Sekali Kalah dan Kebobobolan, Garuda Pertiwi Gagal Menangi Partai Final Srikandi Merdeka Cup

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 09:26 WIB
BERPROSES: Pemain Garuda Pertiwi berfoto bersama dan menunjukkan medali setelah laga final. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)
BERPROSES: Pemain Garuda Pertiwi berfoto bersama dan menunjukkan medali setelah laga final. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)

KUDUS - Perjalanan Tim Nasional Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi di ajang Srikandi Merdeka Cup 2026 harus berakhir sebagai runner-up.

Pada laga final yang digelar di Supersoccer Arena Kudus, Minggu (23/8/2026) malam, Garuda Pertiwi kalah tipis 0-1 dari Timnas Putri U-16 Thailand.

Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama yang dialami Indonesia sepanjang turnamen. Sebelum tampil di partai puncak, Garuda Pertiwi belum pernah menelan kekalahan.

Namun, catatan apik itu harus berakhir saat menghadapi Thailand dalam pertandingan penentuan gelar juara.

Sejak peluit awal dibunyikan, Thailand tampil lebih dominan. Penguasaan bola dan permainan tim Negeri Gajah Putih terlihat lebih menonjol, termasuk dalam menciptakan sejumlah peluang ke arah gawang Indonesia.

Peluang pertama Thailand tercipta pada menit ke-12 melalui Phonnapat Phapyai.

Pemain bernomor punggung 12 tersebut menerima umpan dari sisi kiri sebelum melepaskan tendangan langsung ke arah gawang yang dikawal Alleana Ayu Arumy. Beruntung, Alleana masih mampu menggagalkan peluang tersebut.

Thailand kembali mengancam dua menit kemudian. Umpan dari sektor kanan berhasil disambut Phonnapat yang berdiri cukup bebas.

Bola yang dikuasainya langsung diupayakan masuk ke gawang Indonesia, tetapi kembali mampu diamankan oleh Alleana.

Tekanan bertubi-tubi Thailand akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-23. Kawinthida Kikuntod, pemain bernomor punggung 23, sukses memanfaatkan tendangan bebas untuk membawa timnya unggul.

Tendangan langsung yang dilepaskan Kawinthida mengarah ke gawang Garuda Pertiwi dan tak mampu diantisipasi Alleana. Bola pun bersarang di jala Indonesia dan membuat Thailand unggul 1-0.

Setelah tertinggal, Garuda Pertiwi berusaha memperkuat pertahanan agar tidak kembali kebobolan.

Dalam salah satu duel, pemain belakang Indonesia bernomor punggung 4, Jazlyn Kayla Firyal, sempat harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami benturan dengan Phonnapat Phapyai.

Jazlyn terlihat kesakitan akibat benturan yang mengenai kaki kirinya. Namun, tak berselang lama, ia kembali mendapat izin dari wasit untuk melanjutkan pertandingan.

Pada menit ke-34, Jazlyn justru mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas.

Tendangan kaki kirinya langsung diarahkan ke gawang Thailand, tetapi bola masih belum menemui sasaran.

Hingga berakhirnya babak pertama, Garuda Pertiwi belum mampu menciptakan ancaman berarti ke pertahanan Thailand.

Dominasi serangan pada paruh pertama pertandingan lebih banyak menjadi milik Thailand.

Hal itu terlihat dari catatan peluang yang tercipta. Thailand mampu melepaskan tiga tembakan tepat sasaran ke gawang Indonesia, sedangkan Garuda Pertiwi belum mencatatkan satu pun tendangan tepat sasaran sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Thailand kembali mencoba menambah keunggulan. Pada menit ke-54, pemain bernomor punggung 4, Thitirat Samrong, mencoba peruntungan dengan melepaskan tendangan jarak jauh.

Tendangannya mengarah tepat ke gawang Indonesia. Namun, Alleana mampu merespons dengan baik dan menangkap bola untuk menggagalkan peluang Thailand.

Hingga menit ke-80, Garuda Pertiwi masih kesulitan menciptakan serangan yang benar-benar mengancam gawang Thailand.

Di sisi lain, Thailand terus berupaya mencari gol kedua untuk mengamankan kemenangan.

Thailand sebenarnya sempat kembali membobol gawang Indonesia pada menit ke-88. Kawinthida Kikuntod berhasil mengirimkan bola langsung ke dalam gawang Garuda Pertiwi melalui tendangan sudut.

Namun, gol tersebut tidak disahkan wasit. Gol dianulir karena pemain Thailand dinilai melakukan pelanggaran dengan mengganggu kiper Indonesia.

Tidak ada lagi gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Thailand pun memastikan kemenangan dengan skor 1-0 sekaligus merebut gelar juara Srikandi Merdeka Cup 2026.

Sementara Garuda Pertiwi harus menerima hasil sebagai runner-up setelah perjuangan tanpa kekalahan pada pertandingan-pertandingan sebelumnya terhenti di laga final.

Pada hari yang sama, Malaysia memastikan diri menempati peringkat ketiga. Dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung pada sore hari, Malaysia berhasil menumbangkan Yordania dengan skor telak 4-0. (gal)

Editor : Ali Mustofa
Srikandi Merdeka Cup 2026 Timnas Putri U-16 runner up garuda pertiwi thailand