KUDUS - Persiku Kudus berpotensi kembali menjalani pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton.
Kebijakan tersebut sebelumnya diterapkan ketika Laskar Macan Muria menghadapi Adhyaksa Banten FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (12/9/2026).
Pertandingan tersebut berlangsung tanpa penonton sebagai bagian dari keputusan manajemen Persiku.
Kondisi serupa kemungkinan diterapkan pada laga kandang Persiku selanjutnya.
Melalui akun Instagram resmi klub, manajemen Persiku sebelumnya telah menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh elemen pendukung agar memberikan dukungan dari rumah saat pertandingan melawan Adhyaksa.
Dalam pengumuman tersebut, manajemen menjelaskan bahwa laga pekan pertama melawan Adhyaksa digelar tanpa penonton di stadion. Keputusan itu diambil setelah melalui berbagai pertimbangan internal.
Manajemen Persiku menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan upaya melakukan efisiensi dalam penyelenggaraan pertandingan sekaligus menyesuaikan kebutuhan operasional klub.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi internal dan memastikan keberlangsungan Persiku selama menjalani kompetisi musim ini.
Manajemen menyadari bahwa kehadiran suporter di tribun merupakan salah satu sumber energi penting bagi perjuangan Persiku.
Karena itu, pihak klub menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung atas keputusan yang berpotensi menimbulkan kekecewaan.
Situasi tersebut mendapat pemahaman dari Ketua Suporter Macan Muria (SMM), Krisna Andriyanto.
Menurutnya, keputusan manajemen dapat dimaklumi karena kondisi keuangan tim yang sedang menghadapi keterbatasan.
Krisna menilai suporter perlu memahami situasi yang sedang dihadapi klub.
Baginya, hal yang paling penting adalah Persiku tetap dapat menjalani kompetisi dan mampu bersaing di Liga 2 musim ini.
“Ini keputusan dari manajemen. Kami juga respect, karena terkait pendanaan juga. Apalagi dengan adanya penonton pasti ada tambahan biaya lagi, untuk perizinan keamanan,” jelas Krisna.
Krisna memperkirakan kebijakan pertandingan tanpa penonton kemungkinan masih akan diterapkan dalam laga kandang Persiku berikutnya.
Meski tidak dapat masuk ke stadion, kelompok suporter tetap berkomitmen memberikan dukungan kepada tim.
Bahkan, SMM berencana tetap hadir di sekitar Stadion Sultan Agung, Bantul, dan memberikan dukungan dari luar stadion.
Menurut Krisna, dukungan tersebut merupakan bentuk solidaritas suporter kepada Persiku dalam kondisi apa pun.
“ tetap bernyanyi dari luar stadion, biar manajemen tahu masih ada teman-teman yang memberikan dukungan apa pun keadaan timnya,” katanya.
SMM Kudus berharap keterbatasan yang tengah dihadapi klub tidak mengurangi semangat Persiku untuk tampil maksimal di kompetisi Liga 2.
Para suporter juga berharap Laskar Macan Muria mampu mempertahankan performa terbaik dan terus bersaing hingga akhir musim.
“Kami berharap Persiku tetap bertahan di Liga 2,” harapnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa