KUDUS – Timnas Putri U-16 Indonesia Putri Nusantara menutup perjalanan di fase grup Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan kemenangan.
Bermain di Supersoccer Arena, Kudus, Rabu (19/8) malam, skuad muda Indonesia berhasil menundukkan Yordania dengan skor 3-1.
Sayangnya, kemenangan tersebut belum cukup untuk membawa Putri Nusantara melangkah ke semifinal.
Jumlah produktivitas gol menjadi pembeda dalam persaingan Grup B sehingga Yordania tetap berhak menempati posisi runner-up dan melaju ke babak berikutnya.
Yordania selanjutnya akan menghadapi Garuda Pertiwi yang keluar sebagai juara Grup A pada semifinal, Jumat (21/8) pukul 20.00 WIB.
Sementara itu, Thailand memastikan diri sebagai juara Grup B setelah menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan tanpa kebobolan.
Putri Nusantara Langsung Tancap Gas
Sejak pertandingan dimulai, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi.
Putri Nusantara dan Yordania sama-sama membutuhkan hasil maksimal demi menjaga peluang lolos sehingga persaingan di lini tengah berlangsung ketat.
Indonesia berhasil membuka keunggulan ketika pertandingan memasuki menit ketujuh.
Kesalahan penjaga gawang Yordania saat membangun serangan membuat bola jatuh ke kaki Lintang Anugrah Radisty.
Tanpa membuang kesempatan, Lintang langsung melepaskan tendangan voli keras. Bola meluncur deras dan tidak mampu dijangkau kiper Yordania, Alma Mouhanad Yousef Shatat.
Gol tersebut membuat kepercayaan diri Putri Nusantara meningkat. Mereka terus berupaya mencari gol tambahan, meski pertahanan Yordania cukup rapat.
Sejumlah percobaan dilakukan dari luar kotak penalti karena ruang di area pertahanan lawan cukup terbatas.
Di sisi lain, Yordania mencoba membangun serangan melalui kedua sayap.
Namun, barisan pertahanan Putri Nusantara tampil disiplin sehingga serangan lawan belum mampu menghasilkan peluang berbahaya di dalam kotak penalti.
Penalti Bawa Indonesia Unggul 2-0
Tekanan Putri Nusantara akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-37.
Dian Aprilia Pary melakukan penetrasi dari sisi kanan dan berusaha masuk ke area pertahanan Yordania.
Upaya tersebut dihentikan melalui pelanggaran Nuha Essa Ahmed.
Wasit kemudian menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti untuk Indonesia.
Dian yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan tenang. Ia berhasil mengecoh penjaga gawang Yordania dan mengubah skor menjadi 2-0.
Keunggulan dua gol tersebut bertahan sampai turun minum.
Yordania Sempat Mengejar
Memasuki babak kedua, Yordania meningkatkan intensitas permainan. Tekanan tinggi mulai diterapkan sejak lini kedua untuk mengganggu aliran bola Putri Nusantara.
Beberapa peluang berhasil diciptakan, termasuk melalui pergerakan Alma Odai Yousef Alsyiafy dari sisi kiri.
Namun, aksinya masih dapat dihentikan Naura Airish Qaisara Rifaldhi.
Yordania akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-60 melalui Ragad Rafat Harbi Haqrous.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali berjalan lebih terbuka.
Putri Nusantara tidak tinggal diam. Pada menit ke-80, Indira Fatima berhasil mencetak gol ketiga bagi Indonesia.
Gol tersebut tercipta setelah penjaga gawang Yordania melakukan kesalahan dalam mengontrol bola.
Skor berubah menjadi 3-1 dan Putri Nusantara kembali berada dalam posisi nyaman.
Pada sisa pertandingan, kedua tim masih berusaha menambah gol.
Pergantian pemain di sektor serang dilakukan untuk mencari perubahan, tetapi tidak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit panjang.
Pelatih Bangga dengan Perkembangan Tim
Pelatih kepala Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain meski timnya gagal melaju ke semifinal.
Pelatih yang akrab disapa Taki tersebut menilai anak asuhnya telah menunjukkan keberanian bermain terbuka dan mampu menciptakan banyak peluang.
Menurutnya, performa tim juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama menjalani tiga pertandingan di fase grup.
Taki mengakui timnya memang membutuhkan sedikitnya tiga gol atau lebih untuk menjaga peluang lolos.
Target tersebut berhasil diwujudkan pemain di lapangan, meski pada akhirnya belum cukup untuk mengantarkan Putri Nusantara ke semifinal.
“Terima kasih banyak untuk para pemain yang sudah bekerja keras dengan sangat baik. Kami tahu bahwa kami butuh mencetak tiga gol, bahkan lebih. Para pemain telah memberikan segalanya dan kami mencetak gol yang diinginkan,” katanya.
Ia menilai seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaik dan menunjukkan potensi yang besar untuk berkembang di masa mendatang.
Dian Apresiasi Perjuangan Rekan Setim
Penyerang Putri Nusantara, Dian Aprilia Pary, juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan seluruh pemain.
Menurutnya, pertandingan melawan Yordania memiliki tekanan berbeda karena seluruh tim memiliki motivasi besar untuk mengejar tiket semifinal.
Dian turut senang karena dapat menyumbangkan satu gol melalui titik penalti.
Namun, keberhasilan tersebut terasa kurang lengkap karena kemenangan yang diraih belum mampu membawa tim melanjutkan perjalanan di turnamen.
“Pertandingan hari ini pastinya beda banget. Motivasi kami sangat tinggi untuk bisa lolos ke semifinal. Saya juga sangat bangga bisa mencetak gol dan saya juga bangga kepada teman-teman saya semuanya sudah bekerja keras, tetapi, ya mungkin belum rejekinya,” tandasnya. (gal)
Meski harus mengakhiri kiprah di fase grup, perjuangan Putri Nusantara tetap menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda.
Kemenangan 3-1 atas Yordania menjadi penutup positif, sekaligus menunjukkan bahwa skuad tersebut memiliki potensi untuk berkembang pada kompetisi berikutnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa