JAKARTA — Persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia kembali menarik perhatian setelah Emil Audero dan Maarten Paes sama-sama tampil sebagai starter dan membawa klubnya meraih kemenangan pada tengah pekan ini. Performa tersebut menjadi modal positif menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus membuat pilihan John Herdman di bawah mistar kembali menjadi sorotan.
Audero tampil penuh selama 90 menit ketika Rayo Vallecano menang 2-1 atas Espanyol dalam lanjutan La Liga di Stadion Municipal de Butarque, Selasa (15/9/2026) malam waktu setempat. Sehari yang sama, Paes juga dipercaya menjadi starter Ajax Amsterdam saat menghantam Willem II dengan skor 5-1 di Eredivisie.
Keduanya mendapat penilaian yang relatif positif dari sejumlah penyedia statistik pertandingan. Audero memperoleh rating 7,2 dari Flashscore, 7,0 dari WhoScored, dan 7,3 dari FotMob. Sementara Paes mendapatkan nilai 7,0 dari Flashscore dan 7,2 dari FotMob.
Baca Juga: Audero dan Paes Tampil Apik Bersama Klub, Siapa Kiper Utama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?
Rangkaian hasil tersebut membuat persaingan posisi kiper Timnas Indonesia semakin menarik menjelang FIFA ASEAN Cup. Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai siapa yang akan menjadi pilihan utama Herdman pada turnamen tersebut.
Audero mendapat kesempatan bermain sejak awal saat Rayo Vallecano menjamu Espanyol. Penjaga gawang Indonesia itu mampu menyelesaikan pertandingan selama 90 menit dan membantu timnya mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.
Rayo membuka pertandingan dengan cepat. Alvaro Garcia Rivera mencetak gol pada menit ketiga untuk membawa tuan rumah unggul. Adrià Pedrosa kemudian menggandakan keunggulan Rayo pada menit ke-26.
Espanyol sempat memperkecil ketertinggalan melalui Roberto Fernandez pada menit ke-54. Setelah gol tersebut, tekanan kepada Rayo meningkat, tetapi Audero dan rekan-rekannya mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga pertandingan selesai. Data FotMob mencatat Rayo unggul penguasaan bola 56 persen dan memiliki expected goals 1,54 berbanding 1,25 milik Espanyol.
Bagi Audero, kemenangan tersebut juga menjadi momen penting karena merupakan kemenangan pertamanya bersama Rayo Vallecano di La Liga. Sebelumnya, ia menjalani debut ketika Rayo bertandang ke Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid.
Dalam pertandingan debut itu, Rayo kalah 1-4. Namun, Audero tetap mendapat sorotan karena mampu melakukan tujuh penyelamatan. FotMob memberikan rating 6,5 atas penampilannya melawan Real Madrid.
Penampilan Audero dalam dua pertandingan tersebut mendapat perhatian langsung dari Herdman. Pelatih Timnas Indonesia itu bahkan memberikan apresiasi terhadap kesempatan yang diperoleh Audero untuk tampil di kompetisi Spanyol.
"Menurut saya, itu adalah panggung yang luar biasa besar bagi Emil untuk bermain di sana. Dia baru saja melewati pramusim bersama Como dan kini memulai kariernya di Spanyol. Itu merupakan pertandingan pembuka yang luar biasa berat untuk memulai karier di Spanyol," kata Herdman, seperti dikutip ANTARA.
Herdman juga melihat pengalaman Audero menghadapi Real Madrid sebagai sesuatu yang bisa memberikan inspirasi bagi pemain-pemain muda Indonesia.
"Dia mewakili negara kita dengan kebanggaan yang sangat besar. Melihat seorang pemain Indonesia bermain melawan Real Madrid seharusnya menginspirasi setiap pemain muda Indonesia dan mengingatkan mereka bahwa apa pun mungkin terjadi di negara ini," ujar Herdman.
Baca Juga: Cedera Jay Idzes: Harus Istirahat 1,5-2 Bulan, Bagaimana Peluang Main di FIFA ASEAN Cup?
Setelah debut melawan Real Madrid, Audero kemudian mendapat kesempatan kedua sebagai starter menghadapi Espanyol. Bedanya, kali ini ia mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dan catatan rating yang lebih tinggi.
FotMob mencatat Audero telah bermain 180 menit untuk Rayo Vallecano di La Liga musim 2026/2027. Dalam dua pertandingan tersebut, rata-rata ratingnya berada di angka 6,9. Pada laga kontra Espanyol, nilainya mencapai 7,3.
Di kubu lain, Paes juga memperoleh kesempatan penting bersama Ajax. Ia akhirnya dipercaya tampil sejak menit awal setelah dalam empat pertandingan Eredivisie sebelumnya hanya menjadi pemain cadangan.
Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan Paes untuk membantu Ajax meraih kemenangan besar 5-1 atas Willem II. Ia bermain penuh dan harus menghadapi sejumlah ancaman dari tim tamu.
Paes memang kebobolan satu gol, tetapi Ajax tetap mampu mengendalikan pertandingan dan mencetak lima gol. Berdasarkan laporan yang menjadi sumber awal, Paes menghadapi lima tembakan tepat sasaran dan hanya satu yang berhasil melewati penjagaannya.
Rating Paes juga berada di kisaran yang sama dengan Audero. Flashscore memberinya nilai 7, sementara FotMob memberikan rating 7,2.
Kesempatan menjadi starter tersebut penting bagi Paes karena situasi di Ajax memang berbeda dengan Audero di Rayo Vallecano. Paes harus bersaing untuk posisi utama setelah Ajax memiliki Marc-André ter Stegen sebagai salah satu opsi di bawah mistar.
Data pertandingan yang tersedia di FotMob menunjukkan Paes sebelumnya lebih banyak menjadi pemain cadangan Ajax pada awal musim. Ia terakhir kali tampil sebagai starter dalam kompetisi Eredivisie sebelum laga Willem II pada periode sebelumnya belum menjadi pilihan reguler.
Karena itu, penampilan melawan Willem II memberi Paes tambahan menit bermain sekaligus kesempatan menunjukkan bahwa ia tetap siap ketika mendapat kepercayaan dari pelatih.
Situasi Audero dan Paes pun kini memiliki kesamaan. Keduanya sama-sama bermain penuh sebagai starter dan sama-sama membawa klubnya meraih kemenangan. Bedanya, Audero telah mendapatkan dua penampilan La Liga secara beruntun, sementara Paes baru kembali memperoleh kesempatan tampil sebagai starter Ajax.
Baca Juga: Kabar Buruk! Jay Idzes Cedera Otot Paha, Kapten Timnas Indonesia Terancam Absen FIFA ASEAN Cup 2026
Dari sisi hasil pertandingan terbaru, Audero dan Paes sama-sama membawa kabar positif ke Timnas Indonesia. Audero membantu Rayo menang 2-1, sedangkan Paes menjadi bagian dari kemenangan telak Ajax 5-1.
Performa tersebut datang pada waktu yang cukup dekat dengan FIFA ASEAN Cup 2026. FIFA memastikan turnamen perdana tersebut akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober, dengan Divisi 1 yang diikuti Indonesia digelar pada 25 September sampai 5 Oktober.
Indonesia berada di Grup A Divisi 1 bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Pertandingan Grup A dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga pertama Indonesia adalah menghadapi Singapura pada 25 September, kemudian melawan Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober.
Jadwal tersebut membuat kesiapan penjaga gawang menjadi bagian penting dalam persiapan Indonesia. Apalagi, pertandingan fase grup digelar dalam rentang waktu yang relatif singkat.
Baca Juga: Ipswich Vs Arsenal 2-4: Max Dowman Brace, The Gunners Lolos ke Babak Keempat
Herdman kini memiliki dua kiper yang sama-sama mendapatkan pengalaman bermain di kompetisi Eropa. Audero bermain di La Liga bersama Rayo Vallecano, sedangkan Paes memperkuat Ajax di Eredivisie.
Keduanya juga memiliki pengalaman berbeda bersama Timnas Indonesia. Paes lebih dahulu memperkuat Garuda, sedangkan Audero baru bergabung setelahnya. Pada Maret 2026, detikSport mencatat Paes telah mengoleksi 10 penampilan bersama Indonesia, sedangkan Audero memiliki empat penampilan.
Perbedaan jumlah penampilan internasional itu menjadi salah satu konteks dalam melihat persaingan keduanya. Paes memiliki pengalaman lebih panjang bersama skuad Garuda, sementara Audero memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa dan kini mendapatkan kesempatan tampil di La Liga.
Pada FIFA Matchday Juni 2026, Herdman juga sudah memberikan kesempatan kepada keduanya. Audero tampil ketika Indonesia menghadapi Oman, sedangkan Paes dimainkan pada pertandingan melawan Mozambik. Kedua pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Indonesia dan gawang Garuda tidak kebobolan.
Audero bahkan melakukan penyelamatan penalti ketika Indonesia menghadapi Oman dalam kemenangan 3-0. Sementara Paes mendapat giliran tampil pada pertandingan berikutnya melawan Mozambik. Pola tersebut menunjukkan bahwa Herdman sebelumnya tidak ragu melakukan rotasi di posisi penjaga gawang.
Dengan demikian, keputusan mengenai kiper utama FIFA ASEAN Cup 2026 belum dapat ditentukan hanya dari satu pertandingan klub. Performa terbaru memang memberikan informasi mengenai kondisi dan kesiapan pemain, tetapi keputusan akhir tetap berada pada tim pelatih.
Jika melihat data pertandingan terbaru, Audero memiliki keuntungan berupa konsistensi menit bermain. Ia tampil 90 menit dalam dua pertandingan terakhir Rayo Vallecano di La Liga, termasuk ketika menghadapi Real Madrid dan Espanyol.
Baca Juga: Hasil Liverpool vs Tottenham 3-1: Mac Allister, Gakpo, Szoboszlai Antar The Reds Lolos
Paes memiliki catatan berbeda. Ia harus menunggu kesempatan untuk kembali menjadi starter Ajax di Eredivisie, tetapi ketika kesempatan itu datang, ia tampil penuh dalam kemenangan 5-1 atas Willem II.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah konteks pertandingan. Rating 7,3 milik Audero dan 7,2 milik Paes berasal dari laga yang berbeda. Karena itu, angka tersebut tidak dapat digunakan sebagai perbandingan langsung untuk menyimpulkan siapa yang memiliki performa lebih baik.
Meski demikian, rating tersebut menunjukkan bahwa keduanya sama-sama mampu menghasilkan penampilan yang dinilai positif oleh penyedia statistik. Audero mencatat rating 7,3 dari FotMob ketika membantu Rayo mengalahkan Espanyol, sedangkan Paes mendapat 7,2 dalam kemenangan Ajax atas Willem II.
Persaingan tersebut menjadi semakin menarik karena Audero baru saja mendapat pujian dari Herdman setelah penampilannya menghadapi Real Madrid. Bagi pelatih asal Inggris tersebut, pengalaman Audero bermain di Santiago Bernabeu merupakan pengalaman besar bagi sang pemain sekaligus sesuatu yang dapat menginspirasi pemain muda Indonesia.
Namun, pujian tersebut belum berarti Herdman sudah menetapkan Audero sebagai kiper utama. Sebaliknya, Paes juga masih memiliki rekam jejak bersama Timnas Indonesia dan pengalaman sebagai salah satu penjaga gawang utama skuad Garuda dalam periode sebelumnya.
Pertanyaan mengenai siapa yang akan menjadi kiper utama pun masih terbuka. Pada Maret 2026, isu yang sama sudah muncul ketika Herdman mulai membangun skuadnya. Saat itu, Paes dan Audero disebut sebagai dua penjaga gawang yang menjadi pilihan utama untuk posisi tersebut.
Perkembangan terbaru memberi Herdman tambahan bahan pertimbangan. Audero kini mendapatkan kontinuitas bermain di La Liga, sedangkan Paes menunjukkan kesiapan ketika mendapat kesempatan di Ajax.
Untuk seorang penjaga gawang, menit bermain juga memiliki arti penting karena posisi tersebut membutuhkan koordinasi dengan pemain belakang dan pengambilan keputusan dalam situasi pertandingan. Namun, hal tersebut tetap harus dilihat bersama faktor lain, termasuk kebutuhan taktik dan performa pemain selama pemusatan latihan.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri akan menggunakan format fase grup satu putaran. Delapan tim di Divisi 1 dibagi ke dalam dua grup. Juara masing-masing grup melaju ke final, sedangkan dua runner-up di Indonesia akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga.
Indonesia sebagai tuan rumah Divisi 1 akan memainkan seluruh pertandingan Grup A di Jakarta. Artinya, Audero dan Paes memiliki kesempatan yang sama untuk masuk dalam skuad dan bersaing memperebutkan posisi starter apabila keduanya dipanggil dan dalam kondisi fit.
Baca Juga: Liverpool 3-1 Tottenham, Szoboszlai Cetak Gol Spektakuler dan Bawa The Reds ke Putaran Keempat Carab
Untuk saat ini, tidak ada pengumuman resmi dari Herdman yang menetapkan salah satu dari mereka sebagai kiper utama FIFA ASEAN Cup 2026. Yang tersedia adalah sejumlah indikator performa terbaru dari klub masing-masing.
Audero datang dengan dua penampilan La Liga secara beruntun. Dalam laga terbarunya, ia mencatat tiga penyelamatan menurut data FotMob dan mendapatkan rating 7,3.
Paes datang dengan modal kemenangan besar Ajax atas Willem II. Ia bermain penuh dalam laga tersebut dan mendapatkan rating 7,2 dari FotMob.
Keduanya pun sama-sama meraih kemenangan menjelang agenda internasional Indonesia. Kondisi tersebut membuat persaingan di bawah mistar Garuda kembali menjadi salah satu hal yang patut dinantikan ketika skuad mulai berkumpul.
Dengan turnamen tinggal hitungan hari, keputusan Herdman kemungkinan akan mempertimbangkan perkembangan terakhir kedua pemain, termasuk kondisi fisik, kesiapan dalam latihan, serta kebutuhan permainan Indonesia.
Jadi, siapa kiper utama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sampai saat ini belum ada keputusan resmi yang diumumkan. Data terbaru menunjukkan Emil Audero dan Maarten Paes sama-sama memiliki modal positif: Audero tampil penuh dan menang bersama Rayo Vallecano, sementara Paes kembali menjadi starter dan membantu Ajax meraih kemenangan besar.
Performa tersebut membuat persaingan tetap terbuka. Audero memiliki momentum dari menit bermain reguler di La Liga dan mendapat apresiasi Herdman setelah debut menghadapi Real Madrid. Paes, di sisi lain, memiliki pengalaman lebih panjang bersama Timnas Indonesia dan baru saja menunjukkan kesiapan ketika dipercaya menjadi starter Ajax.
Keputusan akhirnya akan terlihat ketika Herdman menentukan susunan pemain Indonesia untuk pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Sampai saat itu, dua kiper tersebut masih menjadi bagian penting dari persaingan di bawah mistar Garuda.
Editor : Mahendra Aditya