RADAR KUDUS - Barcelona semakin kukuh di puncak klasemen LaLiga 2026/2027 setelah menghancurkan Racing Santander dengan skor 7-2 pada jornada keenam.
Kemenangan di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB, membuat Barcelona mengoleksi 18 poin dari enam pertandingan. Blaugrana menyapu bersih seluruh laga dengan enam kemenangan tanpa hasil imbang maupun kekalahan.
Posisi Barcelona di puncak klasemen sekaligus memperlebar jarak dengan Real Madrid menjadi tiga poin. Madrid berada di urutan kedua dengan 15 poin dari enam pertandingan setelah sebelumnya menang 3-2 atas Elche.
Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas LaLiga mulai memperlihatkan jarak. Barcelona tidak hanya unggul dalam jumlah poin, tetapi juga memiliki produktivitas gol yang sangat tinggi.
Baca Juga: Hasil Akhir Barcelona Hajar Racing Santander 7-2, Raphinha Hattrick, Sapu Bersih 6 Pertandingan Liga
Dalam enam pertandingan liga, Barcelona telah mencetak 26 gol dan hanya kebobolan enam gol, sehingga memiliki selisih gol +20. Sementara Real Madrid baru mencatat 17 gol dan kemasukan enam gol dengan selisih +11. Data klasemen setelah pertandingan Barcelona kontra Racing menunjukkan Blaugrana unggul lima poin dari Atletico Madrid yang berada di posisi ketiga.
Kemenangan atas Racing juga memperpanjang catatan sempurna Barcelona pada awal musim. Dari enam pertandingan LaLiga, tim asuhan Hansi Flick selalu meraih tiga poin.
Raphinha menjadi aktor utama dalam pesta gol tersebut. Pemain asal Brasil itu mencetak hattrick, sedangkan tiga gol lainnya dibuat Joao Cancelo, Gabriel Jesus, dan Lamine Yamal. Satu gol Barcelona lainnya berasal dari gol bunuh diri Asier Villalibre.
Racing Santander sempat memberikan perlawanan melalui Maguette Gueye dan Yassir Zabiri. Namun, dua gol tersebut tidak cukup untuk menghentikan Barcelona yang tampil dominan sepanjang pertandingan.
Menurut laporan resmi Barcelona, kemenangan tersebut membuat klub mencatat tujuh kemenangan beruntun pada awal musim di semua kompetisi. Enam di antaranya diraih di LaLiga dan satu kemenangan didapat di Liga Champions.
Di klasemen LaLiga, Barcelona kini berada sendirian di posisi pertama dengan 18 poin. Real Madrid mengikuti di peringkat kedua dengan 15 poin. Atletico Madrid dan Sevilla sama-sama mengoleksi 13 poin, sedangkan Real Betis berada di posisi kelima dengan 12 poin dari lima pertandingan.
Alaves menempati peringkat keenam dengan 10 poin. Deportivo La Coruna berada di posisi ketujuh dengan sembilan poin, sementara Espanyol, Athletic Club, dan Racing Santander sama-sama mengoleksi tujuh poin.
Racing harus puas berada di peringkat ke-10. Mereka mengumpulkan tujuh poin dari enam pertandingan, hasil dari dua kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan.
Kekalahan telak di Camp Nou membuat catatan gol Racing menjadi 11 gol dan 14 kebobolan. Selisih gol mereka kini -3 berdasarkan hasil pertandingan tersebut.
Posisi Racing sebenarnya masih relatif aman di papan tengah. Mereka hanya terpaut dua poin dari Deportivo La Coruna yang berada di posisi ketujuh, tetapi juga hanya unggul dua poin dari Levante di peringkat ke-14.
Baca Juga: MU Tumbang 2-3 dari Brighton, Rekor 50 Tahun Manchester United Akhirnya Terhenti
Dengan demikian, satu atau dua pertandingan berikutnya bisa membuat posisi Racing berubah cukup signifikan. Apalagi beberapa klub di sekitar mereka memiliki jumlah pertandingan yang belum sama.
Barcelona justru berada dalam situasi berbeda. Blaugrana sudah mengumpulkan 18 poin dan memiliki keunggulan tiga poin atas Real Madrid.
Selain itu, Barcelona juga berada dalam momentum produktivitas tinggi. Kemenangan 7-2 atas Racing menjadi pertandingan terbaru yang memperlihatkan ketajaman lini depan mereka.
Reuters mencatat Barcelona kini memimpin klasemen LaLiga dengan keunggulan tiga poin atas Real Madrid. Kemenangan atas Racing juga membuat Hansi Flick menjadi pelatih pertama Barcelona yang mampu membawa klub memenangi tujuh pertandingan kompetitif pertama dalam satu musim.
Bagi Barcelona, perhatian berikutnya langsung tertuju pada pertandingan jornada ketujuh. Mereka akan menghadapi Sevilla di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán pada Sabtu (19/9/2026).
Laga tersebut penting dalam konteks klasemen karena Sevilla saat ini juga berada di papan atas. Sevilla menempati posisi keempat dengan 13 poin dari enam pertandingan. Artinya, Barcelona akan menghadapi tim yang sedang berada di zona atas klasemen.
Jika mampu kembali meraih tiga poin, Barcelona akan mempertahankan catatan sempurnanya sekaligus menjaga jarak dengan Real Madrid.
Jadwal resmi Barcelona menunjukkan duel melawan Sevilla akan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 21.00 waktu Spanyol. Setelah pertandingan tersebut, kompetisi LaLiga akan memasuki jeda internasional.
Sementara itu, Racing Santander harus segera bangkit setelah kekalahan besar di Barcelona. Pertandingan berikutnya mempertemukan mereka dengan Celta Vigo pada Sabtu (19/9/2026).
Racing akan menjalani pertandingan tandang tersebut dengan posisi sementara di peringkat ke-10 dan tujuh poin. Celta sendiri berada di papan bawah dengan empat poin dari enam pertandingan berdasarkan klasemen setelah laga Barcelona-Racing.
Baca Juga: MU Kalah dari Brighton, Michael Carrick Tegaskan Tekanan Pemecatan Tak Mengganggunya
Hasil Barcelona Vs Racing Santander juga mempertegas perbedaan situasi kedua klub setelah enam jornada. Barcelona berada di puncak dengan rekor sempurna, sedangkan Racing masih berusaha menjaga posisi di papan tengah.
Dengan enam kemenangan dari enam pertandingan, Barcelona kini menjadi satu-satunya tim yang belum kehilangan poin di LaLiga. Real Madrid yang berada di posisi kedua masih memiliki selisih tiga poin, sehingga hasil pertandingan berikutnya akan kembali menentukan perubahan jarak di papan atas.
Sementara bagi Racing, tujuh poin membuat mereka masih berada di posisi ke-10. Namun, rapatnya persaingan papan tengah membuat tambahan poin menjadi penting agar mereka tidak tergeser ke zona bawah.
Kemenangan 7-2 tersebut pada akhirnya bukan sekadar pesta gol Barcelona. Tambahan tiga poin membuat Blaugrana semakin kuat di puncak klasemen LaLiga, sementara Racing Santander harus menerima konsekuensi dari kekalahan telak yang membuat selisih gol mereka memburuk.
Editor : Mahendra Aditya