Hasil Liverpool vs Tottenham 3-1: Mac Allister, Gakpo, Szoboszlai Antar The Reds Lolos

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 07:28 WIB
Liverpool menang 3-1 atas Tottenham di babak ketiga Carabao Cup.
Liverpool menang 3-1 atas Tottenham di babak ketiga Carabao Cup.

RADAR KUDUS - LIVERPOOL memastikan tiket ke babak keempat Carabao Cup 2026/2027 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 di Anfield, Selasa (15/9/2026) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Alexis Mac Allister, Cody Gakpo, dan Dominik Szoboszlai menjadi penentu kemenangan The Reds, sedangkan Tottenham hanya mampu membalas melalui Conor Gallagher.

Kemenangan ini menjadi semakin penting karena Liverpool meraihnya setelah melakukan perubahan besar dalam susunan pemain. Andoni Iraola melakukan 10 pergantian dari tim yang sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Fulham. Hanya Ronald Araujo dan Joe Gomez yang tetap dipercaya tampil sejak menit pertama.

Iraola memanfaatkan pertandingan Carabao Cup untuk memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang tidak selalu menjadi pilihan utama. Giorgi Mamardashvili tampil di bawah mistar, sementara Trey Nyoni, James McConnell, Lewis Koumas, dan Rio Ngumoha mendapat kesempatan bermain sejak awal. Szoboszlai, Alexander Isak, hingga Alisson Becker berada di bangku cadangan.

Baca Juga: Manchester United Tetap Percaya Michael Carrick meski Start Buruk, 4 Poin dari 4 Laga

Keputusan tersebut pada akhirnya memberikan hasil sesuai kebutuhan Liverpool. Mereka tidak hanya mengamankan kemenangan atas sesama klub Premier League, tetapi juga mendapatkan menit bermain bagi pemain-pemain muda dan pelapis di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Pertandingan di Anfield berjalan terbuka sejak menit awal. Tottenham lebih dulu memberikan ancaman ketika Lucas Bergvall melepaskan tembakan yang memaksa Mamardashvili melakukan penyelamatan. Liverpool kemudian membalas melalui Lewis Koumas yang memperoleh ruang setelah menerima umpan Rio Ngumoha, tetapi tembakannya dari sudut sempit masih bisa diamankan Martin Dubravka.

Tekanan Liverpool akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-21. Pergerakan Ngumoha dari sisi kanan membuka ruang di depan kotak penalti Tottenham. Bola kemudian mengarah kepada Mac Allister yang langsung melepaskan tembakan keras dan terarah ke sudut atas gawang.

Gol tersebut memperlihatkan kualitas Mac Allister dalam memanfaatkan ruang di sekitar kotak penalti. Gelandang Argentina itu kembali menjadi ancaman dari lini kedua setelah sebelumnya juga mencetak gol dalam kemenangan 2-1 Liverpool atas Atletico Madrid di Liga Champions. Dalam pertandingan tersebut, Mac Allister mencetak gol penentu setelah Dominik Szoboszlai lebih dulu menyamakan kedudukan.

Performa Mac Allister memang menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian sejak awal musim. Sebelum pertandingan melawan Tottenham, Iraola sudah menyebut pemain Argentina tersebut memiliki pengalaman yang sangat penting bagi skuad Liverpool yang relatif muda.

"Saya menganggap dia pemain hebat dan saya pikir dia sangat memahami permainan. Dia juga memiliki pengalaman yang sangat bagus untuk tim yang cukup muda seperti kami saat ini," kata Iraola dalam konferensi pers sebelum pertandingan melawan Fulham.

Peran tersebut kembali terlihat saat menghadapi Tottenham. Mac Allister bukan hanya bertugas menjaga aliran permainan di lini tengah, tetapi juga menjadi pemain yang mampu masuk ke area berbahaya dan menyelesaikan peluang.

Setelah tertinggal, Tottenham mencoba meningkatkan tekanan. Namun, Liverpool mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir. Spurs memiliki penguasaan bola lebih banyak secara keseluruhan, tetapi Liverpool lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Data pertandingan menunjukkan Tottenham menguasai 56,4 persen bola dan mencatat 17 tembakan, sedangkan Liverpool memiliki 43,6 persen penguasaan bola dengan 12 tembakan.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa kemenangan Liverpool tidak datang karena mereka mendominasi setiap aspek permainan. Tottenham memiliki volume serangan yang cukup tinggi, tetapi Liverpool mampu memaksimalkan momen-momen penting di depan gawang.

Memasuki babak kedua, Liverpool kembali menunjukkan efektivitasnya. Pada menit ke-54, Gakpo menggandakan keunggulan setelah menerima umpan Mac Allister. Pemain Belanda tersebut mendapatkan ruang di sisi kiri sebelum mengarahkan bola ke tiang jauh dan membuat Dubravka kembali harus memungut bola dari gawangnya.

Baca Juga: Liverpool 3-1 Tottenham, Szoboszlai Cetak Gol Spektakuler dan Bawa The Reds ke Putaran Keempat Carab

Hasil Liverpool vs Tottenham 3-1: Rotasi Iraola Berbuah Manis, Szoboszlai Tutup Laga dengan Gol Roket.
Hasil Liverpool vs Tottenham 3-1: Rotasi Iraola Berbuah Manis, Szoboszlai Tutup Laga dengan Gol Roket.

Gol Gakpo membuat Liverpool berada dalam posisi yang jauh lebih nyaman. Dua gol dari dua pemain senior di antara komposisi yang didominasi pemain muda menjadi pembeda pada malam tersebut.

Gakpo sendiri sudah mendapat kepercayaan dari Iraola sejak awal musim. Dalam konferensi pers sebelum laga melawan Ipswich, Iraola menggambarkan Gakpo sebagai pemain yang sangat cerdas dan menyebut performanya di pramusim maupun pertandingan awal musim berada pada level yang sangat baik.

"Cody adalah pemain yang sangat pintar. Menurut saya, hubungan saya dengannya juga sangat terbuka sejak awal. Dia tampil sangat baik bersama kami di seluruh pertandingan pramusim dan pertandingan yang sudah dijalani," ujar Iraola.

Kemenangan atas Tottenham kemudian menjadi bukti lain bahwa Gakpo tetap menjadi bagian penting dari rencana Liverpool. Ia tidak hanya memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi lini depan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung ketika tim membutuhkan gol.

Tottenham sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk mengubah jalannya pertandingan. Mohamed Kudus memperoleh peluang pada menit ke-61, tetapi tembakannya masih bisa ditepis Mamardashvili.

Enam menit kemudian, Tottenham akhirnya mendapatkan gol balasan. Situasi bola mati menjadi awal munculnya masalah bagi pertahanan Liverpool. Mamardashvili gagal mengamankan umpan dari sepak pojok dan Gallagher memanfaatkan situasi tersebut dengan menyundul bola dari area tiang jauh.

Skor berubah menjadi 2-1 pada menit ke-69. Gol Gallagher membuat pertandingan kembali terbuka karena Tottenham mulai meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.

Liverpool harus bertahan lebih dalam pada periode tersebut. Spurs terus mengirimkan serangan dan beberapa kali membuat lini belakang tuan rumah bekerja keras. Mamardashvili kemudian melakukan penyelamatan penting untuk mencegah Tottenham mencetak gol kedua.

Salah satu peluang terbaik Tottenham datang melalui Omar Marmoush. Tembakannya sempat mengalami perubahan arah setelah mengenai pemain Liverpool, tetapi Mamardashvili mampu bereaksi dan menggagalkan peluang tersebut.

Situasi itu menunjukkan bahwa kemenangan Liverpool tidak sepenuhnya berjalan mudah. Setelah unggul dua gol, mereka harus menghadapi tekanan ketika Tottenham berhasil memperkecil jarak.

Namun, Liverpool memiliki satu jawaban terakhir pada masa tambahan waktu.

Szoboszlai yang baru masuk sebagai pemain pengganti menjadi pemain yang memastikan kemenangan. Menerima bola dari Gakpo, gelandang Hungaria itu mengontrol bola dengan dada sebelum melepaskan tendangan voli dari jarak jauh.

Bola meluncur deras ke arah sudut gawang dan tidak mampu dihentikan Dubravka. Gol pada menit ke-90+1 tersebut mengubah skor menjadi 3-1 sekaligus mematikan peluang Tottenham untuk menyamakan kedudukan.

Liverpool Singkirkan Tottenham 3-1: Mac Allister, Gakpo, dan Szoboszlai Jadi Penentu di Anfield
Liverpool Singkirkan Tottenham 3-1: Mac Allister, Gakpo, dan Szoboszlai Jadi Penentu di Anfield

Jarak tembakan Szoboszlai menjadi salah satu hal yang membuat gol tersebut mendapat perhatian besar. The Guardian mencatat tendangan itu dilepaskan dari sekitar 25 yard atau sekitar 23 meter, sementara sejumlah laporan lain menggambarkannya sebagai tembakan sekitar 30 yard. Yang tidak berubah adalah momen tersebut menjadi penutup pertandingan sekaligus memastikan Liverpool lolos.

Bagi Szoboszlai, gol tersebut juga memperpanjang kontribusinya dalam periode awal musim. Ia sebelumnya mencetak gol dalam kemenangan Liverpool atas Atletico Madrid di Liga Champions. Dalam laga itu, gelandang tersebut menjadi pencetak gol penyama kedudukan sebelum Mac Allister mencetak gol kemenangan.

Liverpool pun akhirnya menang 3-1 dan melangkah ke babak keempat Carabao Cup. Hasil ini sekaligus memperlihatkan bahwa perubahan besar pada susunan pemain tidak membuat mereka kehilangan daya saing.

Salah satu aspek yang paling menarik dari pertandingan tersebut adalah penampilan pemain muda. Koumas menjadi salah satu pemain yang menonjol karena aktivitasnya dalam menekan pertahanan Tottenham. Nyoni dan McConnell juga mendapatkan kesempatan untuk menjalankan peran penting di lini tengah.

Koumas sebenarnya sudah mendapatkan sinyal positif dari Iraola sejak sebelum pertandingan-pertandingan besar awal musim. Pelatih asal Spanyol itu mengatakan bahwa sejak pekan pertamanya menangani Liverpool, ia sudah menyampaikan kepada klub bahwa Koumas akan tetap berada dalam skuad sepanjang musim.

"Saya sudah memberi tahu klub bahwa dia akan bertahan sepanjang musim. Saya memiliki sangat sedikit keraguan karena dia bisa membantu kami di posisi tujuh, sembilan, 10, maupun 11," kata Iraola.

Iraola juga menilai Koumas memiliki sikap latihan yang baik dan pengalaman yang cukup setelah bermain di Championship. Karena itu, laga melawan Tottenham menjadi kesempatan penting bagi sang pemain untuk menunjukkan kemampuannya dalam pertandingan dengan tekanan tinggi.

Selain Koumas, Rio Ngumoha juga memainkan peran penting. Pemain muda tersebut terlibat dalam proses terciptanya gol pertama Liverpool dan memberikan ancaman melalui pergerakan dari sisi lapangan.

Ngumoha sebelumnya juga menjadi bagian dari kemenangan Liverpool atas Atletico Madrid. Dalam pertandingan Liga Champions tersebut, ia tampil sejak awal dan membantu Liverpool membalikkan keadaan. Setelah laga itu, Ngumoha menggambarkan atmosfer Anfield sebagai sesuatu yang istimewa.

"Itu gila. Sejujurnya, saya ingat suasana seperti ini tahun lalu ketika Virg mencetak gol kemenangan. Persis sama. Cara stadion ini mengaum, saya belum pernah mendengar yang seperti itu. Anfield istimewa," ujar Ngumoha kepada Liverpoolfc.com.

Kepercayaan terhadap pemain muda menjadi bagian dari pendekatan Iraola pada awal musim. Liverpool kehilangan sejumlah pemain senior pada bursa transfer musim panas, sehingga pemain dari kelompok usia muda mendapatkan ruang lebih besar untuk masuk ke tim utama.

Pertandingan Carabao Cup memberikan konteks yang berbeda dibandingkan laga Premier League atau Liga Champions. Dengan melakukan rotasi besar, Iraola dapat melihat bagaimana para pemain pelapis menghadapi lawan dari level yang sama tanpa harus mengorbankan target utama untuk melaju ke babak berikutnya.

Penampilan Liverpool juga memperlihatkan bahwa kedalaman skuad akan menjadi faktor penting sepanjang musim. Mereka sudah menjalani pertandingan Premier League dan Liga Champions, sementara kompetisi domestik lainnya mulai berjalan. Dalam situasi seperti itu, memberikan menit bermain kepada pemain pelapis dapat membantu menjaga kesiapan skuad.

Liverpool sebelumnya memulai perjalanan Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid di Anfield pada 9 September. Beberapa hari kemudian, mereka bermain imbang 0-0 melawan Fulham di Premier League. Kemenangan atas Tottenham menjadi hasil positif berikutnya setelah dua pertandingan tersebut.

Rotasi juga menjadi semakin relevan karena Liverpool tidak menurunkan sejumlah pemain utama sejak awal. Alisson, Virgil van Dijk, dan beberapa pemain lainnya tidak masuk starting XI. Di bangku cadangan terdapat nama-nama seperti Szoboszlai, Isak, Wataru Endo, Victor Muñoz, dan Bradley Barcola.

Pada akhirnya, Liverpool mendapatkan tiga hal sekaligus dari pertandingan ini. Mereka lolos ke babak keempat Carabao Cup, sejumlah pemain muda memperoleh pengalaman penting, dan beberapa pemain senior seperti Mac Allister serta Gakpo tetap mampu memberikan kontribusi langsung.

Tottenham memang sempat membuat Liverpool berada dalam tekanan setelah Gallagher mencetak gol pada menit ke-69. Statistik pertandingan bahkan menunjukkan Spurs lebih banyak menguasai bola dan melepaskan lebih banyak tembakan. Namun, efektivitas Liverpool di momen-momen penting membuat perbedaan.

Mac Allister membuka pertandingan dengan penyelesaian berkualitas. Gakpo kemudian memperlebar keunggulan sebelum Gallagher menghidupkan kembali harapan Tottenham. Ketika pertandingan memasuki menit-menit terakhir dan tekanan Spurs meningkat, Szoboszlai muncul dengan penyelesaian spektakuler untuk memastikan hasil akhir.

Dengan kemenangan 3-1 tersebut, Liverpool kini menunggu hasil undian untuk mengetahui lawan mereka di babak keempat Carabao Cup. Yang sudah pasti, The Reds kembali menunjukkan kemampuan untuk melewati satu pertandingan sulit meski harus melakukan rotasi besar.

Bagi Iraola, laga ini juga menjadi kesempatan untuk mengetahui sejauh mana pemain pelapis dan pemain muda mampu menjalankan tuntutan permainannya. Sementara bagi Liverpool secara keseluruhan, kemenangan tersebut memberi tambahan kepercayaan diri di tengah jadwal yang mulai padat.

Carabao Cup memang belum menentukan perjalanan Liverpool di seluruh musim. Namun, kemenangan atas Tottenham memberikan gambaran bahwa rotasi tidak otomatis mengurangi kualitas tim. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, Liverpool berhasil menjaga langkah mereka di kompetisi sekaligus memberikan pengalaman penting kepada generasi berikutnya.

Dan ketika pertandingan hampir berubah menjadi drama setelah gol Gallagher, Szoboszlai memastikan cerita berakhir untuk Liverpool. Tembakan jarak jauhnya pada menit ke-90+1 bukan hanya menjadi gol ketiga, tetapi juga mengunci kemenangan 3-1 dan membawa The Reds ke babak keempat Carabao Cup.

Editor : Mahendra Aditya
Liverpool 3-1 Tottenham Carabao Cup 2026 hasil Liverpool vs Tottenham Szoboszlai Liverpool Vs Tottenham