Hasil Akhir Barcelona Hajar Racing Santander 7-2, Raphinha Hattrick, Sapu Bersih 6 Pertandingan Liga

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 07:19 WIB
Barcelona Pesta 7 Gol ke Gawang Racing Santander, Raphinha Jadi Bintang di Camp Nou.
Barcelona Pesta 7 Gol ke Gawang Racing Santander, Raphinha Jadi Bintang di Camp Nou.

RADAR KUDUS - Barcelona melanjutkan start sempurnanya di musim 2026-2027 setelah menghancurkan Racing Santander 7-2 pada pekan keenam LaLiga di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Raphinha menjadi pusat perhatian lewat hattrick, sementara kemenangan tersebut membuat Barcelona mencatat tujuh kemenangan beruntun pada seluruh kompetisi sekaligus menorehkan start terbaik dalam sejarah klub.

Kemenangan telak itu juga memperkokoh posisi Barcelona di puncak klasemen sementara LaLiga. Blaugrana menyapu bersih enam pertandingan liga dengan kemenangan dan mengoleksi 18 poin. Di sisi lain, Racing Santander harus menerima kekalahan dengan skor besar setelah sempat dua kali memberikan perlawanan melalui Maguette Gueye dan Yassir Zabiri.

Raphinha menjadi pemain yang paling menonjol dalam pesta gol tersebut. Pemain asal Brasil itu mencetak tiga gol, masing-masing melalui penalti pada menit ke-25, penyelesaian pada menit ke-42, serta eksekusi penalti pada menit ke-67. Tambahan tiga gol tersebut memperpanjang kontribusi besarnya untuk Barcelona sejak awal musim. Situs resmi Barcelona mencatat Raphinha telah mencetak gol dalam enam pertandingan LaLiga pertama musim ini.

Baca Juga: MU Tumbang 2-3 dari Brighton, Rekor 50 Tahun Manchester United Akhirnya Terhenti

Empat gol Barcelona lainnya disumbangkan Joao Cancelo, gol bunuh diri Asier Villalibre, Gabriel Jesus, dan Lamine Yamal. Sementara itu, Racing Santander hanya mampu membalas melalui Gueye pada menit ke-30 dan Zabiri pada menit ke-65.

Hasil 7-2 tersebut tidak hanya berbicara mengenai produktivitas Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick juga mencatat sebuah tonggak baru. Kemenangan atas Racing Santander merupakan kemenangan ketujuh Barcelona secara berturut-turut sejak musim dimulai, sebuah catatan yang belum pernah mereka capai sebelumnya untuk membuka sebuah musim.

Rangkaian tersebut terdiri dari enam kemenangan di LaLiga dan satu kemenangan di Liga Champions. Sebelum menghadapi Racing Santander, Barcelona mengalahkan Elche 5-0, Athletic Club 2-0, Rayo Vallecano 5-2, Valencia 5-0, Feyenoord 5-1, dan Levante 4-2. Kemenangan 7-2 atas Racing kemudian menjadi penutup rangkaian tujuh kemenangan tersebut.

Pertandingan di Camp Nou sebenarnya langsung memperlihatkan dominasi Barcelona. Baru lima menit laga berjalan, Dani Olmo sudah mengancam gawang Racing Santander, meski tembakannya masih melebar tipis dari sasaran.

Tekanan Barcelona akhirnya menghasilkan gol pada menit kedelapan. Joao Cancelo menerima ruang untuk melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke sudut kanan atas gawang Julen Agirrezabala dan membawa Barcelona unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi awal dari malam panjang bagi pertahanan Racing. Barcelona terus menguasai jalannya pertandingan dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada tim tamu untuk mengembangkan permainan.

Beberapa menit kemudian, Karim Adeyemi hampir menggandakan keunggulan. Penyerang asal Jerman tersebut berhasil mendapatkan peluang, tetapi tembakannya hanya mengenai jala samping gawang.

Barcelona akhirnya mendapatkan gol kedua melalui titik putih. Raphinha dijatuhkan Pedro Felipe di area terlarang sehingga wasit menunjuk penalti. Raphinha maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-25.

Keunggulan 2-0 tersebut sempat dipangkas Racing Santander lima menit kemudian. Maguette Gueye memanfaatkan umpan dari Asier Villalibre untuk mengubah skor menjadi 1-2.

Gol itu membuat Racing kembali memiliki harapan. Barcelona memang masih memegang kendali pertandingan, tetapi selisih satu gol membuat tim tamu belum sepenuhnya keluar dari pertandingan.

Namun, Barcelona kembali memperlebar jarak pada menit ke-36. Tembakan Joao Cancelo mengenai Villalibre sebelum masuk ke gawang sendiri. Gol tersebut kemudian tercatat sebagai gol bunuh diri pemain Racing Santander.

Baca Juga: MU Kalah dari Brighton, Michael Carrick Tegaskan Tekanan Pemecatan Tak Mengganggunya

Barcelona kembali mendapatkan keuntungan dua gol dan semakin nyaman mengendalikan permainan. Tekanan mereka tidak berhenti meski Racing berusaha mempersempit ruang.

Raphinha kemudian menutup babak pertama dengan gol keduanya. Menerima umpan dari Dani Olmo, pemain Brasil itu menyelesaikan peluang dengan tenang pada menit ke-42 untuk membawa Barcelona memasuki jeda dengan keunggulan 4-1.

Racing Santander membutuhkan perubahan besar pada babak kedua jika ingin mengejar ketertinggalan tiga gol. Namun, Barcelona justru kembali memperlihatkan agresivitasnya setelah pertandingan dilanjutkan.

Lamine Yamal hampir mencetak gol pada awal babak kedua, tetapi peluangnya hanya menghasilkan bola yang membentur tiang. Pemain muda Barcelona tersebut kemudian tetap mendapatkan kesempatan lain sebelum akhirnya namanya masuk papan skor menjelang pertandingan berakhir.

Racing Santander tidak menyerah. Pada menit ke-65, mereka berhasil memanfaatkan kesalahan Barcelona untuk memperkecil ketertinggalan.

Wojciech Szczesny, yang masuk menggantikan Joan Garcia pada awal babak kedua, gagal mengantisipasi situasi dengan sempurna. Kesalahan tersebut dimanfaatkan Yassir Zabiri untuk mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 4-2. Gol itu merupakan gol keenam Zabiri pada musim ini menurut laporan resmi Barcelona.

Namun, Racing hanya menikmati momentum tersebut selama dua menit. Barcelona kembali memperoleh penalti setelah Karim Adeyemi dilanggar Luque di kotak terlarang.

Raphinha kembali mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan mencetak gol ketiganya pada menit ke-67.

Hattrick itu membuat Barcelona kembali unggul tiga gol dengan skor 5-2. Bagi Raphinha, tambahan tersebut semakin mempertegas produktivitasnya pada awal musim.

Raphinha sebelumnya sudah mencatat enam gol dalam empat pertandingan pertama LaLiga. Ia mencetak dua gol ketika menghadapi Elche dan Rayo Vallecano, kemudian masing-masing satu gol saat menghadapi Athletic Club dan Valencia.

Melawan Racing Santander, ia kembali mencetak tiga gol sekaligus. Performa tersebut membuat Raphinha menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam start Barcelona yang sempurna.

Baca Juga: MU Vs Brighton: Unggul 2-0, Manchester United Kena Comeback Malah Tersingkir dari Carabao Cup

Hansi Flick kemudian melakukan sejumlah perubahan pemain. Gabriel Jesus masuk menggantikan Raphinha pada menit ke-69. Keputusan tersebut justru menghadirkan kontribusi lain dari pemain pengganti.

Gabriel Jesus hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mencetak gol. Pada menit ke-79, penyerang Brasil tersebut melepaskan penyelesaian first-time yang indah untuk mengubah skor menjadi 6-2.

Gol tersebut juga memiliki arti khusus bagi Gabriel Jesus. Itu merupakan gol pertamanya di LaLiga bersama Barcelona. Sebelumnya, ia sudah mencetak gol debut untuk klub dalam pertandingan Liga Champions melawan Feyenoord.

Barcelona belum selesai. Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Lamine Yamal akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Karim Adeyemi menjadi penyedia assist. Ia melakukan aksi individu di sisi kanan sebelum memberikan bola kepada Yamal, yang kemudian menyelesaikan peluang untuk menghasilkan gol ketujuh Barcelona pada menit ke-89.

Gol Yamal sekaligus menyempurnakan kemenangan besar Barcelona. Dari tujuh gol yang tercipta, enam pemain terlibat langsung sebagai pencetak gol atau bagian dari rangkaian serangan, dengan Raphinha menjadi pemain yang paling produktif setelah mencetak hattrick.

Kemenangan ini juga memperlihatkan konsistensi lini serang Barcelona. Dalam tujuh pertandingan pembuka musim di seluruh kompetisi, mereka telah mencetak 33 gol menurut laporan beIN Sports.

Catatan tersebut menunjukkan betapa produktifnya Barcelona pada awal musim. Mereka mencetak setidaknya empat gol dalam sebagian besar pertandingan pembuka, termasuk ketika menghadapi Racing Santander yang berakhir dengan tujuh gol.

Flick juga menorehkan catatan pribadi melalui kemenangan tersebut. Reuters melaporkan pelatih asal Jerman itu menjadi pelatih Barcelona pertama yang membawa tim meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan kompetitif pertama pada sebuah musim.

Catatan itu menjadi bagian penting dari awal musim Barcelona. Tim tidak hanya mempertahankan rekor sempurna di LaLiga, tetapi juga mampu membawa performa tersebut ke panggung Eropa.

Barcelona memulai musim liga dengan kemenangan 5-0 atas Elche, lalu mengalahkan Athletic Club 2-0 dan Rayo Vallecano 5-2. Setelah itu, Valencia dihajar 5-0 sebelum Feyenoord dikalahkan 5-1 dalam pertandingan Liga Champions. Kemenangan atas Levante dengan skor 4-2 kemudian diikuti pesta tujuh gol ke gawang Racing Santander.

Racing Santander sendiri sebenarnya bukan tanpa peluang. Mereka mampu mencetak dua gol di Camp Nou dan sempat menunjukkan kemampuan untuk memanfaatkan kesalahan lawan. Namun, dua gol tersebut tidak cukup untuk menghentikan Barcelona yang terus menekan.

Perbedaan kualitas semakin terlihat setelah Barcelona kembali mencetak gol setiap kali Racing mencoba memangkas jarak. Gol Gueye dibalas gol bunuh diri Villalibre dan gol Raphinha. Setelah Zabiri membuat skor menjadi 5-2, Barcelona kembali menjawab lewat Raphinha sebelum Gabriel Jesus dan Yamal menambah dua gol berikutnya.

Pola tersebut membuat pertandingan berjalan satu arah pada sebagian besar waktu. Racing mampu memberikan ancaman sesekali, tetapi Barcelona memiliki lebih banyak opsi untuk menciptakan peluang dan menyelesaikannya.

Di bawah mistar, Barcelona juga mengalami pergantian pemain. Joan Garcia hanya bermain pada babak pertama dan digantikan Szczesny setelah jeda. Kiper asal Polandia itu memang melakukan kesalahan yang menghasilkan gol Zabiri, tetapi kemudian melakukan penyelamatan penting ketika Racing hampir mencetak gol ketiga.

Barcelona juga sempat mengancam melalui sejumlah peluang lain. Salah satunya berasal dari Lamine Yamal yang membentur tiang. Bahkan ketika sudah unggul jauh, tim tuan rumah tetap berusaha mempertahankan tekanan hingga menit-menit akhir.

Bagi Racing Santander, kekalahan tersebut membuat mereka tetap mengoleksi tujuh poin dari lima pertandingan sebelum pembaruan klasemen setelah laga ini. Sementara itu, Barcelona mempertahankan posisi teratas dengan enam kemenangan dari enam pertandingan LaLiga. Data klasemen resmi Barcelona sebelumnya menempatkan Racing di posisi ke-10 dengan tujuh poin.

Barcelona kini menatap pertandingan berikutnya dengan modal rekor sempurna. Jadwal resmi klub menunjukkan mereka akan bertandang menghadapi Sevilla pada Sabtu (19/9/2026) dalam lanjutan LaLiga.

Bagi Flick dan anak asuhnya, kemenangan 7-2 atas Racing Santander bukan sekadar tambahan tiga poin. Hattrick Raphinha, gol Gabriel Jesus dan Yamal, serta performa produktif secara keseluruhan memperpanjang rangkaian positif Barcelona.

Yang paling menonjol adalah rekor baru yang tercipta. Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, Barcelona memenangkan tujuh pertandingan pembuka pada sebuah musim di seluruh kompetisi. Pada saat yang sama, mereka tetap sempurna di LaLiga dengan enam kemenangan dari enam pertandingan.

Malam di Camp Nou pun berakhir dengan pesta besar. Racing Santander sempat mencetak dua gol, tetapi Barcelona menjawab dengan tujuh gol dan kembali menunjukkan ketajaman yang menjadi ciri permainan mereka pada awal musim 2026-2027.

Editor : Mahendra Aditya
Barcelona vs Racing Santander hasil Barcelona 7-2 Raphinha hattrick Barcelona LaLiga 2026-2027 Hansi Flick