Jelang Persebaya vs Garudayaksa FC, Bernardo Tavares Soroti Kualitas Pemain Lawan

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 16:25 WIB
Bernardo Tavares
Bernardo Tavares

RADAR KUDUS – Persebaya Surabaya tidak ingin menganggap enteng Garudayaksa FC meski berstatus sebagai tim promosi. Menjelang pertemuan pada pekan ketiga Super League 2026/2027, pelatih Bernardo Tavares justru menilai laga di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), bakal menjadi pertandingan yang tidak mudah.

Kondisi skuad Persebaya juga belum sepenuhnya ideal. Situasi tersebut membuat Bernardo meminta timnya bekerja lebih keras sekaligus mengharapkan dukungan langsung Bonek dan Bonita dari tribun stadion.

Pertandingan Persebaya melawan Garudayaksa FC dijadwalkan berlangsung di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (19/9), mulai pukul 15.30 WIB. Bagi Green Force, laga kandang tersebut menjadi kesempatan untuk memburu tiga poin pada awal musim.

Bernardo menyampaikan kondisi tim dalam konferensi pers menjelang pertandingan. Pelatih asal Portugal itu mengakui persiapan Persebaya masih menghadapi sejumlah situasi yang membuat tim belum berada dalam kondisi terbaik.

“Selamat siang. Saat ini, sayangnya kami berada dalam situasi yang tidak 100 persen ideal terkait tim,” ujar Bernardo Tavares.

Pernyataan tersebut menunjukkan Persebaya masih harus melakukan sejumlah pembenahan sebelum menghadapi Garudayaksa. Namun, kondisi itu tidak membuat Bernardo mengurangi kewaspadaannya terhadap tim tamu.

Justru sebaliknya, kualitas pemain yang dimiliki Garudayaksa menjadi salah satu perhatian utama. Bernardo menilai skuad lawan bukan sekadar kumpulan pemain dari tim promosi, tetapi memiliki sejumlah individu dengan pengalaman di level yang lebih tinggi.

Menurut Bernardo, Garudayaksa memiliki pemain yang pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia, Tim Nasional Republik Ceko, hingga pemain yang berasal dari National League Premier League atau Liga Utama Azerbaijan.

“Mereka adalah pemain-pemain berkualitas sehingga mereka membuat kami harus mengubah cara bermain dalam pertandingan-pertandingan ini,” kata Bernardo.

Penilaian tersebut membuat Persebaya tidak bisa hanya menggunakan status Garudayaksa sebagai tim promosi sebagai dasar membaca pertandingan. Pengalaman dan kualitas individu yang dimiliki lawan dinilai dapat memberikan persoalan berbeda sepanjang laga.

Selain kualitas pemain, Bernardo juga menghadapi tantangan dalam memprediksi pendekatan taktik Garudayaksa. Fleksibilitas formasi lawan menjadi salah satu aspek yang membuat persiapan Persebaya lebih rumit.

Garudayaksa dinilai bisa menggunakan pendekatan dengan tiga bek atau lima bek, memainkan empat pemain di lini belakang, bahkan mengubah pendekatan menjadi lebih ofensif. Ketidakpastian tersebut membuat Bernardo harus menyiapkan tim menghadapi beberapa kemungkinan.

“Sangat sulit memprediksi pertandingan besok, apakah kami akan bermain menghadapi formasi lima bek, empat bek, atau menghadapi tim yang tampil menyerang,” ujar Bernardo.

Bagi pelatih, perubahan pendekatan lawan bisa memengaruhi cara Persebaya membangun serangan maupun bertahan. Karena itu, pemain dituntut mampu beradaptasi dengan situasi pertandingan, bukan sekadar menjalankan satu skema yang sudah disiapkan sebelum kick-off.

Bernardo menilai kualitas individu pemain Garudayaksa memungkinkan tim promosi tersebut mengubah cara bermain dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Hal itu menjadi alasan lain mengapa Persebaya perlu menjaga konsentrasi sepanjang laga.

“Sangat sulit untuk ditebak, tetapi kami harus bekerja keras sebagai sebuah tim untuk mencapai apa yang kami inginkan,” lanjut Bernardo.

Dengan kondisi tersebut, pertandingan di GBT tidak akan diperlakukan Persebaya sebagai laga yang mudah. Status sebagai tuan rumah memang memberi keuntungan dari sisi dukungan suporter, tetapi Green Force tetap harus menunjukkan performa di lapangan untuk mendapatkan hasil yang ditargetkan.

Bernardo juga memberikan perhatian khusus kepada faktor suporter. Menurutnya, kehadiran Bonek dan Bonita dapat menjadi energi tambahan bagi pemain Persebaya ketika menghadapi pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.

Pelatih tersebut secara terbuka mengajak suporter datang langsung ke Gelora Bung Tomo pada Sabtu sore. Ia memahami laga melawan Garudayaksa bukan pertandingan yang selama ini identik dengan partai besar, tetapi dukungan tetap dibutuhkan tim.

“Untuk pertandingan besok, situasinya tidak akan mudah. Karena itu, kami membutuhkan Bonek,” tutur Bernardo.

Ajakan tersebut tidak hanya ditujukan agar stadion lebih ramai. Bernardo mengaitkan dukungan suporter dengan kebutuhan pemain ketika menghadapi lawan yang dinilainya mempunyai kualitas dan fleksibilitas permainan.

Ia menyadari jumlah penonton pada sebuah pertandingan dapat berbeda tergantung besarnya laga. Namun, menurut Bernardo, justru pertandingan seperti melawan Garudayaksa menjadi kesempatan bagi suporter untuk menunjukkan dukungan kepada klub.

“Setidaknya, Bonek dan Bonita bisa datang besok untuk mendukung para pemain dan tim kami,” kata Bernardo.

Dukungan dari tribun diharapkan dapat membantu Persebaya menghadapi tekanan pertandingan. Apalagi Green Force memiliki target yang jelas ketika bermain di kandang, yakni mengamankan tiga poin.

Bernardo mengingatkan bahwa nilai pertandingan tidak berubah hanya karena lawan berstatus sebagai tim promosi. Kemenangan akan menghasilkan tiga poin, sedangkan kekalahan di kandang berarti kehilangan kesempatan mendapatkan angka penuh.

“Bagi kami, mendapatkan poin besok berarti tiga poin jika kami menang dan tiga poin yang hilang jika kami kalah,” ujar Bernardo.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana Bernardo melihat pentingnya laga pekan ketiga ini dari sisi perolehan angka. Setiap pertandingan dalam kompetisi tetap memiliki konsekuensi terhadap perjalanan tim, termasuk ketika lawan yang dihadapi merupakan pendatang baru di level kompetisi tersebut.

Di sisi lain, Bernardo juga memahami tantangan untuk menghadirkan banyak penonton dalam pertandingan yang tidak masuk kategori big match. Karena itu, ia tidak sekadar meminta jumlah suporter sebanyak mungkin, tetapi menekankan arti dukungan bagi tim.

“Saya tahu tidak mudah mengharapkan terlalu banyak orang datang ke stadion besok. Namun, jika Anda menyukai tim ini dan klub ini, justru pada momen seperti inilah kami sangat membutuhkan dukungan suporter,” kata Bernardo.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Persebaya menjelang pertandingan. Dalam situasi ketika kondisi tim belum sepenuhnya ideal dan karakter permainan lawan sulit diprediksi, Bernardo ingin pemain mendapatkan dukungan penuh dari tribun.

Garudayaksa sendiri datang ke Surabaya dengan status sebagai tim promosi. Namun, Bernardo tidak menjadikan label tersebut sebagai alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Pengalaman sejumlah pemain lawan menjadi salah satu pertimbangan yang membuat Persebaya harus mempersiapkan pertandingan dengan serius.

Faktor lain yang menjadi perhatian adalah kemungkinan perubahan formasi. Jika Garudayaksa dapat berganti pendekatan antara bermain dengan empat bek, lima bek, atau tampil lebih menyerang, Persebaya harus mampu merespons perubahan tersebut selama pertandingan.

Situasi itu membuat kemampuan membaca permainan menjadi penting. Persebaya dituntut tidak hanya mengandalkan persiapan sebelum pertandingan, tetapi juga respons pemain terhadap perkembangan laga di lapangan.

Bernardo pun menekankan pentingnya kerja kolektif. Ketika lawan sulit diprediksi dan kondisi skuad belum 100 persen, koordinasi antarpemain menjadi bagian penting untuk menjaga rencana permainan tetap berjalan.

Di sisi lain, dukungan Bonek dan Bonita diharapkan menciptakan atmosfer yang membantu pemain menjaga energi selama pertandingan. Kehadiran suporter menjadi salah satu faktor yang secara konsisten diharapkan klub ketika menjalani pertandingan kandang.

Ajakan Bernardo juga menunjukkan bahwa target Persebaya bukan sekadar tampil di hadapan publik sendiri. Green Force ingin menjadikan laga melawan Garudayaksa sebagai kesempatan meraih angka penuh.

“Bonek dan Bonita, datanglah besok ke stadion, dukung tim dan para pemain kami,” tegas Bernardo.

Pertandingan Persebaya versus Garudayaksa FC akhirnya akan mempertemukan tuan rumah yang belum berada dalam kondisi ideal dengan tim promosi yang dinilai memiliki sejumlah pemain berpengalaman. Kemampuan Green Force menghadapi variasi permainan lawan sekaligus memaksimalkan keuntungan bermain di GBT akan menjadi bagian dari ujian pada pekan ketiga Super League 2026/2027.

Bagi Bernardo, label tim promosi tidak cukup untuk menggambarkan kekuatan Garudayaksa. Karena itu, Persebaya perlu mempertahankan fokus, bekerja sebagai satu kesatuan, dan memanfaatkan dukungan publik GBT untuk mengejar target tiga poin pada laga Sabtu sore tersebut.

Editor : Mahendra Aditya
Super League 2026/2027 Persebaya vs Garudayaksa FC persebaya surabaya garudayaksa fc Bernardo Tavares