KUDUS – Persiku Kudus masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum melanjutkan kiprahnya di kompetisi Championship musim ini.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama tim adalah kemampuan menyelesaikan peluang menjadi gol.
Catatan pada pertandingan pembuka menunjukkan Persiku sebenarnya mampu tampil agresif ketika menghadapi Adhyaksa FC Bekasi.
Tim berjuluk Macan Muria itu melepaskan 16 tembakan, jumlah yang sama dengan lawannya.
Dari keseluruhan percobaan tersebut, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang dengan akurasi tembakan sekitar 44 persen.
Dari sisi permainan, Persiku juga mampu mengimbangi bahkan menguasai jalannya pertandingan.
Anak asuh Kahudi Wahyu membukukan 376 umpan sukses dan mencatat penguasaan bola sebesar 58 persen.
Namun, dominasi tersebut belum sepenuhnya berbuah kemenangan. Persiku sempat tertinggal setelah Tatsuhi mencetak gol untuk Adhyaksa FC Bekasi pada menit ke-41.
Persiku kemudian berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Nurhidayat pada menit ke-61.
Pelatih Persiku Kudus, Kahudi Wahyu, menilai timnya masih perlu meningkatkan ketenangan ketika berada di area pertahanan lawan.
Sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Menurut Kahudi, kemampuan melakukan sentuhan akhir atau finishing touch menjadi salah satu fokus yang harus diperbaiki dalam sesi latihan.
Para pemain dituntut lebih matang ketika mendapatkan kesempatan di depan gawang.
"Kami mengakui masih kurang dalam finishing touch. Kami akan memperbaikinya," ujar Kahudi.
Perbaikan dilakukan melalui latihan penyelesaian akhir dengan berbagai situasi.
Pemain diasah agar mampu menghasilkan tendangan yang lebih terukur, baik melalui penyelesaian menggunakan kaki maupun sundulan kepala.
Pembenahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketajaman Persiku saat menjalani pertandingan berikutnya.
Persiku dijadwalkan menghadapi PSMS Medan pada Minggu (20/9) di Stadion Utama Sumatera Utara.
Hasil imbang kontra Adhyaksa FC Bekasi menjadi modal awal bagi Persiku untuk menatap pertandingan tersebut.
Meski masih berada di posisi bawah dengan perolehan poin -1, tim pelatih melihat ada sejumlah hal positif yang bisa dibawa menuju laga berikutnya.
"Hasil melawan Adhyaksa kemarin menjadi modal positif bagi kami untuk melawan PSMS Medan," kata Kahudi. (gal)
Editor : Ali Mustofa