MALANG — Arema FC semakin dekat dengan kemenangan meyakinkan pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027. Menghadapi Isenmulang Kalteng di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/9/2026), Arema unggul telak 4-0 hingga pertandingan memasuki menit ke-88.
Keunggulan tersebut menjadi bukti dominasi Arema sejak awal pertandingan. Tiga gol sudah tercipta pada babak pertama melalui Johan Alfarizi, Diego Landis dan Marco Vinicius. Sementara satu gol tambahan pada babak kedua dicetak Mauro Zijlstra untuk membuat skor berubah menjadi 4-0.
Arema membuka pesta gol ketika laga baru berjalan enam menit. Kapten Johan Alfarizi berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Gabriel Silva.
Baca Juga: Live Score Arema vs Isenmulang: Singo Edan Menggila, Alfarizi, Diego Landis dan Marco Vinicius Bawa
Gol tersebut sekaligus menjadi catatan penting karena Alfarizi mencetak gol pertama dalam kompetisi BRI Super League 2026/2027. Bek kiri sekaligus kapten Arema itu menunjukkan kontribusi besar bukan hanya dalam menjaga pertahanan, tetapi juga membantu tim memulai musim dengan sempurna.
Delapan menit kemudian, Arema kembali mencetak gol. Diego Landis menggandakan keunggulan pada menit ke-14 melalui assist Gustavo Franca. Skor 2-0 membuat tekanan Singo Edan semakin sulit dihentikan Isenmulang.
Pertandingan sempat diwarnai kartu untuk Betinho pada menit ke-18 dan Makan Konate dari kubu Isenmulang pada menit ke-22. Namun, situasi tersebut tidak mengubah permainan Arema yang tetap berusaha menekan hingga penghujung babak pertama.
Arema kemudian mendapatkan gol ketiga tepat sebelum jeda. Marco Vinicius mencetak gol pada menit 45+6 setelah menerima umpan dari Alfarizi. Keunggulan 3-0 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah perubahan pemain. Arema memasukkan Hansamu Yama untuk menggantikan Walisson Maia sejak menit ke-46. Sementara Isenmulang memasukkan Kenji Nishioka menggantikan Galuh Nata.
Arema tidak mengendurkan serangan meski sudah unggul tiga gol. Sejumlah pergantian kembali dilakukan untuk menjaga tenaga sekaligus mempertahankan intensitas permainan.
Diego Landis ditarik keluar pada menit ke-66 dan digantikan Julian Guevara. Alfeandra Dewangga juga meninggalkan lapangan dan posisinya digantikan Matheus Blade pada menit yang sama.
Di kubu Isenmulang, Makan Konate ditarik keluar pada menit ke-74 untuk digantikan Adriel Fernandez. Pergantian berikutnya dilakukan pada menit ke-75 ketika Sergio Mendonca digantikan Rafly Ariyanto.
Pesta Arema akhirnya kembali berlanjut pada menit ke-85. Mauro Zijlstra mencetak gol keempat untuk membawa Singo Edan unggul 4-0. Gol tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Arema tetap agresif meski pertandingan memasuki fase akhir.
Zijlstra sebelumnya masuk menggantikan Marco Vinicius pada menit ke-82. Hanya beberapa menit setelah berada di lapangan, pemain tersebut langsung memberikan kontribusi penting melalui gol yang membuat keunggulan Arema semakin besar.
Baca Juga: Live Score Arema vs Isenmulang 3-0 Menit 64: Johan Alfarizi Buka Jalan Pesta Arema
Statistik pertandingan juga memperlihatkan Arema mampu menciptakan lebih banyak ancaman. Sebelumnya, ketika laga memasuki menit ke-64, Arema telah mencatat 11 tembakan, dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Isenmulang menghasilkan enam tembakan dan dua mengarah ke gawang.
Meski Isenmulang sempat unggul dalam penguasaan bola dengan 53 persen berbanding 47 persen milik Arema, efektivitas Singo Edan di depan gawang menjadi pembeda utama.
Kini, dengan skor 4-0 hingga menit ke-88, Arema hanya membutuhkan beberapa menit lagi untuk mengamankan kemenangan pada pertandingan pembuka musim. Sementara Isenmulang harus menerima kenyataan tertinggal empat gol dalam laga perdananya di kasta tertinggi.
Jika skor bertahan sampai pertandingan berakhir, Arema akan mendapatkan modal besar untuk mengawali BRI Super League 2026/2027. Kemenangan besar di kandang juga menjadi sinyal awal bahwa Singo Edan siap bersaing pada musim baru.
Editor : Mahendra Aditya