Igor Tolić Sebut Persiapan Lawan Persijap Mepet, Pemain Alami Kelelahan

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 14:52 WIB
SERBA MEPET: Pelatih Kepala Persib Bandung Igor Tolic saat sesi pre-match press conference, Sabtu (19/9) sebelum melawan Persijap, Minggu (20/9).
SERBA MEPET: Pelatih Kepala Persib Bandung Igor Tolic saat sesi pre-match press conference, Sabtu (19/9) sebelum melawan Persijap, Minggu (20/9).

JEPARA — Persib Bandung bakal melakoni laga tandang krusial, melawan Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi BRI Super League pekan ketiga. 

Pertandingan sengit ini akan digelar pada Minggu, (20/9) di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara.

Pelatih Kepala Persib Bandung, Igor Tolic, secara terbuka mengakui bahwa masa persiapan timnya menjelang laga kontra Laskar Kalinyamat tergolong sangat sulit.

Faktor kelelahan fisik akibat jadwal kompetisi yang padat, menjadi tantangan utama yang harus disiasati oleh skuad Maung Bandung.

"Kami tiba dua hari lalu di Semarang dan sejauh ini kami cuma bisa menggelar dua kali sesi latihan," ujarnya, pada Sabtu (19/9).

Kondisi tersebut diperparah oleh keterbatasan fasilitas tempat latihan.

Akibat tidak tersedianya waktu latihan resmi di stadion utama menjelang hari pertandingan, Persib terpaksa menggelar latihan di tempat alternatif. 

"Kami tidak tahu kondisi lapangan (Stadion GBK, red) bagus atau tidak, karena sejauh ini kami cuma latihan di lapangan sekolah," ucapnya.

Kendati dihadapkan pada minimnya waktu adaptasi dan fasilitas yang kurang ideal, Igor Tolic menegaskan bahwa Persib mengusung misi wajib menang.

"Kami akan mencoba maksimal untuk mendapatkan tiga poin penuh," katanya.

Target tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Persib untuk membayar hutang, atas kekalahan dari Persijap pada musim sebelumnya. 

Laga ini pun diprediksi tidak akan berjalan mudah. Igor menilai skuad Persijap Jepara musim ini memperlihatkan peningkatan kualitas kolektif yang signifikan. 

"Jepara penambahan pemainnya ada peningkatan kualitas. Mereka mengambil pemain-pemain bagus dan ditangani oleh pelatih yang bagus. Mereka bermain dengan baik, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit di Jepara," ulasnya.

Mengenai komposisi pemain yang akan dipasang sebagai starting eleven, Igor Tolic mengaku belum bisa membeberkan formula pastinya. 

Tim pelatih masih harus memantau perkembangan fisik terakhir seluruh penggawa hingga beberapa jam sebelum laga. 

Melihat pekan ketiga kompetisi domestik, performa Persib Bandung di awal musim 2026/2027 ini ibarat sebuah roller coaster.

Jadwal super padat yang mempertemukan mereka dengan tiga lawan berat dalam rentang waktu sembilan hari, menguji kedalaman strategi dan ketahanan fisik skuad asuhan Igor Tolic.

Persib membuka kompetisi domestik dengan performa meyakinkan di hadapan publik sendiri. 

Kemenangan 3-1 atas tim kuat sekelas PSM Makassar menunjukkan bahwa sistem ofensif yang dibangun Igor Tolic berjalan efektif di awal musim.

Tiga poin di laga perdana sempat mengapungkan optimisme tinggi.

Langkah Persib terjegal dalam laga sarat gengsi bertajuk 'El Clasico' di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Persib sempat mengimbangi permainan intens tuan rumah Persija, namun faktor konsentrasi dan kelelahan di menit-menit akhir membuat gawang mereka kebobolan gol penentu kekalahan di laga tersebut.

Hasil negatif ini memberi tamparan keras sekaligus mengekspos celah koordinasi lini pertahanan saat mengantisipasi serangan balik cepat.

Hanya berselang empat hari pasca-kekalahan menyakitkan di Jakarta, Persib langsung terbang ke Korea Selatan dan sukses menciptakan sejarah besar bagi sepak bola Indonesia.

Tampil dengan skuad yang menipis akibat badai cedera, taktik pragmatis Igor Tolic justru berbuah masterclass.

Gol cepat bek asal Brasil, Júlio César, pada menit ke-5 yang memanfaatkan sepak pojok Marc Klok mampu dipertahankan hingga laga usai.

Kemenangan ini memutus kutukan 30 tahun klub Indonesia yang tidak pernah menang di markas tim Korea Selatan.

Penampilan gemilang kiper Teja Paku Alam yang mencatatkan clean sheet di Seoul World Cup Stadium membuktikan mentalitas juara Persib di level Asia.

Kemenangan bersejarah di Korea Selatan jelas mendongkrak aspek psikologis dan moralitas bertanding anak-anak Bandung.

Namun, imbas logistik dari perjalanan lintas negara yang melelahkan ini menjadi musuh laten terbesar Persib saat ini.

Menghadapi Persijap yang dalam kondisi lebih bugar, tantangan utama Igor Tolic bukan lagi sekadar taktik di atas kertas, melainkan bagaimana melakukan rotasi pemain secara cerdas tanpa menurunkan kualitas permainan tim.

"Soal komposisi pemain, kami masih melihat kondisi pemain mana yang paling prima, untuk dapat diturunkan," pungkasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
Persib vs Persijap Jepara Maung Bandung berlaga Persib kalah kemenangan Persib laskar kalinyamat