Megawati Hangestri Tak Lagi Sekadar Mesin Poin, Blok Kokoh Jadi Senjatanya di Hillstate

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB
Bukan Cuma Andalkan Smash, Megawati Punya Senjata Baru di Hyundai Hillstate
Bukan Cuma Andalkan Smash, Megawati Punya Senjata Baru di Hyundai Hillstate

RADAR KUDUS – Megawati Hangestri Pertiwi memasuki Liga Voli Korea 2026/2027 dengan tantangan baru bersama Hyundai E&C Hillstate. Setelah selama dua musim menjadi salah satu andalan Daejeon JungKwanJang Red Sparks dalam mendulang angka, pemain asal Indonesia itu kini dituntut memberikan kontribusi lebih lengkap.

Kemampuan menyerang tetap menjadi kekuatan utama Megawati. Namun, di bawah arahan pelatih Kang Sung-hyung, perannya di Hillstate tidak hanya berkutat pada penyelesaian serangan. Kemampuan melakukan blok menjadi salah satu aspek yang dapat memperluas kontribusinya di dalam permainan.

Dengan tinggi 186 sentimeter dan jangkauan blok mencapai 315 sentimeter, Megawati memiliki modal fisik untuk berperan di area depan net. Blok yang baik bukan hanya berpotensi menghasilkan angka secara langsung, tetapi juga dapat membatasi pilihan serangan lawan dan membantu pertahanan Hillstate membaca arah bola.

Baca Juga: Megawati Hangestri Cetak 38 Poin dan MVP, Pelatih Jepang Soroti Potensinya Layak Main di Eropa

Perubahan tuntutan tersebut membuat proses adaptasi Megawati di klub barunya menjadi penting. Meski sudah memiliki pengalaman selama dua musim berkompetisi di Korea Selatan, sistem permainan setiap klub tetap memiliki karakter berbeda.

Megawati perlu membangun koneksi dengan setter dan para pemain Hillstate. Ia juga harus memahami pola serangan serta skema pertahanan yang diterapkan Kang Sung-hyung.

Dalam situasi pertandingan, tanggung jawabnya pun menjadi lebih beragam. Saat berada di depan net, Megawati dituntut mampu membaca arah serangan lawan, menentukan posisi blok, lalu segera bersiap ketika permainan berubah dari fase bertahan menjadi serangan balik.

Kemampuan menjalankan peran tersebut secara konsisten bisa membuat permainan Megawati semakin komplet. Bukan hanya jumlah poin dari serangan yang menjadi ukuran, tetapi juga seberapa besar kontribusinya dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

Hillstate pun memiliki opsi tambahan di sektor serangan setelah mendatangkan pemain asal Amerika Serikat, Jordan Wilson. Kehadiran Wilson dapat memberikan variasi bagi pola serangan tim sekaligus membuat lawan tidak mudah memusatkan pertahanan kepada Megawati.

Jika blok lawan terlalu fokus mengantisipasi Megawati, pemain lain dapat memperoleh ruang serangan. Sebaliknya, ketika pertahanan lawan harus membagi perhatian, Megawati memiliki lebih banyak kesempatan untuk menemukan celah.

Komposisi tersebut membuat kontribusi Megawati di Hillstate tidak semata-mata dapat dilihat dari statistik pencetakannya. Keterlibatannya dalam sistem pertahanan dan kemampuannya beradaptasi dengan variasi serangan juga akan menjadi bagian penting dari permainan tim.

Ujian awal terhadap formula tersebut akan terlihat dalam KOVO Cup 2026. Hillstate tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.

Hillstate dijadwalkan menghadapi Hi-Pass pada 14 Oktober 2026. Dua hari kemudian, pada 16 Oktober, mereka akan berhadapan dengan GS Caltex.

Dua pertandingan itu dapat menjadi kesempatan bagi Kang Sung-hyung untuk menguji kombinasi pemain sekaligus melihat sejauh mana proses adaptasi Megawati berjalan.

Bagi Megawati, KOVO Cup juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan dimensi lain dari permainannya. Selain mengandalkan smash, ia perlu menunjukkan kemampuan membaca serangan, melakukan blok, bertahan di depan net, serta melakukan transisi dengan cepat.

Dengan tuntutan tersebut, musim baru bersama Hillstate akan menjadi fase penting bagi Megawati untuk mengembangkan permainan yang lebih komplet setelah dua musim menjadi salah satu tumpuan utama Red Sparks.

Editor : Mahendra Aditya
KOVO Cup 2026 Liga Voli Korea 2026/2027 Megawati blok Megawati Hangestri Hyundai Hillstate