JEPARA — Persijap Jepara dipaksa takluk, menelan kekalahan tipis 0-1 dari Borneo FC pada pekan kedua BRI Super League.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, pada Sabtu (12/9), Laskar Kalinyamat gagal membalas gol cepat tim tamu.
Borneo FC langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan.
Laga baru berjalan tiga menit, gawang Persijap sudah bergetar.
Gol tersebut bermula dari bola muntah di depan gawang Persijap.
Varanda yang berada di posisi tepat, kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut. Mengawal pertandingan dengan gol.
Tertinggal cepat membuat Persijap mencoba meningkatkan intensitas serangan.
Salah satu peluang datang melalui Pirulo yang terjatuh setelah mendapat pelanggaran di dalam area permainan Borneo FC pada menit ke-27.
Persijap sempat dihadiahi penalti, tapi keputusan tersebut dibatalkan.
Persijap terus berupaya mencari celah di pertahanan Borneo FC.
Weyderson Denilson juga sempat melepaskan tembakan keras untuk mengancam gawang lawan.
Namun, belum ada peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.
Tambahan waktu tiga menit pada babak pertama juga tidak mengubah kedudukan.
Persijap harus memasuki ruang ganti dalam keadaan tertinggal 0-1 dari Borneo FC.
Memasuki babak kedua, Persijap berusaha berbenah.
Tim tuan rumah mencoba mengambil inisiatif permainan dan meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan.
Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor. Yaya Sogodogo, Buyung Ismu, Ahmad Wadil, Samuel Ofori, hingga Tegar Infantrie dimasukkan untuk membantu Persijap membangun serangan.
Namun, perubahan tersebut belum mampu membuat permainan Persijap berkembang.
Upaya menekan pertahanan Borneo FC lebih banyak terhenti, sebelum menghasilkan peluang matang.
Persijap terus berusaha mengejar gol penyama kedudukan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Akan tetapi, rapatnya pertahanan Borneo FC membuat Persijap kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan.
Petaka kembali datang bagi Persijap menjelang pertandingan berakhir.
Kiper Sendri Johansyah harus meninggalkan lapangan, usai diganjar kartu merah oleh wasit.
Sendri mendapat kartu merah karena dinilai menghalau bola menggunakan tangan di luar kotak penalti.
Setelah tendangan dilepaskan, wasit meniup peluit panjang.
Persijap akhirnya harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-1 di kandang sendiri.(fik)
Editor : Mahendra Aditya