan bahkan sempat mencapai 21-11.

Vietnam masih berusaha memperkecil ketertinggalan menjelang akhir set, tetapi Indonesia sudah memiliki modal yang cukup untuk mengamankan keunggulan. Skuad Merah Putih akhirnya menutup set pertama dengan skor 25-20.

Vietnam mencoba mengubah jalannya pertandingan pada set kedua. Mereka mampu memanfaatkan momentum awal hingga Indonesia tertinggal 6-10.

Situasi tersebut tidak membuat permainan Indonesia goyah. Perlahan, tim Merah Putih memangkas selisih dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 10-10.

Set kedua kemudian berlangsung semakin ketat. Kedua tim saling mengejar angka hingga kedudukan kembali sama kuat 20-20. Pada fase krusial tersebut, Indonesia mampu bermain lebih efektif untuk mendapatkan poin-poin berikutnya.

Indonesia akhirnya menyelesaikan set kedua dengan kemenangan 25-21. Keunggulan 2-0 membuat Vietnam berada dalam posisi sulit karena Indonesia hanya membutuhkan satu set lagi untuk memastikan kemenangan.

Memasuki set ketiga, Indonesia justru tampil semakin solid. Permainan yang lebih terorganisasi membuat Vietnam kesulitan mengembangkan tekanan seperti pada awal set kedua.

Indonesia langsung membangun keunggulan dan meninggalkan Vietnam 17-10. Margin tujuh poin tersebut berhasil dipertahankan hingga fase akhir.

Vietnam tidak mampu mengejar ketertinggalan. Indonesia kemudian mengunci set ketiga dengan skor 25-18 sekaligus memastikan kemenangan tiga set langsung.

Baca Juga: Debut Asian Games Berbuah Perunggu, Leica Lubis Akui Target Pribadinya Belum Tercapai

Catatan skor tersebut memperlihatkan konsistensi permainan Indonesia. Skuad Merah Putih tidak hanya memenangkan pertandingan, tetapi juga mampu merespons tekanan ketika Vietnam sempat memimpin pada set kedua.

Manajer tim voli Indonesia, Loudry Maspaitella, menilai kemenangan tersebut tidak terlepas dari keberhasilan para pemain menerapkan strategi yang telah disiapkan sebelumnya.

"Anak-anak bermain bagus lawan Vietnam. Anak-anak dalam kondisi yang sangat bagus. Strategi jalan. Strategi sudah dirancang tadi malam. Bisa diterapkan dengan baik di lapangan," kata Loudry.

Pernyataan Loudry menggambarkan salah satu aspek penting dari kemenangan Indonesia. Strategi yang telah disusun sehari sebelum pertandingan dapat diterapkan dengan baik ketika laga berlangsung.

Keberhasilan tersebut menjadi semakin penting karena Indonesia tidak menghadapi pertandingan yang berjalan sepenuhnya satu arah. Vietnam sempat memimpin pada awal set kedua dan mampu membawa kedudukan hingga 20-20.

Indonesia kemudian menunjukkan ketenangan pada momen penting. Alih-alih kehilangan kendali, tim Merah Putih mampu merebut poin-poin penentu dan mengubah situasi menjadi keunggulan 2-0.

Set ketiga menjadi gambaran lain mengenai respons Indonesia. Setelah melewati persaingan ketat pada set kedua, permainan skuad Merah Putih justru semakin stabil. Keunggulan 17-10 menjadi salah satu titik penting sebelum kemenangan akhirnya dikunci pada angka 25-18.

Hasil tersebut membawa Indonesia menuju pertandingan perebutan posisi kelima. Dengan kata lain, kemenangan atas Vietnam belum menjadi akhir perjuangan Mediol Yoku dan kawan-kawan di Asian Games 2026.

Pertandingan berikutnya akan mempertemukan Indonesia dengan Chinese Taipei. Tim tersebut lebih dahulu mengamankan tempat dalam laga penentuan setelah mengalahkan Kazakhstan melalui pertandingan lima set dengan skor 3-2.

Pertemuan dengan Chinese Taipei akan memiliki arti berbeda dibandingkan laga melawan Vietnam. Jika Indonesia kembali meraih kemenangan, tim Merah Putih akan mengakhiri kiprah di Asian Games 2026 pada peringkat kelima.

Baca Juga: Timnas Voli Putri Indonesia Hantam Vietnam 3-0, Selangkah Lagi Amankan Posisi Kelima Asian Games 202

Sebaliknya, kekalahan akan membuat Indonesia finis di posisi keenam. Karena itu, laga tersebut menjadi pertandingan terakhir yang menentukan posisi akhir Indonesia dalam kompetisi voli putri.

Bagi Indonesia, kemenangan tiga set atas Vietnam menjadi modal penting menjelang pertandingan tersebut. Tim mampu menyelesaikan laga tanpa kehilangan set sehingga pemain dapat mengakhiri pertandingan lebih cepat dibandingkan jika laga harus berlangsung hingga set keempat atau kelima.

Namun, hasil tersebut tidak serta-merta menjamin pertandingan berikutnya akan berjalan serupa. Chinese Taipei baru saja melewati pertandingan lima set melawan Kazakhstan dan berhasil keluar sebagai pemenang. Kondisi itu membuat pertemuan kedua tim menjadi laga yang perlu dihadapi dengan persiapan maksimal.

Perjalanan Indonesia menuju perebutan posisi kelima juga menjadi bagian dari rangkaian perjuangan tim voli putri di Aichi-Nagoya. Sebelumnya, Indonesia tampil di fase grup Pool A dan berhasil lolos ke perempat final meski mengalami kekalahan dari Jepang dengan skor 1-3.

Dalam pertandingan melawan Jepang pada fase grup, Indonesia kehilangan dua set pertama sebelum mampu mengambil set ketiga. Jepang kemudian memastikan kemenangan setelah merebut set keempat. Hasil tersebut tetap membawa Indonesia ke babak berikutnya.

Setelah fase tersebut, persaingan berlanjut ke pertandingan klasifikasi. Kemenangan atas Vietnam kini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk memperebutkan posisi kelima, bukan lagi mengejar tiket menuju perebutan medali.

Situasi tersebut membuat laga berikutnya tetap memiliki nilai penting bagi skuad Merah Putih. Posisi akhir di Asian Games menjadi hasil yang akan tercatat setelah seluruh pertandingan klasifikasi selesai.

Kemenangan Indonesia atas Vietnam juga memperlihatkan kemampuan tim untuk mengatasi perubahan momentum. Pada set kedua, Vietnam sempat memimpin 10-6. Namun, Indonesia mampu mengejar hingga kedudukan 10-10 dan kemudian bertahan dalam persaingan ketat sampai 20-20.

Pada momen tersebut, Indonesia tidak membiarkan Vietnam mengambil keuntungan. Empat poin setelah kedudukan 20-20 menjadi bagian penting dari keberhasilan Indonesia mengamankan set kedua 25-21.

Set pertama juga memiliki pola yang serupa. Indonesia sempat terlibat permainan terbuka hingga skor 9-9. Setelah menemukan ritme serangan, tim mampu memperlebar keunggulan secara signifikan.

Baca Juga: Jadwal Asian Games 2026 Women’s Football: Jepang vs Cina Taipei dan Vietnam vs Thailand Tayang Diman

Keunggulan 21-11 menunjukkan bagaimana permainan Indonesia berubah setelah fase awal yang berimbang. Vietnam memang sempat mengejar, tetapi selisih yang sudah terbentuk cukup untuk membawa Indonesia menutup set dengan skor 25-20.

Pada set ketiga, Indonesia tidak lagi memberikan ruang yang sama kepada lawan. Keunggulan dibangun sejak awal dan berkembang menjadi 17-10. Vietnam kembali berupaya mengejar, tetapi Indonesia mampu mempertahankan jarak hingga akhir.

Tiga set tersebut akhirnya menghasilkan kemenangan 3-0. Bagi Indonesia, hasil ini bukan sekadar kemenangan dalam satu pertandingan, melainkan tiket menuju laga terakhir perebutan peringkat kelima.

Sementara itu, Vietnam harus mengakhiri pertandingan klasifikasi tersebut dengan kekalahan. Mereka tidak mampu mencuri satu set pun dari Indonesia setelah tiga kali mencoba memberikan tekanan.

Bagi Mediol Yoku dan rekan-rekannya, perhatian kini sepenuhnya beralih kepada Chinese Taipei. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk menutup perjalanan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan posisi kelima.

Laga Indonesia melawan Chinese Taipei juga mempertemukan dua tim yang datang dari hasil pertandingan berbeda. Indonesia menang tiga set langsung atas Vietnam, sedangkan Chinese Taipei harus melewati pertarungan lima set sebelum menundukkan Kazakhstan 3-2.

Perbedaan durasi pertandingan tersebut menjadi bagian dari konteks menuju laga berikutnya, meski tidak dapat dijadikan ukuran langsung mengenai hasil pertandingan. Yang pasti, kedua tim sama-sama telah mengamankan tiket ke pertandingan perebutan posisi kelima.

Indonesia kini memiliki satu target yang masih bisa dikejar. Setelah gagal melangkah lebih jauh dalam persaingan menuju medali, tim Merah Putih dapat menutup turnamen dengan finis di urutan kelima.

Kemenangan atas Vietnam menjadi langkah pertama menuju target tersebut. Satu pertandingan lagi akan menentukan apakah posisi kelima benar-benar menjadi milik Indonesia.

Bagi Loudry Maspaitella, performa melawan Vietnam menunjukkan bahwa strategi yang disiapkan tim dapat berjalan sesuai rencana. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan kualitas permainan tersebut ketika menghadapi Chinese Taipei.

Indonesia tentu membutuhkan kembali konsistensi yang terlihat dalam tiga set melawan Vietnam. Respons terhadap tekanan, kemampuan menjaga perolehan angka, serta efektivitas serangan menjadi bagian yang harus dipertahankan.

Di sisi lain, pertandingan melawan Chinese Taipei akan memberikan tantangan berbeda karena lawan juga memiliki motivasi yang sama untuk merebut posisi kelima. Chinese Taipei berhasil melewati Kazakhstan dalam laga lima set dan kini tinggal satu kemenangan lagi untuk menyelesaikan turnamen pada posisi tersebut.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sendiri berlangsung di Jepang mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026. Komite Olimpiade Indonesia mencatat edisi ini sebagai Asian Games ke-20 dan berlangsung di Prefektur Aichi serta Kota Nagoya.

Voli putri menjadi salah satu cabang yang memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk bersaing hingga fase klasifikasi. Perjalanan menuju perebutan posisi kelima menunjukkan bahwa perjuangan tim belum selesai meskipun peluang meraih medali telah berakhir.

Dengan kemenangan 3-0 atas Vietnam, Indonesia setidaknya memastikan satu hal: kesempatan untuk mengakhiri kompetisi di posisi kelima masih terbuka.

Kini, Chinese Taipei menjadi lawan terakhir. Hasil pertandingan tersebut akan menentukan apakah Indonesia berhasil menutup Asian Games 2026 dengan peringkat kelima atau harus puas di posisi keenam.

Untuk sementara, kemenangan atas Vietnam menjadi bekal utama Indonesia. Skor 25-20, 25-21, 25-18 memastikan tim Merah Putih melewati satu rintangan dan tetap berada dalam persaingan posisi akhir lima besar.

Pertandingan berikutnya akan menjadi penentu. Indonesia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisi kelima Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Editor : Mahendra Aditya
voli putri Asian Games 2026 posisi kelima Asian Games 2026 indonesia vs vietnam Asian Games 2026 timnas voli putri indonesia