Ko Hee-jin Mundur dari Red Sparks, Respon Megawati Hangestri?

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:11 WIB
Koo He Jin saat melatih Red Sparks dan Megawati.
Koo He Jin saat melatih Red Sparks dan Megawati.

RADAR KUDUS - Ko Hee-jin resmi meninggalkan kursi pelatih kepala JungKwanJang Red Sparks setelah menyatakan mundur dengan alasan mengambil tanggung jawab atas berbagai persoalan yang terjadi di dalam tim. Keputusan tersebut diumumkan Red Sparks pada Jumat (28/8/2026), sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Ko Hee-jin bersama klub yang pernah dibela Megawati Hangestri Pertiwi.

Dalam pernyataan resminya, Red Sparks menyebut Ko Hee-jin telah menyampaikan keinginan untuk mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas serangkaian peristiwa yang terjadi. Manajemen klub menerima keputusan tersebut dan akan segera memulai proses pencarian pelatih pengganti agar persiapan tim kembali berjalan normal.

“Klub memutuskan untuk menerima pengunduran diri pelatih Ko Hee-jin setelah ia menyatakan niatnya untuk mengundurkan diri dan bertanggung jawab sebagai pelatih atas serangkaian peristiwa tersebut,” demikian inti pernyataan Red Sparks kepada para penggemarnya pada 28 Agustus 2026.

Baca Juga: Bukan karena Performa Tim, Ini Alasan Ko Hee-jin Lepas Jabatan Pelatih Red Sparks

Keputusan ini menarik perhatian di Indonesia karena Ko Hee-jin memiliki sejarah cukup kuat dengan Megawati. Pelatih asal Korea Selatan itu merupakan sosok yang membawa Megawati ke Red Sparks dan mendampinginya selama dua musim di Liga Voli Korea. Hubungan keduanya juga sempat menjadi sorotan karena Ko Hee-jin dikenal memberikan kepercayaan besar kepada opposite asal Indonesia tersebut.

Namun, hingga pengumuman pengunduran diri Ko Hee-jin pada Jumat (28/8/2026), belum ditemukan pernyataan resmi dari Megawati yang secara khusus menanggapi keputusan mantan pelatihnya tersebut. Karena itu, belum tepat jika reaksi atau sikap tertentu disematkan kepada Megawati tanpa adanya pernyataan langsung darinya.

Megawati sendiri kini menjalani fase berbeda dalam kariernya di Liga Voli Korea. Setelah meninggalkan Red Sparks, pemain asal Jember tersebut bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk menghadapi musim 2026/2027. Ia bahkan sebelumnya menyampaikan pesan kepada Ko Hee-jin menjelang kemungkinan pertemuan dengan mantan klubnya.

Baca Juga: Coach Ko Hee-jin Mundur dari Red Sparks, Ambil Tanggung Jawab atas Rentetan Insiden Tim

Dalam wawancara yang diberitakan pada Juli 2026, Megawati mengatakan dirinya tidak sabar untuk kembali bertemu Ko Hee-jin dalam persaingan di Liga Voli Korea. CNN Indonesia mengutip pesannya kepada sang mantan pelatih, “Sampai bertemu.”

Pesan tersebut muncul ketika situasinya masih sangat berbeda. Saat itu Ko Hee-jin masih tercatat sebagai pelatih Red Sparks dan Megawati bersiap menghadapi klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di Korea Selatan.

Kini, situasinya berubah. Ko Hee-jin justru telah meninggalkan Red Sparks setelah menyatakan bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi di lingkungan tim. Klub menyatakan fokus berikutnya adalah memastikan para pemain dapat kembali berkonsentrasi menjalani latihan dan persiapan pertandingan sembari proses penunjukan pelatih baru dilakukan.

Perpisahan tersebut juga menjadi babak baru bagi hubungan profesional Ko Hee-jin dan Megawati. Keduanya sebelumnya menjadi bagian dari perjalanan Red Sparks yang cukup menonjol dalam beberapa musim terakhir. Ko Hee-jin bahkan mendapat perpanjangan kontrak pada 2024 dengan durasi 2+1 tahun setelah membawa Red Sparks mencapai fase playoff.

Di sisi lain, Megawati kini memiliki tantangan sendiri bersama Hyundai Hillstate. Ia kembali ke V-League dengan klub berbeda setelah sebelumnya memperkuat Red Sparks selama dua musim. Kepindahannya membuat potensi pertemuan melawan mantan klub dan mantan pelatihnya menjadi salah satu cerita menarik pada musim baru.

Dengan belum adanya komentar langsung dari Megawati mengenai pengunduran diri Ko Hee-jin, perhatian publik kini tertuju pada dua hal: siapa yang akan mengambil alih Red Sparks dan bagaimana klub tersebut melanjutkan persiapan tanpa sosok pelatih yang selama beberapa musim menjadi bagian penting dari tim.

Red Sparks sendiri meminta maaf kepada para penggemar atas kekhawatiran yang muncul akibat berbagai persoalan tersebut. Manajemen juga menyatakan akan berupaya menjalankan klub dengan lebih bertanggung jawab untuk memulihkan stabilitas dan kepercayaan terhadap tim.

Editor : Mahendra Aditya
Ko Hee-jin mundur Ko Hee-jin Red Sparks Red Sparks Megawati Hangestri Liga Voli Korea