Audero dan Paes Sama-Sama Menang dan Tampil Gemilang, Siapa Kiper Utama Timnas Indonesia?

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 08:24 WIB
Maarten Paes - Kiper Ajax Amsterdam dan juga kiper timnas Indonesia.
Maarten Paes - Kiper Ajax Amsterdam dan juga kiper timnas Indonesia.

RADAR KUDUS — Emil Audero dan Maarten Paes sama-sama mendapat kesempatan bermain sejak menit awal dan membawa klub masing-masing meraih kemenangan pada pertandingan tengah pekan, Selasa (15/9/2026). Performa tersebut menjadi modal penting bagi dua penjaga gawang Timnas Indonesia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 yang segera dimulai.

Audero tampil bersama Rayo Vallecano di La Liga Spanyol. Kiper berusia 29 tahun itu dipercaya mengawal gawang sejak awal saat Rayo menghadapi Espanyol di Stadion Municipal de Butarque. Rayo kemudian menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1. Sementara di Belanda, Paes menjalani tugas sebagai starter ketika Ajax Amsterdam menjamu Willem II di Johan Cruijff ArenA dan ikut mengantar timnya menang telak 5-1.

Dua hasil tersebut datang pada waktu yang cukup dekat dengan agenda Timnas Indonesia. FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung mulai 24 September hingga 5 Oktober, dengan pertandingan Division 1 di Indonesia digelar pada 25 September sampai 5 Oktober. Indonesia tergabung di Grup A bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura.

Baca Juga: Rating Audero dan Paes Tembus 7, Ini Persaingan Kiper Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Karena itu, menit bermain yang didapat Audero dan Paes menjadi perkembangan yang relevan bagi Timnas Indonesia. Keduanya bukan hanya berada dalam kondisi kompetitif bersama klub, tetapi juga datang ke periode turnamen setelah sama-sama mendapat pengalaman bermain di kompetisi Eropa.

Audero lebih dulu mencuri perhatian dalam perjalanan debutnya bersama Rayo Vallecano. Sebelum menghadapi Espanyol, ia menjadi sorotan ketika menjalani pertandingan pertamanya di La Liga melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu. Rayo memang kalah 1-4, tetapi Audero mampu mencatat tujuh penyelamatan dalam pertandingan tersebut. FotMob kemudian memberi nilai 6,5 untuk penampilannya.

Hanya beberapa hari setelah laga berat tersebut, Audero kembali dipercaya menjadi starter. Kali ini Rayo menghadapi Espanyol dan berhasil mengamankan tiga poin.

Rayo membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan tiga menit melalui Alvaro Garcia Rivera. Keunggulan tuan rumah kemudian bertambah pada menit ke-26 melalui Adria Pedrosa. Espanyol sempat memperkecil ketertinggalan melalui Roberto Fernandez pada menit ke-54, tetapi Rayo mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Audero memang tidak mencatat clean sheet dalam pertandingan tersebut. Namun, ia tetap memberikan kontribusi dalam kemenangan Rayo dengan tiga penyelamatan. Data FotMob memberikan rating 7,3 untuk penampilannya. Secara keseluruhan, Audero telah mengumpulkan 180 menit di La Liga musim 2026/2027 dengan rata-rata rating 6,9 berdasarkan data FotMob.

Rangkaian penampilan tersebut membuat Audero memiliki bekal kompetitif yang cukup kuat sebelum bergabung dengan agenda Timnas Indonesia. Apalagi, performanya ketika menghadapi Real Madrid sebelumnya juga mendapat perhatian langsung dari pelatih Timnas Indonesia John Herdman.

Herdman menilai laga melawan Real Madrid menjadi ujian besar bagi Audero karena merupakan pertandingan pembuka sang kiper bersama Rayo di Liga Spanyol.

"Menurut saya, panggung yang luar biasa besar bagi Emil untuk bermain di sana. Dia baru saja melewati pramusim bersama Como dan kini memulai kariernya di Spanyol. Dan itu adalah pertandingan pembuka yang luar biasa berat untuk memulai karier di Spanyol," kata Herdman, seperti dikutip detikSport.

Herdman juga menyoroti arti penampilan Audero bagi pemain Indonesia. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi contoh bahwa pemain Indonesia memiliki kesempatan untuk tampil di pertandingan dengan level dan panggung besar.

"Saya rasa untuk Emil, dia mewakili negara kita dengan kebanggaan yang sangat besar. Melihat seorang pemain Indonesia bermain melawan Real Madrid seharusnya menginspirasi setiap pemain muda Indonesia, serta mengingatkan mereka bahwa apa pun mungkin terjadi di negara ini. Apa pun mungkin terjadi," ujar Herdman.

Baca Juga: Audero dan Paes Tampil Apik Bersama Klub, Siapa Kiper Utama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

Perhatian terhadap Audero bukan sesuatu yang baru bagi Herdman. Pada FIFA Match Day Juni 2026, pelatih asal Inggris tersebut juga memberikan apresiasi setelah Audero tampil ketika Indonesia mengalahkan Oman 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Marteen Paes
Marteen Paes

Dalam pertandingan itu, Audero menggagalkan penalti Hatem Al-Rushadi pada menit ke-38. Herdman menilai penyelamatan tersebut memiliki arti penting karena dilakukan ketika Indonesia sedang unggul 2-0.

"Ketika seorang kiper melakukan penyelamatan saat tim unggul 2-0, itu adalah penyelamatan yang sangat penting karena gol berikutnya bisa mengubah momentum pertandingan dengan sangat cepat," kata Herdman setelah laga.

Di sisi lain, Maarten Paes juga memiliki cerita tersendiri dalam persiapan menuju FIFA ASEAN Cup 2026. Paes mendapat kesempatan menjadi starter saat Ajax menjamu Willem II. Kesempatan itu membuatnya tampil penuh dan membantu Ajax mengamankan kemenangan besar 5-1.

Baca Juga: Cedera Jay Idzes: Harus Istirahat 1,5-2 Bulan, Bagaimana Peluang Main di FIFA ASEAN Cup?

Ajax tampil dominan dalam pertandingan tersebut. Davy Klaassen membuka skor pada menit ke-41, kemudian Julian Brandt menggandakan keunggulan menjelang turun minum. Viktor Tsigankov dan Oscar Gloukh menambah dua gol setelah jeda, sebelum Kasper Dolberg mencetak gol kelima. Willem II hanya mampu membalas melalui Alessandro Ciranni pada menit ke-76.

FotMob mencatat Ajax menguasai 70 persen penguasaan bola dan melepaskan 28 tembakan sepanjang pertandingan. Paes tercantum sebagai starter dalam susunan pemain Ajax dan mendapatkan rating 7,1 dari FotMob.

Yang membuat penampilan tersebut semakin relevan adalah situasi Paes di Ajax. Dalam pertandingan melawan Willem II, Marc-Andre ter Stegen berada di bangku cadangan, sementara Paes dipercaya mengisi posisi penjaga gawang utama. Dengan demikian, kesempatan bermain itu memberi Paes tambahan pengalaman kompetitif bersama klub barunya.

Sebelum pertandingan tersebut, Paes juga sudah beberapa kali tampil untuk Ajax pada awal musim. Data FotMob mencatat ia bermain dalam sejumlah pertandingan kualifikasi kompetisi Eropa, termasuk menghadapi Shelbourne dan Sion. Ia juga tampil ketika Ajax menghadapi Vojvodina pada akhir Juli.

Kemenangan atas Willem II sekaligus menjadi perkembangan positif karena Paes kembali memperoleh menit bermain di tengah persaingan internal di skuad Ajax. Kondisi tersebut menjadi modal tersendiri sebelum ia kembali berkumpul bersama Timnas Indonesia.

Persaingan Paes dan Audero memang menjadi salah satu perhatian di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia. Keduanya memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan sama-sama telah mendapatkan kepercayaan dari Herdman dalam agenda internasional sebelumnya.

Emil Audero tampil solid dibawah mistar gawang timnas Indonesia
Emil Audero tampil solid dibawah mistar gawang timnas Indonesia

Pada Maret 2026, misalnya, Paes dipercaya menjadi starter ketika Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam FIFA Series. Pada periode yang sama, Herdman juga memasukkan Audero dalam kelompok penjaga gawang yang dipanggil ke tim nasional.

Persaingan tersebut tidak selalu berarti salah satu kiper harus dianggap lebih unggul secara mutlak. Pilihan penjaga gawang dalam sebuah pertandingan dapat dipengaruhi oleh kebutuhan taktik, kondisi pemain, lawan yang dihadapi, serta keputusan akhir pelatih.

Hal itu terlihat dari pembagian kesempatan yang dilakukan Herdman pada FIFA Match Day Juni. Audero tampil menghadapi Oman, sementara Paes mendapat kesempatan ketika Indonesia menghadapi Mozambik. Kedua pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Indonesia dan gawang Garuda tidak kebobolan.

Baca Juga: Kabar Buruk! Jay Idzes Cedera Otot Paha, Kapten Timnas Indonesia Terancam Absen FIFA ASEAN Cup 2026

Dengan pola tersebut, belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa salah satu dari Audero atau Paes sudah ditetapkan sebagai kiper utama untuk seluruh pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Yang terlihat dari rangkaian laga sebelumnya adalah keduanya masih menjadi opsi penting di bawah mistar Timnas Indonesia.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri akan menjadi turnamen perdana dengan format yang melibatkan 14 negara. Sebanyak delapan tim berlaga di Division 1, sedangkan enam negara lainnya bertanding di Division 2. Indonesia menjadi salah satu tuan rumah bersama Hong Kong, China.

Untuk Division 1, Indonesia menjadi bagian dari Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan grup Indonesia akan berlangsung di dua stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Indonesia dijadwalkan membuka kiprah dengan menghadapi Singapura pada 25 September di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Setelah itu, skuad Garuda bertemu Malaysia pada 28 September sebelum menjalani pertandingan terakhir fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober.

Rentang waktu menuju pertandingan pertama terbilang singkat. Artinya, kondisi pemain yang baru saja mendapat menit bermain bersama klub menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan tim.

Bagi Audero, dua pertandingan terakhir bersama Rayo memberikan pengalaman berbeda. Ia menghadapi Real Madrid dalam debutnya di La Liga, kemudian membantu Rayo mengalahkan Espanyol. Dalam dua laga tersebut, ia mendapat kesempatan bermain penuh dan mencatat total 10 penyelamatan berdasarkan data FotMob.

Paes juga memperoleh pengalaman yang tidak kalah penting. Setelah sebelumnya lebih banyak berada di bangku cadangan dalam beberapa pertandingan Eredivisie, ia kembali dipercaya tampil penuh saat Ajax melawan Willem II. Kesempatan itu datang tepat sebelum agenda internasional September dimulai.

Emil Audero - Kiper Rayo Valecano dan juga kiper timnas Indonesia.
Emil Audero - Kiper Rayo Valecano dan juga kiper timnas Indonesia.

Situasi tersebut membuat persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia memasuki fase menarik. Audero memiliki momentum dari penampilan bersama Rayo, sedangkan Paes mendapatkan tambahan menit bermain bersama Ajax. Keduanya juga telah memiliki pengalaman bersama tim nasional di bawah kepelatihan Herdman.

Baca Juga: Hasil Liverpool vs Tottenham 3-1: Mac Allister, Gakpo, Szoboszlai Antar The Reds Lolos

Dari sisi performa klub terbaru, Audero membawa Rayo menang 2-1, sedangkan Paes membantu Ajax menang 5-1. Dua kemenangan itu tentu bukan satu-satunya ukuran untuk menentukan siapa yang akan tampil sebagai penjaga gawang Indonesia, tetapi menjadi bagian dari gambaran kondisi terkini kedua pemain menjelang pemusatan perhatian ke tim nasional.

Herdman kini memiliki dua penjaga gawang yang sama-sama aktif bermain di kompetisi Eropa dan baru saja mendapatkan kesempatan tampil sejak menit pertama. Keputusan mengenai siapa yang akan mengawal gawang Indonesia pada pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 nantinya akan tetap berada di tangan sang pelatih.

Yang sudah jelas, Indonesia akan menghadapi turnamen dengan dua opsi kiper yang sama-sama memiliki pengalaman pertandingan level tinggi. Audero baru saja menjalani ujian menghadapi Real Madrid dan kemudian mengantar Rayo meraih kemenangan. Paes, sementara itu, mendapatkan kepercayaan menjadi starter Ajax dan menutup pertandingan dengan kemenangan besar.

Dengan pertandingan pertama melawan Singapura tinggal hitungan hari, performa keduanya di klub menjadi modal tambahan sebelum kembali mengenakan seragam Merah Putih.

Persaingan Audero dan Paes pun masih terbuka, sementara keputusan akhir mengenai penjaga gawang utama baru dapat dilihat dari pilihan Herdman ketika Timnas Indonesia memasuki FIFA ASEAN Cup 2026.

Editor : Mahendra Aditya
FIFA ASEAN Cup 2026 timnas indonesia kiper timnas indonesia emil audero Maarten Paes