Manchester United Tetap Percaya Michael Carrick meski Start Buruk, 4 Poin dari 4 Laga

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 07:20 WIB
Michael Carrick Manchester United
Michael Carrick Manchester United

MANCHESTER – Manchester United belum berencana mengganti Michael Carrick meski awal musim 2026/2027 berjalan mengecewakan. Setelah hanya mengoleksi empat poin dari empat pertandingan Premier League, termasuk kekalahan 0-1 dari Manchester City di Old Trafford, posisi Carrick mulai menjadi perhatian. Namun, menurut laporan Fabrizio Romano, manajemen klub masih memberikan kepercayaan kepada sang pelatih.

Informasi tersebut disampaikan Romano melalui kanal YouTube miliknya. Ia menyebut jajaran petinggi Manchester United tetap meyakini Carrick sebagai bagian penting dari proyek klub dan belum melihat alasan untuk melakukan perubahan pelatih dalam waktu dekat.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena hasil awal Manchester United memang belum sesuai harapan. Empat poin dari empat pertandingan membuat klub mengawali kompetisi dengan catatan yang jauh dari target. Kekalahan dalam derby Manchester semakin memperbesar sorotan, terutama karena pertandingan tersebut berlangsung di Old Trafford dan Manchester City sempat bermain dengan 10 pemain.

Meski demikian, kekalahan dari Manchester City belum mengubah sikap manajemen terhadap Carrick. United sebelumnya telah mengambil keputusan untuk mempermanenkan status Carrick setelah kiprahnya sebagai pelatih sementara pada musim lalu membawa klub finis di posisi ketiga Premier League dan lolos ke Liga Champions.

Baca Juga: Liverpool 3-1 Tottenham, Szoboszlai Cetak Gol Spektakuler dan Bawa The Reds ke Putaran Keempat Carab

Manchester United secara resmi mengumumkan pada Mei 2026 bahwa Carrick akan melanjutkan pekerjaannya sebagai pelatih kepala tim utama. Kontrak baru tersebut berlaku hingga 2028. Dalam laporan keuangan klub, Manchester United juga mencatat keberhasilan tim finis di posisi ketiga Premier League 2025/2026 dan memperoleh tiket ke Liga Champions musim 2026/2027.

Keputusan itu menjadi bagian penting dalam memahami mengapa klub belum tergesa-gesa mengambil langkah setelah empat pertandingan. Carrick mendapatkan kontrak baru setelah sebelumnya membawa United melewati periode yang membuat manajemen percaya terhadap arah yang sedang dibangun.

Romano menyebut keyakinan tersebut masih bertahan meski hasil awal musim tidak ideal.

"Manchester United benar-benar masih yakin bahwa masa depan akan cerah bersama Michael Carrick," ujar Romano dalam laporan yang dikutip dari kanal YouTube-nya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hasil empat pertandingan pertama belum dianggap sebagai alasan yang cukup untuk mengubah arah proyek. Bagi manajemen, performa awal musim menjadi bagian yang harus dievaluasi, tetapi belum sampai pada tahap perubahan pelatih.

Kekalahan dari Manchester City memang menjadi salah satu pemicu meningkatnya perhatian terhadap Carrick. Manchester United tumbang 0-1 di Old Trafford pada 13 September 2026. Situs resmi klub mencatat pertandingan tersebut sebagai bagian dari rangkaian laga Premier League United musim ini.

Hasil itu datang setelah United hanya mengumpulkan empat poin dalam empat pertandingan liga. Catatan tersebut membuat tekanan terhadap tim meningkat, terlebih karena ekspektasi terhadap Carrick juga ikut bertambah setelah keberhasilan musim sebelumnya.

Namun, persoalan Manchester United pada awal musim tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Salah satu konteks yang ikut menjadi sorotan adalah komposisi skuad, khususnya posisi bek kiri.

United diketahui sempat menginginkan tambahan pemain untuk posisi tersebut pada bursa transfer musim panas. Lewis Hall disebut sebagai pemain yang masuk dalam daftar pemain yang diminati, tetapi transfer itu pada akhirnya tidak terealisasi.

Kegagalan mendapatkan bek kiri yang diinginkan membuat Manchester United memasuki musim dengan komposisi yang belum sepenuhnya sesuai rencana awal. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan ketika menilai performa tim pada bulan pertama kompetisi.

Posisi bek kiri memiliki peran penting dalam sistem permainan modern, terutama ketika sebuah tim membutuhkan pemain yang mampu membantu membangun serangan sekaligus menjaga keseimbangan ketika kehilangan bola. Karena itu, absennya rekrutan yang diinginkan di posisi tersebut menjadi bagian dari persoalan skuad yang harus dikelola Carrick.

Meski demikian, tidak tepat jika seluruh masalah awal musim Manchester United hanya dikaitkan dengan posisi tersebut. Empat pertandingan pertama tetap memperlihatkan sejumlah persoalan lain yang harus diperbaiki tim.

Carrick kini menghadapi tugas untuk menemukan solusi dari skuad yang tersedia. Keputusan klub mempertahankannya berarti pelatih asal Inggris itu mendapat kesempatan untuk memperbaiki performa tanpa harus menghadapi pergantian kepemimpinan dalam waktu dekat.

Sikap Carrick sendiri juga disebut tetap positif. Romano melaporkan bahwa keyakinan sang pelatih terhadap kemampuan tim tidak berubah meski hasil awal belum sesuai harapan.

"Carrick juga tetap sangat yakin. Apa yang dia sampaikan di depan publik, bahwa mereka akan tampil sangat baik, bahwa dia percaya diri dan bahwa tim ini bagus, juga merupakan hal yang dia sampaikan kepada klub," kata Romano.

Menurut Romano, Carrick masih percaya skuad Manchester United mampu memberikan hasil lebih baik dalam beberapa pekan dan bulan mendatang.

"Carrick tetap sangat yakin bahwa tim ini bisa tampil sangat baik dalam beberapa pekan dan bulan ke depan, terutama setelah jeda. Itulah perasaan Michael Carrick," lanjut Romano.

Pernyataan tersebut memberi gambaran mengenai suasana internal klub yang disebut masih mendukung pelatih. Artinya, meski tekanan dari hasil pertandingan mulai muncul, belum ada indikasi dari laporan tersebut bahwa Manchester United sedang mempersiapkan pergantian manajer.

Carrick juga tidak memasuki musim ini tanpa modal. Setelah mengambil alih tim dalam kapasitas sementara pada musim sebelumnya, ia kemudian mendapatkan kepercayaan untuk memimpin proyek secara permanen. Manchester United mengonfirmasi kontrak barunya hingga 2028 pada 22 Mei 2026.

Pencapaian musim lalu menjadi bagian dari pertimbangan ketika klub mengambil keputusan tersebut. United finis di urutan ketiga Premier League dan memastikan tempat di Liga Champions 2026/2027. Bagi klub, capaian itu menjadi dasar untuk melanjutkan proyek bersama Carrick.

Karena itu, hasil buruk pada awal musim harus ditempatkan dalam konteks yang lebih luas. Empat pertandingan memang memberikan gambaran mengenai persoalan yang sedang dihadapi, tetapi belum sepenuhnya menggambarkan perjalanan satu musim.

Manchester United juga sudah menunjukkan bahwa mereka mampu merespons pertandingan dengan hasil positif. Dalam agenda Liga Champions, United meraih kemenangan 4-0 atas Sabah FK di Old Trafford pada 10 September. Situs resmi klub mencatat pertandingan tersebut sebagai salah satu agenda awal kompetisi Eropa mereka musim ini.

Hasil tersebut memang tidak menghapus persoalan di Premier League, tetapi menunjukkan bahwa performa Manchester United belum sepenuhnya bergerak dalam satu arah. Tantangan bagi Carrick adalah membawa performa positif tersebut ke kompetisi liga secara lebih konsisten.

Kekalahan dalam derby Manchester kemudian menjadi pukulan terbaru. Selain kehilangan poin di kandang, pertandingan itu juga menimbulkan perdebatan terkait gol Erling Haaland yang menjadi penentu kemenangan City. Carrick mempertanyakan keputusan VAR dalam proses gol tersebut setelah pertandingan.

Namun, persoalan hasil pertandingan tetap menjadi perhatian utama. Manchester United tidak bisa terus bergantung pada alasan eksternal jika ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen. Carrick harus memastikan tim menunjukkan perkembangan dari pertandingan ke pertandingan.

Di sisi lain, keputusan untuk tidak terburu-buru mengganti pelatih memberi Carrick waktu untuk bekerja dengan pemain yang tersedia. Ia juga memiliki kesempatan menggunakan jeda internasional untuk mengevaluasi persoalan yang muncul dalam empat pertandingan pertama.

Salah satu pekerjaan penting adalah memperbaiki keseimbangan permainan. Kebutuhan akan pemain di posisi bek kiri menjadi bagian dari persoalan skuad, tetapi solusi jangka pendek tetap harus ditemukan dari pemain yang sudah berada di klub.

Kondisi tersebut juga memperlihatkan hubungan antara kebijakan transfer dan pekerjaan pelatih. Ketika target pemain yang diinginkan tidak berhasil didatangkan, pelatih harus menyesuaikan pendekatan dengan komposisi skuad yang tersedia.

Manchester United memilih tidak mengambil keputusan reaktif setelah start yang kurang meyakinkan. Laporan Romano menunjukkan bahwa klub masih berada di belakang Carrick dan mempercayai proses yang telah dimulai sejak musim sebelumnya.

Bagi Carrick, dukungan tersebut sekaligus memberikan tanggung jawab yang lebih besar. Ia kini harus membuktikan bahwa kepercayaan klub dapat diterjemahkan menjadi peningkatan performa di lapangan.

Empat poin dari empat laga menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. Namun, pada saat yang sama, kontrak hingga 2028, pencapaian finis ketiga musim lalu, tiket Liga Champions, serta dukungan internal menjadi konteks penting dalam melihat keputusan Manchester United mempertahankan sang pelatih.

Dengan demikian, kabar mengenai masa depan Carrick saat ini bukan tentang pergantian pelatih, melainkan mengenai bagaimana Manchester United merespons start yang mengecewakan tanpa mengubah proyek yang sudah mereka pilih.

Tugas Carrick berikutnya cukup jelas: memperbaiki hasil Premier League, menemukan formula yang tepat dengan skuad yang ada, sekaligus memastikan performa tim tidak kembali mengalami penurunan. Dukungan dari manajemen masih ada, tetapi perkembangan di lapangan tetap menjadi ukuran utama dalam perjalanan musim 2026/2027.

Untuk sementara, laporan Fabrizio Romano memperlihatkan bahwa Manchester United masih memilih mempertahankan Carrick. Tidak ada rencana segera untuk mengganti pelatih meski empat pertandingan pertama menghasilkan empat poin dan derby Manchester berakhir dengan kekalahan.

Keputusan itu juga konsisten dengan langkah klub beberapa bulan sebelumnya ketika memberikan kontrak baru kepada Carrick hingga 2028.

Dengan jadwal kompetisi yang terus berjalan, perhatian selanjutnya akan tertuju pada kemampuan Manchester United memperbaiki hasil dan performa. Carrick masih mendapatkan kesempatan untuk membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan klub bukan sekadar keputusan jangka pendek, melainkan bagian dari rencana yang telah disusun sejak musim lalu.

Editor : Mahendra Aditya
Carrick dipecat Man United manchester united fabrizio romano michael carrick