Persiku Kudus Bawa Dua Pemain Asing Hadapi PSMS Medan, Misi Kejar Poin Jadi Motivasi

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 09:58 WIB
TAMPIL NGOTOT: Pemain Persiku Kudus saat menghadapi Adhyaksa Bekasi FC. (ANNAM KUWOK UNTUK RADAR KUDUS)
TAMPIL NGOTOT: Pemain Persiku Kudus saat menghadapi Adhyaksa Bekasi FC. (ANNAM KUWOK UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS - Persiku Kudus bersiap menjalani pertandingan tandang pertamanya dengan menghadapi PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara sore ini.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Macan Muria untuk berusaha membawa pulang poin sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Modal kepercayaan diri Persiku cukup terjaga setelah pada pertandingan perdana Liga 2 mereka mampu meraih hasil imbang ketika menghadapi Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (12/9).

Hasil tersebut menjadi bekal penting bagi tim asuhan Kahudi Wahyu sebelum melakoni pertandingan di kandang PSMS Medan.

Terlebih, Persiku saat ini mengawali persaingan dengan perolehan minus satu poin.

Posisi Persiku yang berada di peringkat kesembilan klasemen sementara Grup Barat membuat pertandingan di Medan menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk mendapatkan tambahan poin.

Perolehan minus satu poin tersebut tidak sepenuhnya berasal dari hasil pertandingan.

Persiku harus menerima pengurangan dua poin akibat belum terpenuhinya salah satu ketentuan club licensing cycle pada musim ini.

Salah satu persoalan yang menjadi bagian dari ketentuan tersebut berkaitan dengan Stadion Wergu Wetan yang masih menjalani renovasi secara menyeluruh sebagai markas tim.

Situasi tersebut menjadi tambahan motivasi bagi Persiku untuk bekerja lebih keras dalam setiap pertandingan agar dapat mengumpulkan poin sebanyak mungkin.

Pelatih Persiku Kudus Kahudi Wahyu membawa kabar positif menjelang pertandingan.

Kondisi para pemain disebut cukup baik, sementara rasa percaya diri dan kekompakan tim juga berada dalam kondisi positif.

Dua pemain asing Persiku, yakni Ivan dan Willian Coreira, dipastikan sudah dapat memperkuat tim pada pertandingan menghadapi PSMS Medan.

Kahudi menyebut keduanya telah mengikuti latihan bersama tim dan mulai memahami pola permainan serta strategi yang diterapkan.

Adaptasi dengan pemain lainnya juga disebut berjalan dengan baik.

Kehadiran dua pemain tersebut diharapkan dapat menambah kekuatan Persiku, khususnya ketika menghadapi pertandingan tandang yang memiliki tekanan berbeda.

Meski membawa tambahan amunisi, Kahudi menyadari pertandingan melawan PSMS Medan tidak akan mudah.

Bermain di hadapan pendukung sendiri membuat PSMS memiliki keuntungan dari sisi dukungan suporter.

Dari hasil pengamatannya, PSMS memiliki organisasi pertahanan yang cukup rapat sehingga berpotensi menyulitkan barisan depan Persiku untuk menciptakan peluang.

Selain itu, lini serang PSMS juga patut mendapat perhatian. Dua striker asing mereka, Javier Sivero dan Phillerson, telah menunjukkan ketajaman pada pertandingan pertama.

Keduanya masing-masing mencetak gol ketika PSMS menghadapi Sumsel United. Dalam pertandingan tersebut, PSMS sempat unggul 2-0 hingga turun minum.

Namun, keunggulan itu akhirnya terkejar dan laga berakhir dengan skor 2-2.

Saat ini PSMS Medan berada di posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi satu poin.

Sementara itu, Persikad Depok berada di puncak klasemen sementara dengan tiga poin.

Bagi Persiku, pertandingan di Medan menjadi momentum untuk mengamankan tambahan angka sekaligus mengangkat posisi mereka dari dasar klasemen akibat pengurangan poin.

Kahudi berharap dukungan masyarakat Kudus tetap mengiringi perjuangan timnya meski pertandingan berlangsung jauh dari kandang.

“Doakan kami agar diberikan kelancaran dan bisa mendapatkan hasil maksimal,” harapnya. (gal)

Editor : Ali Mustofa
Ivan Persiku Kudus Willian Coreira psms medan persiku kudus Liga 2 2026