RADAR KUDUS - Crystal Palace menutup peluang Manchester City mendapatkan Adam Wharton pada bursa transfer musim panas 2026. Manajer baru Palace, Pierre Sage, menegaskan gelandang berusia 22 tahun itu diharapkan tetap berada di Selhurst Park untuk musim mendatang meski City telah melakukan pendekatan.
Manchester City memang sedang mencari tambahan tenaga di lini tengah setelah kehilangan sejumlah pemain penting. Wharton kemudian masuk dalam radar klub asuhan Enzo Maresca, tetapi Palace memilih mempertahankan salah satu aset terpenting mereka menjelang dimulainya Premier League 2026/27.
Sage tidak menutup kemungkinan Wharton suatu saat bermain untuk klub yang lebih besar. Namun, menurutnya, musim tambahan bersama Palace justru bisa menjadi tahap penting dalam perkembangan pemain internasional Inggris tersebut.
“Sekarang bukan saatnya untuk melakukan itu,” kata Sage ketika ditanya mengenai potensi kepindahan Wharton. Ia menilai satu musim lagi bersama Palace, terutama dalam proyek baru di bawah kepemimpinannya, akan memberikan manfaat bagi perkembangan sang gelandang. Sage juga menegaskan timnya masih membutuhkan Wharton.
Sikap Palace tersebut membuat Manchester City harus mencari alternatif lain. City memang membutuhkan perombakan di lini tengah setelah perubahan besar dalam skuad. Sejumlah laporan menyebut klub sedang mempertimbangkan beberapa nama, termasuk Ayyoub Bouaddi dan Enzo Fernandez, selain Wharton.
Bagi Palace, mempertahankan Wharton menjadi bagian penting dari upaya melanjutkan proyek klub setelah era Oliver Glasner. Sage baru ditunjuk sebagai pengganti pelatih asal Austria tersebut dan mendapat tugas mempertahankan momentum setelah Palace meraih tiga trofi dalam kurun 12 bulan, termasuk FA Cup dan UEFA Conference League.
Wharton sendiri masih terikat kontrak dengan Crystal Palace hingga 2029. Ia bergabung dari Blackburn Rovers pada 2024 dan sejak itu berkembang menjadi salah satu gelandang muda yang paling menarik perhatian di Premier League. Ia juga telah mengoleksi empat penampilan bersama tim senior Inggris.
Perkembangannya semakin menonjol setelah ikut membantu Palace meraih trofi FA Cup 2024/25 dan UEFA Conference League 2025/26. Catatan tersebut membuat wajar jika klub-klub papan atas mulai memantau situasinya, tetapi Palace kini menunjukkan bahwa mereka tidak terburu-buru melepas pemain yang masih berada dalam tahap penting perkembangan karier.
Musim 2026/27 juga menjadi periode baru bagi Palace. Klub London selatan itu harus menghadapi tantangan mempertahankan sejumlah pemain penting sekaligus beradaptasi dengan pergantian pelatih. The Guardian mencatat Palace masih berusaha mempertahankan pemain seperti Wharton dan Daniel Muñoz setelah keberhasilan mereka dalam beberapa musim terakhir.
Sementara itu, Manchester City akan mengawali kompetisi Premier League 2026/27 dengan menghadapi Bournemouth di Etihad Stadium pada Minggu, 23 Agustus. Setelah pertandingan tersebut, City dijadwalkan bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan berikutnya.
Dengan demikian, untuk saat ini Wharton tetap menjadi bagian dari rencana Palace. Ketertarikan Manchester City belum mengubah keputusan klub, sementara Sage berharap satu musim tambahan di London selatan dapat membantu sang gelandang berkembang sebelum kemungkinan mengambil langkah lebih besar dalam kariernya.
Editor : Mahendra Aditya