RADAR KUDUS - Premier League 2026/27 berpotensi menjadi panggung lahirnya sejumlah bintang muda baru. Dari JJ Gabriel dan Shea Lacey di Manchester United, Geovany Quenda di Chelsea, hingga Brian Madjo bersama Aston Villa, deretan talenta yang masuk radar NXGN siap mengejar kesempatan menembus level tertinggi sepak bola Inggris.
Fenomena tersebut memperlihatkan semakin besarnya peran akademi dan sistem perekrutan pemain muda di klub-klub Premier League. Sejumlah pemain bahkan telah mendapatkan pengalaman di level senior, sementara yang lain mulai mencuri perhatian dalam pramusim dan kompetisi kelompok umur.
GOAL sebelumnya memasukkan talenta-talenta muda tersebut dalam radar NXGN, yang merupakan daftar pemain remaja paling menjanjikan di dunia. Daftar NXGN 2026 mencakup pemain kelahiran 1 Januari 2007 atau setelahnya dan menempatkan sejumlah nama yang kini bersiap menghadapi tantangan baru di Inggris.
Salah satu nama yang paling menarik perhatian adalah JJ Gabriel. Penyerang muda Manchester United tersebut baru berusia 15 tahun ketika tampil produktif di level U-18. Ia mencetak 23 gol di kompetisi liga sepanjang musim 2025/26 dan mendapat penghargaan Young Player of the Year dari klub. Manchester United bahkan telah mendokumentasikan seluruh 23 golnya dalam satu musim tersebut.
Baca Juga: Nomor 6 Franco Baresi Kembali Hadir di Jersey AC Milan Sepanjang Musim 2026/27
Gabriel juga sudah merasakan atmosfer tim senior. United mempercepat proses perkembangannya dengan melibatkannya dalam latihan bersama skuad utama. Ia kemudian mendapat kesempatan tampil pada pertandingan pramusim. Usianya yang masih sangat muda membuat klub tentu harus mengatur proses transisinya dengan hati-hati, tetapi kualitas yang diperlihatkannya membuat namanya menjadi salah satu yang paling menarik untuk dipantau.
Manchester United juga memiliki Shea Lacey. Pemain berusia 19 tahun itu mampu beroperasi di sejumlah posisi lini depan, terutama dari sisi kanan. Kemampuan menggiring bola, kontrol yang rapat, serta kecenderungannya bergerak ke dalam menjadikannya salah satu pemain akademi yang berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Nama lain yang mulai mendapat perhatian di Old Trafford adalah Tyler Fletcher. Gelandang tersebut sudah mencicipi sepak bola senior dan memperlihatkan perkembangan positif bersama tim muda United. Pengalaman internasionalnya bersama Skotlandia juga menjadi tambahan penting dalam proses menuju level senior secara penuh.
Baca Juga: Crystal Palace Tolak Manchester City, Adam Wharton Tak Dijual Musim Panas Ini
Chelsea memiliki salah satu talenta paling menarik dalam diri Geovany Quenda. Winger asal Portugal itu resmi bergabung dengan Chelsea dari Sporting CP untuk musim 2026/27 setelah sebelumnya menjalani dua musim di tim utama klub Portugal tersebut. Chelsea mengikatnya dengan kontrak hingga 2034.
Quenda menembus tim utama Sporting pada usia 17 tahun dan mencatat sejumlah rekor penting. Ia menjadi pencetak gol termuda klub dalam sejarah serta menjadi pemain Portugal termuda yang mencetak gol di Liga Champions. Di Chelsea, ia mengenakan nomor punggung 23 dan sudah mendapatkan kesempatan tampil sejak pramusim.
Chelsea juga masih memiliki Landon Emenalo, gelandang serbabisa berusia 18 tahun yang berkembang melalui akademi klub. Putra mantan direktur teknis Chelsea Michael Emenalo itu telah mendapat pengalaman berlatih bersama tim utama dan beberapa kali masuk daftar pemain pertandingan. Kemampuannya bermain di lini tengah maupun sebagai bek kiri membuatnya memiliki fleksibilitas yang menarik.
Di Manchester City, Jeremy Monga menjadi salah satu prospek yang patut diperhatikan. Pemain berusia 17 tahun itu sebelumnya mencatat sejarah bersama Leicester City dengan menjadi pemain termuda klub yang tampil di Premier League. Kini ia melanjutkan perkembangannya di Etihad setelah City memenangkan persaingan untuk mendapatkan jasanya.
City juga memiliki Ryan McAidoo. Winger berusia 18 tahun tersebut bergabung dari akademi Chelsea pada 2024 dan mulai mendapatkan kepercayaan di tim senior. Ia telah mencetak gol pada debutnya di Piala FA musim lalu dan kemudian dipromosikan ke skuad utama untuk kampanye 2026/27.
Pelatih City Enzo Maresca memilih mempertahankan McAidoo di sekitar skuad utama ketimbang langsung mengirimnya sebagai pemain pinjaman. Menurut Maresca, sang winger masih membutuhkan jalur perkembangan yang tepat dan kesempatan untuk belajar dari pemain-pemain senior.
Liverpool pun memiliki kandidatnya sendiri melalui Trey Nyoni. Gelandang berusia 19 tahun tersebut menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol selama pramusim. Kemampuan distribusi bola, visi permainan, intensitas pressing, serta fleksibilitasnya membuat Nyoni dinilai memiliki karakter yang cocok dengan kebutuhan tim senior.
Baca Juga: Arsenal Tebus Ezri Konsa dari Aston Villa, Ini Alasan Rio Ferdinand Terpukau
Aston Villa tidak kalah menarik. Brian Madjo menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian setelah mencetak gol untuk Villa ketika menghadapi Paris Saint-Germain di Piala Super UEFA. Gol tersebut menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah final kompetisi tersebut.
Madjo bergabung dengan Villa dari Metz pada Januari 2026 dalam transfer yang dilaporkan mencapai sekitar £12 juta. Sebelum pindah ke Inggris, ia sudah mencatat pengalaman bermain di Ligue 1 meski masih berusia sangat muda. Penampilannya melawan PSG menjadi salah satu indikasi bahwa ia memiliki kemampuan untuk menghadapi lawan di level elite.
George Hemmings juga berada dalam radar Villa. Gelandang 19 tahun itu berkembang pesat melalui sistem akademi klub dan mendapatkan kesempatan tampil di level senior. Kemampuan bermain dengan kedua kaki serta fleksibilitas menempati beberapa peran di lini tengah menjadi salah satu kekuatannya.
Crystal Palace memiliki Zavier Gozo, winger asal Amerika Serikat yang bergabung setelah tampil mengesankan di MLS. Pemain berusia 19 tahun itu mencetak enam gol dan empat assist dalam 16 pertandingan untuk Real Salt Lake pada musim 2026 sebelum mendapatkan kesempatan pindah ke Inggris.
Gozo dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan membawa bola yang menjadi senjata utamanya. Palace berharap sistem pengembangan pemain mereka dapat membantu sang winger beradaptasi dengan tuntutan sepak bola Inggris.
Tottenham juga menyimpan beberapa prospek yang berpeluang mencuri perhatian. Mikey Moore kembali ke London setelah menjalani masa peminjaman yang produktif bersama Rangers. Ia mencetak tujuh gol dan empat assist dalam 47 penampilan serta dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Tahun Ini versi Scottish FA.
Moore telah menunjukkan perkembangan penting sebagai winger yang mampu bermain di sisi kanan maupun bergerak ke area tengah. Penampilannya pada pramusim, termasuk dua gol dalam kemenangan atas Hoffenheim, menjadi modal untuk bersaing mendapatkan tempat di bawah Roberto De Zerbi.
Spurs juga memiliki Luca Williams-Barnett. Pemain muda tersebut telah lama dianggap sebagai salah satu produk paling menjanjikan dari akademi klub. Kemampuannya mengontrol bola, bermain melebar maupun masuk ke tengah, serta naluri mencetak gol membuatnya berpeluang mendapat kesempatan di tim senior.
Di Brighton, perhatian tertuju kepada Luka Vuskovic dan Zadok Yohanna. Vuskovic datang setelah menjalani musim mengesankan di Bundesliga bersama Hamburg. Bek tengah Kroasia itu mencetak enam gol dalam 28 pertandingan dan mendapat penghargaan Rookie of the Season sebelum pindah ke Brighton.
Sementara itu, Yohanna merupakan winger Nigeria yang dikenal karena kecepatan, kemampuan melewati pemain lawan, dan kreativitas di sepertiga akhir. Brighton berharap pemain muda tersebut dapat berkembang menjadi bagian penting dari lini serang mereka.
Newcastle United juga memiliki dua pemain yang menarik untuk diamati. Mason Miley merupakan gelandang bertahan yang bisa beroperasi sebagai bek kanan. Setelah bertahun-tahun berada di akademi Newcastle, ia mulai mendapat kesempatan menunjukkan kemampuannya di tim senior pada masa pramusim.
Sean Steur menjadi rekrutan muda lain yang tiba di St James' Park dari Ajax. Gelandang asal Belanda itu sebelumnya telah mendapatkan pengalaman di Eredivisie dan dikenal mengagumi gaya bermain Pedri serta Vitinha. Newcastle melihatnya sebagai investasi jangka panjang untuk lini tengah.
Bournemouth memiliki Veljko Milosavljevic, bek tengah berusia 19 tahun yang sudah mengoleksi sejumlah penampilan bersama tim utama setelah pindah dari Serbia. Pengalaman bermain sebagai gelandang bertahan ketika masih muda turut membantu kemampuan teknisnya saat menguasai bola.
Hull City, yang kembali ke Premier League, juga membawa prospek menarik dalam diri Lucas Herrington. Bek asal Australia tersebut didatangkan setelah tampil impresif di MLS dan telah mendapatkan pengalaman bersama tim nasional Australia. Kepindahannya ke Hull sekaligus menjadi langkah besar dalam karier profesionalnya.
Arsenal pun tidak mau ketinggalan. Marli Salmon menjadi salah satu pemain muda yang mulai mencuri perhatian selama pramusim. Bek berusia 16 tahun tersebut dapat bermain di beberapa posisi di lini belakang dan menunjukkan ketenangan yang cukup matang ketika menghadapi lawan senior.
Jika daftar tersebut menunjukkan satu hal, Premier League musim 2026/27 tidak hanya akan menjadi persaingan para pemain bintang yang sudah mapan. Banyak klub telah menyiapkan generasi berikutnya, dengan sejumlah wonderkid kini berada sangat dekat dengan kesempatan membuktikan diri di panggung terbesar sepak bola Inggris.
Beberapa di antaranya mungkin hanya memperoleh beberapa menit bermain, sementara yang lain bisa saja berkembang menjadi pemain reguler. Namun, dengan pengalaman senior yang mulai mereka kumpulkan dan penampilan pramusim yang menjanjikan, nama-nama seperti Gabriel, Quenda, Madjo, Nyoni, Monga, Moore, Vuskovic hingga Lacey layak masuk daftar pemain muda yang patut diperhatikan sepanjang musim ini.
Editor : Mahendra Aditya