RADAR KUDUS - LIVERPOOL berhasil melaju ke putaran keempat Carabao Cup 2026/2027 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 di Anfield, Selasa (15/9/2026) malam waktu setempat. Alexis Mac Allister, Cody Gakpo, dan Dominik Szoboszlai menjadi pencetak gol Liverpool, sementara Tottenham hanya mampu membalas melalui Conor Gallagher.
Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Liverpool karena diraih dengan perubahan besar pada komposisi tim. Pelatih Andoni Iraola melakukan 10 pergantian pemain dari laga sebelumnya. Meski menurunkan banyak pemain pelapis dan pemain muda, Liverpool tetap mampu melewati salah satu tim Premier League dan menjaga langkah mereka di Carabao Cup.
Pertandingan di Anfield berlangsung cukup terbuka sejak awal. Liverpool memang tampil dengan susunan yang berbeda, tetapi intensitas permainan mereka tetap tinggi. Tottenham beberapa kali mampu memberikan ancaman, tetapi tuan rumah akhirnya menemukan celah untuk membuka keunggulan melalui Mac Allister pada menit ke-21.
Gol tersebut lahir dari kemampuan gelandang asal Argentina itu memanfaatkan ruang di sekitar kotak penalti. Mac Allister melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok atas gawang Tottenham dan membuat Liverpool unggul 1-0.
Gol itu sekaligus melanjutkan kontribusi Mac Allister dalam periode awal musim bersama Liverpool. Sebelumnya, ia juga mencetak gol ketika Liverpool menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions pada 9 September. Dalam pertandingan tersebut, Liverpool menang 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Mac Allister tidak hanya berperan sebagai pencetak gol. Pengalamannya menjadi salah satu faktor penting bagi Liverpool ketika Iraola memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda. Kehadiran pemain senior di lini tengah membantu Liverpool menjaga struktur permainan meski Tottenham tetap berusaha mencari celah.
Liverpool mempertahankan keunggulan hingga turun minum. Setelah jeda, tekanan tuan rumah kembali menghasilkan gol. Cody Gakpo menggandakan keunggulan Liverpool dan mengubah skor menjadi 2-0.
Bagi Gakpo, gol tersebut menambah kontribusinya dalam awal musim 2026/2027. Pemain asal Belanda itu kembali menunjukkan kemampuannya menjadi ancaman di lini depan sekaligus memberikan pengalaman yang dibutuhkan Liverpool ketika tampil dengan banyak pemain muda.
Pelatih Liverpool Andoni Iraola menilai keberadaan pemain berpengalaman seperti Gakpo, Mac Allister, dan Ronald Araujo memberikan pengaruh terhadap permainan tim yang diisi sejumlah pemain muda.
"Cody memberi kami bukan hanya gol dan assist, tetapi juga kekuatan fisik dan ketenangan saat menguasai bola," kata Iraola seusai pertandingan. "Pemain seperti dia, seperti Ronald, Alexis, dengan tim yang cukup muda, saya pikir pengalaman mereka sangat membantu kami."
Liverpool sebenarnya berada dalam posisi yang cukup nyaman setelah unggul dua gol. Namun, Tottenham tidak menyerah. Tekanan tim tamu meningkat dan usaha tersebut akhirnya menghasilkan gol balasan melalui Gallagher.
Gol Gallagher membuat skor berubah menjadi 2-1 dan pertandingan kembali terbuka. Liverpool yang sebelumnya mengendalikan keunggulan harus menghadapi tekanan lebih besar pada fase akhir pertandingan.
Situasi tersebut juga menjadi ujian bagi para pemain muda Liverpool. Mereka tidak hanya dituntut mempertahankan penguasaan bola, tetapi juga harus menghadapi tekanan dari tim Premier League yang berusaha menyamakan kedudukan.
Iraola mengakui timnya mengalami periode sulit setelah Tottenham memperkecil ketertinggalan. Namun, ia menilai Liverpool tetap layak mendapatkan kemenangan dan tiket ke babak berikutnya.
"Memang benar saya melakukan banyak perubahan, tetapi saya perlu melakukannya karena kami melihat pada pertandingan sebelumnya kami sedikit kekurangan energi dan membutuhkan tenaga baru," ujar Iraola. "Saya senang karena semua pemain memberikan intensitas dan agresivitas. Kami bagus di banyak bagian pertandingan dan saya juga senang karena kami layak mendapatkan kemenangan serta berhak berada di babak berikutnya."
Liverpool sempat berada dalam tekanan pada sekitar 20 hingga 25 menit terakhir pertandingan. Tottenham terus mencari gol kedua yang akan membawa pertandingan ke situasi berbeda.
Mac Allister mengakui Liverpool memang tidak tampil sempurna pada periode tersebut. Namun, menurutnya, tim mampu merespons tekanan dan mempertahankan keunggulan.
"Saya pikir kami memang layak mendapatkannya," kata Mac Allister. "Saya pikir 20 hingga 25 menit terakhir kami tidak bermain bagus, tetapi kami menghadapi tim yang sangat bagus dan tahu apa yang harus dilakukan dengan bola. Mereka sangat intens dan kami mencoba bermain agresif. Saya pikir kami bertahan cukup baik dan kemudian mencetak gol, yang sangat penting."
Ketika Tottenham semakin berani menyerang, Liverpool membutuhkan penyelesaian yang dapat memastikan pertandingan. Momen tersebut akhirnya datang pada masa tambahan waktu melalui Szoboszlai.
Gelandang asal Hungaria itu melepaskan tembakan jarak jauh yang spektakuler dan tidak mampu dihentikan Martin Dubravka. Bola meluncur ke gawang Tottenham dan membuat Liverpool kembali unggul dua gol dengan skor 3-1.
Gol tersebut menjadi penutup pertandingan sekaligus memastikan Liverpool tidak harus menghadapi menit-menit akhir yang lebih menegangkan. Szoboszlai kembali menunjukkan kemampuan tembakan jarak jauhnya, yang dalam beberapa pertandingan sebelumnya juga menjadi salah satu senjata Liverpool.
Iraola memberikan pujian khusus terhadap gol tersebut. Ia bahkan menyebut penyelesaian Szoboszlai sebagai gol luar biasa.
"Menurut saya, ketiga gol yang kami cetak benar-benar bagus. Proses terciptanya gol pertama dan kedua juga sangat penting bagi kami. Tetapi gol ketiga jelas luar biasa, sangat istimewa," ujar Iraola. "Ketika Dom akan menembak, Anda percaya dia mungkin bisa mencetak gol. Dengan pemain lain mungkin Anda berpikir, 'Itu terlalu jauh.' Tetapi dengan Dom, semua orang berpikir dia bisa mencetak gol."
Gol Szoboszlai sekaligus mengakhiri upaya Tottenham untuk menyamakan kedudukan. Liverpool akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 dan memastikan tempat di putaran keempat Carabao Cup.
Bagi Iraola, kemenangan tersebut tidak hanya berarti lolos ke babak berikutnya. Pertandingan melawan Tottenham juga menjadi kesempatan untuk menguji kedalaman skuad Liverpool.
Keputusan melakukan 10 perubahan dari pertandingan sebelumnya membuat Liverpool memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain yang tidak selalu menjadi pilihan utama. Beberapa pemain muda pun mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari level Premier League dalam pertandingan kompetitif.
Iraola menilai energi para pemain muda menjadi salah satu hal positif dari pertandingan tersebut. Menurut dia, sejumlah pemain bahkan terlihat kelelahan ketika ditarik keluar karena telah memberikan tenaga maksimal.
"Saya senang untuk mereka. Mereka menghadapi posisi dan tuntutan yang berbeda," kata Iraola. "Hal terbaiknya mungkin ketika saya mengganti mereka, mereka benar-benar kelelahan. Trey Nyoni mengalami kram, Rio Ngumoha sudah tidak bisa berlari lebih banyak, begitu juga James McConnell. Ketika hal seperti itu terjadi, berarti Anda sudah memberikan apa yang Anda punya."
Salah satu pemain muda yang mendapat perhatian adalah Lewis Koumas. Iraola menilai pemain tersebut menunjukkan energi yang dapat memengaruhi rekan-rekannya di lapangan.
"Dia melakukan itu setiap hari dalam latihan. Dia sangat memahami apa yang harus dilakukan dan apa yang dibutuhkan tim," ujar Iraola. "Energi yang dia tunjukkan menular kepada pemain lain. Ketika melihat pemain di lini depan memberikan semuanya, pemain lain seperti terdorong untuk mengikuti dan menggunakan tingkat intensitas yang sama."
Koumas sendiri mengungkapkan bahwa arahan Iraola sebelum pertandingan adalah membawa berbagai hal yang mereka pelajari dalam latihan ke pertandingan sebenarnya. Menurutnya, para pemain Liverpool mampu menjalankan instruksi tersebut dengan cukup baik.
"Pesannya adalah menerapkan semua hal yang sedang kami pelajari dalam latihan ke pertandingan. Menurut saya, kami melakukannya dengan cukup baik," kata Koumas.
Ia juga memberikan komentar mengenai gol Szoboszlai yang menjadi penentu kemenangan Liverpool.
"Menakutkan! Tidak banyak pemain yang bisa menendang bola seperti Dom. Itu benar-benar kualitas terbaik," ujar Koumas.
Dari sisi Gakpo, kemenangan tersebut juga memperlihatkan bagaimana Liverpool mampu mempertahankan energi permainan meskipun sebagian besar susunan pemain mengalami perubahan.
Gakpo menilai para pemain muda Liverpool tampil dengan energi yang dibutuhkan untuk pertandingan pada level tersebut. Ia juga mengapresiasi perkembangan mereka dalam latihan yang kemudian dapat dibawa ke pertandingan.
"Saya pikir ini adalah penampilan yang bagus dari kami. Para pemain muda memberikan banyak energi, dan itu memang dibutuhkan di level ini," kata Gakpo. "Mereka sudah menunjukkannya setiap hari dalam latihan dan mereka juga menunjukkannya dalam pertandingan. Saya pikir mereka semua bisa sangat bangga dengan diri mereka sendiri."
Menurut Gakpo, Liverpool memang berada dalam tekanan setelah Tottenham memperkecil ketertinggalan. Namun, ia melihat timnya mampu tetap fokus sampai pertandingan berakhir.
"Kami membutuhkan gol ketiga itu dan saya pikir semua orang tahu bagaimana tembakan Dom. Dia menunjukkannya lagi hari ini. Itu gol yang bagus," ujar Gakpo. "Kami berada dalam tekanan, tetapi saya harus mengatakan bahwa meskipun mendapat tekanan, kami tidak gugup. Mungkin pada pertandingan sebelumnya kami bisa kebobolan gol kedua, tetapi kali ini kami tetap fokus dan tajam sehingga tidak kebobolan."
Bagi Liverpool, kemenangan atas Tottenham juga menjadi respons setelah mereka hanya bermain imbang tanpa gol melawan Fulham di Premier League pada 12 September. Sebelumnya, Liverpool meraih kemenangan atas Atletico Madrid di Liga Champions dan Ipswich Town di Premier League.
Mac Allister mengingatkan bahwa kemenangan atas Tottenham tetap harus dilihat sebagai satu pertandingan, bukan gambaran keseluruhan perjalanan Liverpool pada musim ini.
"Kami perlu memahami bahwa ini hanya satu pertandingan. Jika melihat kembali pertandingan melawan Ipswich dan Atletico, kami bermain sangat bagus. Kemudian melawan Fulham kami tidak bisa memainkan sepak bola yang kami inginkan. Sekarang kami harus memastikan siap untuk pertandingan berikutnya," kata Mac Allister.
Pertandingan melawan Tottenham juga memperlihatkan pentingnya kedalaman skuad Liverpool ketika jadwal mulai padat. Dengan kompetisi domestik dan Liga Champions berjalan beriringan, rotasi pemain menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tim.
Liverpool sebelumnya telah memulai perjalanan Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid di Anfield. Dalam laga tersebut, Szoboszlai dan Mac Allister menjadi pencetak gol Liverpool.
Karena itu, kemenangan di Carabao Cup memberi Iraola kesempatan untuk menjaga sejumlah pemain utama sekaligus memberikan pengalaman kompetitif kepada pemain lain. Hasil akhirnya pun sesuai dengan tujuan tersebut: Liverpool tetap melaju tanpa harus mengandalkan seluruh pemain reguler sejak menit awal.
Bagi Mac Allister, keberadaan para pemain muda juga menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan. Ia melihat mereka memiliki kualitas dan etos kerja yang dapat membantu tim sepanjang musim.
"Ini sangat penting bagi para pemain muda. Mereka menunjukkan setiap hari dalam latihan bahwa mereka ingin berada di sini. Mereka bekerja sangat keras dan memiliki kualitas," kata Mac Allister. "Saya sangat senang untuk mereka karena mereka memang pantas mendapatkan kesempatan ini berdasarkan apa yang mereka tunjukkan dalam latihan."
Pada akhirnya, Liverpool menutup pertandingan dengan tiga pencetak gol berbeda dan kemenangan 3-1 atas Tottenham. Mac Allister membuka jalan, Gakpo memperlebar keunggulan, sementara Szoboszlai memberikan penyelesaian dramatis pada masa tambahan waktu.
Tottenham sempat membuat pertandingan kembali menegangkan lewat gol Gallagher. Namun, Liverpool mampu bertahan dari tekanan sebelum Szoboszlai memastikan kemenangan melalui tembakan jarak jauh.
Hasil tersebut membawa Liverpool ke putaran keempat Carabao Cup sekaligus memberikan gambaran positif mengenai kedalaman skuad mereka. Iraola mendapat kesempatan menguji pemain-pemain muda, sementara sejumlah pemain berpengalaman seperti Mac Allister dan Gakpo tetap mampu memberikan kontribusi penting.
Bagi Liverpool, pekerjaan berikutnya adalah mempertahankan momentum tersebut ketika kembali menghadapi agenda kompetisi lainnya. Sementara dari pertandingan di Anfield, satu hal sudah terlihat jelas: rotasi besar tidak menghalangi Liverpool untuk menyingkirkan Tottenham, dan Szoboszlai memastikan kemenangan itu ditutup dengan cara yang spektakuler.
Editor : Mahendra Aditya