RADAR KUDUS - Lionel Messi mencatatkan tonggak baru bersama Inter Miami setelah mencapai 100 gol hanya dalam 115 penampilan di semua kompetisi. Angka tersebut dicapai saat kapten asal Argentina itu mencetak gol pembuka ketika Inter Miami menghadapi Cruz Azul dalam laga Campeones Cup 2026 di Nu Stadium, Rabu (16/9) malam waktu setempat.
Gol tersebut bukan sekadar membawa Inter Miami unggul dalam pertandingan. Sundulan Messi ke gawang Cruz Azul sekaligus mengantarkannya melewati angka 100 gol untuk klub yang dibelanya sejak 2023. Dengan catatan itu, Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah Inter Miami yang mampu mencapai tiga digit gol untuk klub.
Pencapaian 100 gol dalam 115 pertandingan membuat rata-rata gol Messi bersama Inter Miami berada di kisaran 0,87 gol per pertandingan. Artinya, secara statistik ia mencetak hampir satu gol setiap kali turun dalam satu laga untuk klub asal Florida tersebut.
Inter Miami melalui laman resminya mencatat Messi telah mencetak 100 gol dalam 115 penampilan di seluruh kompetisi. Rinciannya, ia membukukan 11 gol pada 2023, 23 gol pada 2024, 43 gol pada 2025, serta 23 gol sepanjang 2026 hingga pertandingan melawan Cruz Azul.
Jumlah tersebut memperlihatkan betapa cepat Messi mencapai angka tiga digit bersama Inter Miami. Ia bergabung pada 2023 ketika klub masih relatif muda dan belum memiliki sejarah panjang di level tertinggi sepak bola Amerika Serikat. Dalam waktu sekitar tiga tahun, Messi bukan hanya menjadi pencetak gol terbanyak klub, tetapi juga menempatkan dirinya sebagai salah satu figur utama dalam perjalanan Inter Miami.
Baca Juga: Rekor 111 Tahun Barcelona Pecah! Tujuh Kemenangan Beruntun dan 33 Gol Awali Musim
Yang menarik, Cruz Azul memiliki hubungan khusus dengan perjalanan Messi di Inter Miami. Klub asal Meksiko itu merupakan lawan ketika Messi mencetak gol pertamanya untuk Inter Miami pada 2023. Kini, tim yang sama kembali menjadi saksi ketika Messi mencatatkan gol ke-100.
Pada debutnya bersama Inter Miami, Messi menghadapi Cruz Azul dalam pertandingan Leagues Cup pada 21 Juli 2023. Saat pertandingan tampak berakhir imbang 1-1, Messi mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-94 untuk membawa Inter Miami menang 2-1.
Tiga tahun kemudian, Cruz Azul kembali berada di hadapan Messi ketika pemain Argentina itu memburu gol ke-100. Kali ini, Messi tidak membutuhkan waktu lama untuk mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut lahir melalui sundulan dan membuat Inter Miami memimpin 1-0. Dengan demikian, perjalanan Messi dari gol pertama hingga gol ke-100 bersama Inter Miami memiliki satu kesamaan yang sulit dilewatkan: kedua milestone tersebut terjadi ketika menghadapi Cruz Azul.
Meski demikian, angka yang paling menonjol dari pencapaian Messi adalah jumlah penampilannya. Seratus gol dalam 115 pertandingan menunjukkan produktivitas yang sangat tinggi selama periode kebersamaannya dengan Inter Miami.
Sebelum pertandingan Campeones Cup, Messi sudah berada di ambang pencapaian tersebut. Ia baru saja mencetak gol ke-99 dalam pertandingan MLS melawan Nashville SC yang berakhir 2-2. Gol itu berasal dari tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti setelah menerima umpan Rodrigo De Paul.
Tambahan satu gol ketika menghadapi Cruz Azul membuat Messi langsung mencapai angka 100. Catatan tersebut sekaligus memperpanjang dominasinya sebagai pencetak gol utama Inter Miami.
Distribusi gol berdasarkan tahun juga menunjukkan bagaimana produktivitas Messi berkembang. Pada tahun pertama setelah bergabung, ia mencetak 11 gol. Jumlah tersebut meningkat menjadi 23 gol pada 2024 dan melonjak menjadi 43 gol pada 2025.
Pada 2026, Messi kembali produktif. Sebelum laga melawan Cruz Azul, ia sudah mengoleksi 22 gol untuk Inter Miami. Gol di Campeones Cup kemudian menjadi gol ke-23 tahun ini dan gol ke-100 sepanjang kariernya bersama klub.
Dengan demikian, 2025 menjadi tahun kalender dengan jumlah gol terbanyak Messi untuk Inter Miami sejak bergabung. Ia mencetak 43 gol sepanjang tahun tersebut, sebelum menambah koleksinya pada musim 2026.
Produktivitas Messi juga tidak hanya terlihat dari total gol di semua kompetisi. Di MLS 2026, ia telah mencetak 19 gol dalam 22 pertandingan liga menurut laporan ESPN sebelum pertandingan Campeones Cup. Catatan itu membuatnya berada di antara pemain paling produktif di kompetisi tersebut pada musim ini.
Pencapaian 100 gol juga semakin penting karena Messi tidak hanya mencetak gol dalam satu kompetisi. Koleksinya bersama Inter Miami berasal dari berbagai ajang yang diikuti klub.
ESPN mencatat, dari 100 gol tersebut, Messi mencetak 76 gol di MLS, 14 gol dalam Leagues Cup, delapan gol di Concacaf Champions Cup, serta satu gol di FIFA Club World Cup. Angka-angka tersebut menunjukkan kontribusinya tersebar di sejumlah kompetisi, bukan hanya dalam pertandingan liga.
Dengan gol ke-100, Messi juga kembali mencatatkan milestone yang sebelumnya sudah ia capai bersama Barcelona dan tim nasional Argentina. ESPN mencatat Messi lebih dulu menembus 100 gol bersama Barcelona dalam 188 pertandingan dan mencapai jumlah yang sama bersama Argentina setelah 174 pertandingan.
Namun, bersama Inter Miami ia membutuhkan hanya 115 pertandingan. Jumlah tersebut menjadikan pencapaian tiga digit Messi di klub Amerika Serikat itu berlangsung dalam jumlah penampilan yang lebih sedikit dibanding catatannya bersama Barcelona maupun Argentina.
Perbandingan tersebut tetap perlu dilihat dalam konteks berbeda. Barcelona dan tim nasional Argentina memiliki jadwal, struktur kompetisi, jumlah pertandingan, serta rentang karier yang tidak sama dengan Inter Miami. Karena itu, angka 115 penampilan terutama menjadi catatan statistik mengenai kecepatan Messi mencapai 100 gol bersama klub tersebut.
Bagi Inter Miami, pencapaian itu memiliki arti tersendiri. Klub tersebut berdiri pada 2018 dan mulai tampil di Major League Soccer pada 2020. Messi kemudian datang pada 2023 dan dalam waktu relatif singkat menjadi bagian sentral dari sejarah klub.
Kehadiran Messi juga bertepatan dengan periode ketika Inter Miami mulai mengumpulkan trofi. Beberapa pekan setelah bergabung, Messi membantu klub memenangkan Leagues Cup 2023. Trofi tersebut menjadi gelar resmi pertama dalam sejarah tim.
Pada 2024, Messi turut membantu Inter Miami memenangkan Supporters' Shield. Klub tersebut mengakhiri musim reguler dengan 74 poin, yang ketika itu menjadi rekor poin terbanyak dalam satu musim MLS.
Setelah itu, Inter Miami melanjutkan perjalanan menuju gelar MLS Cup 2025. Messi menjadi bagian penting dari tim yang berhasil memenangkan kompetisi tersebut.
Karena itu, angka 100 gol tidak berdiri sendiri. Catatan tersebut datang dalam periode ketika Inter Miami mengalami perkembangan signifikan sebagai klub kompetitif di MLS.
Meski begitu, pencapaian individu Messi tetap menjadi sorotan utama karena kecepatan mencapainya. 115 pertandingan untuk 100 gol berarti Messi hanya membutuhkan 15 pertandingan lebih banyak daripada jumlah gol yang dicetaknya.
Jika dihitung secara sederhana, rasio tersebut mencapai sekitar 0,87 gol per penampilan. Angka itu menunjukkan bahwa rata-rata Messi mendekati satu gol setiap pertandingan selama membela Inter Miami.
Milestone tersebut juga memperlihatkan konsistensi produktivitas Messi setelah memasuki sepak bola Amerika Serikat. Ia tidak hanya memberikan kontribusi pada musim pertamanya, tetapi terus menjadi sumber gol dalam beberapa musim berikutnya.
Pada 2023, Messi mencetak 11 gol untuk Inter Miami. Tahun berikutnya jumlah tersebut meningkat menjadi 23. Puncaknya terjadi pada 2025 dengan 43 gol, sebelum ia melanjutkan produktivitas tersebut pada 2026.
Dalam pertandingan melawan Cruz Azul, gol ke-100 Messi juga datang pada momen yang penting bagi Inter Miami. Laga tersebut merupakan pertemuan antara juara MLS Cup dan pemenang Campeón de Campeones Liga MX dalam ajang Campeones Cup.
Inter Miami mendapatkan tempat setelah menjadi juara MLS Cup 2025. Sementara Cruz Azul tampil sebagai wakil Liga MX setelah memenangkan Campeón de Campeones.
Pertandingan tersebut merupakan penampilan pertama Inter Miami di Campeones Cup. Karena format kompetisi hanya memainkan satu pertandingan untuk menentukan juara, gol Messi langsung memiliki arti penting dalam jalannya pertandingan.
Bagi Messi, laga tersebut juga menjadi bagian dari fase baru Inter Miami. Cristian "Kily" González baru ditunjuk sebagai pelatih klub dengan kontrak hingga Juni 2028. Ia menggantikan Guillermo Hoyos yang sebelumnya menangani tim sebagai pelatih interim.
Di tengah perubahan tersebut, Messi tetap menjadi pusat perhatian. Gol ke-100 memperlihatkan bahwa kontribusi pemain berusia 39 tahun itu masih menjadi bagian penting dari permainan Inter Miami.
Sebelum pertandingan, Messi juga berada dalam situasi yang menarik. Ia baru mencetak gol ke-99 saat melawan Nashville SC, tetapi Inter Miami gagal mempertahankan kemenangan setelah pertandingan berakhir 2-2.
Gol melawan Cruz Azul kemudian menyelesaikan penantian yang hanya berlangsung satu pertandingan. Messi tidak perlu menunggu pertandingan berikutnya di MLS untuk mencapai angka 100.
Pencapaian tersebut sekaligus menambah koleksi gol Messi dalam karier profesionalnya. ESPN mencatat sang pemain telah mencetak 929 gol untuk klub dan negara setelah pertandingan melawan Cruz Azul.
Angka tersebut menunjukkan bahwa gol ke-100 bersama Inter Miami hanyalah salah satu dari banyak milestone yang telah dicatat Messi sepanjang kariernya. Namun, setiap klub memiliki konteks sejarah tersendiri, dan bagi Inter Miami, angka tersebut menjadi bagian dari sejarah yang masih terus dibangun.
Messi datang ke Inter Miami pada 2023 setelah sebelumnya menjalani karier panjang bersama Barcelona dan Paris Saint-Germain serta memperkuat tim nasional Argentina. Kepindahannya ke MLS menjadi salah satu perubahan terbesar dalam perjalanan kariernya.
Sejak itu, namanya tidak hanya dikaitkan dengan jumlah gol. Messi juga menjadi kapten dan figur utama klub, sekaligus pemain yang membantu Inter Miami meraih trofi pertama dan kemudian berkembang hingga menjadi juara MLS Cup.
Kini, statistiknya bersama klub telah mencapai tiga digit. Dalam 115 penampilan, Messi mencetak 100 gol. Sebanyak 76 di antaranya lahir di MLS, sementara sisanya tersebar di kompetisi antarklub lainnya.
Ada satu detail lain yang membuat pencapaian tersebut semakin menarik. Messi mencapai angka 100 saat melawan lawan yang sama dengan ketika ia mencetak gol pertama untuk Inter Miami.
Pada 2023, tendangan bebasnya pada masa tambahan waktu memastikan kemenangan 2-1 atas Cruz Azul. Pada 2026, sundulannya kembali membawa Inter Miami unggul atas klub Meksiko tersebut sekaligus menggenapkan koleksi golnya menjadi 100.
Dari gol pertama hingga gol ke-100, Cruz Azul menjadi dua titik penting dalam perjalanan Messi bersama Inter Miami.
Namun, angka yang paling kuat tetap berada pada statistik utamanya: 100 gol dalam 115 penampilan di semua kompetisi.
Catatan itu menempatkan Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Inter Miami dan menjadi bukti statistik dari produktivitasnya sejak tiba di MLS. Dengan musim 2026 yang masih berjalan, koleksi tersebut masih berpeluang bertambah.
Bagi Inter Miami, sejarah baru telah tercipta. Bagi Messi, satu lagi angka tiga digit berhasil dilewati. Dan kali ini, milestone tersebut datang setelah hanya 115 pertandingan bersama klub yang ia bantu berkembang menjadi salah satu kekuatan baru di sepak bola Amerika Serikat.
Editor : Mahendra Aditya