Pogba Tinggalkan Monaco Setelah Cuma 6 Kali Tampil

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Paul Pogba gabung AS Monaco
Paul Pogba gabung AS Monaco

RADAR KUDUS - Paul Pogba resmi mengakhiri kebersamaannya dengan AS Monaco setelah hanya satu musim. Perpisahan tersebut diumumkan kedua pihak pada 19 Agustus 2026, sekaligus menutup periode yang tidak berjalan sesuai harapan bagi gelandang asal Prancis tersebut.

Monaco merekrut Pogba sebagai bagian dari upaya klub menghadirkan pengalaman dan kualitas tambahan ke dalam skuad. Namun, perjalanan sang pemain di Stade Louis-II terganggu persoalan kebugaran sehingga kontribusinya di lapangan sangat terbatas.

Selama berseragam Monaco, Pogba tercatat hanya tampil enam kali dan seluruhnya datang sebagai pemain pengganti. Minimnya menit bermain membuat pemain yang pernah menjadi salah satu gelandang terbaik dunia itu kesulitan menunjukkan kemampuan terbaiknya secara konsisten.

Baca Juga: Real Madrid Disebut Tutup Bursa Transfer 95 Persen, Hanya Satu Kondisi yang Bisa Mengubah Rencana

CEO AS Monaco Thiago Scuro mengakui hasil kerja sama tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi awal. Meski demikian, ia menilai kehadiran Pogba tetap memberikan dampak positif, terutama bagi pemain-pemain muda di ruang ganti.

Menurut Scuro, pengalaman Pogba dan kesediaannya memberikan arahan kepada pemain muda menjadi salah satu nilai penting yang dibawa sang gelandang selama berada di Monaco. Klub juga menilai sikap Pogba di luar lapangan tetap profesional meski tidak memperoleh kesempatan bermain sebanyak yang diharapkan.

Pogba sendiri menyampaikan apresiasi terhadap Monaco. Ia mengakui jumlah penampilannya tidak sesuai harapan, tetapi tetap berterima kasih karena klub telah memberinya kesempatan untuk kembali menjalani sepak bola profesional.

Perpisahan ini sekaligus menjadi babak baru dalam perjalanan karier Pogba yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami banyak gangguan.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Sepak Bola, Dokumenter Ungkap Sisi Rapuh Pep Guardiola di Musim Terakhir Bersama Man

Sebelum bergabung dengan Monaco, Pogba harus melewati periode sulit setelah kariernya bersama Juventus berakhir. Ia mendapat hukuman larangan bermain setelah dinyatakan melanggar aturan terkait penggunaan zat terlarang. Hukuman tersebut kemudian dikurangi sehingga Pogba dapat kembali berkompetisi lebih cepat dari keputusan awal.

Pogba kembali ke sepak bola kompetitif setelah menjalani masa hukuman tersebut. Monaco kemudian menjadi klub yang memberinya kesempatan untuk membangun kembali kariernya di level tertinggi Eropa.

Namun, proses comeback itu tidak berlangsung mulus. Masalah kebugaran membuat Pogba belum mampu kembali ke level permainan yang pernah membawanya menjadi bintang Manchester United, Juventus, dan tim nasional Prancis.

Kini, pemain kelahiran 15 Maret 1993 tersebut kembali berstatus tanpa klub dan harus menentukan langkah berikutnya.

Sejumlah laporan mulai mengaitkan Pogba dengan kemungkinan melanjutkan karier di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat atau Liga Arab Saudi. Dua kompetisi tersebut memang kerap menjadi tujuan pemain-pemain berpengalaman yang ingin memasuki fase baru dalam karier mereka.

Namun, belum ada kepastian mengenai klub mana yang akan menjadi tujuan berikutnya. Faktor terpenting bagi Pogba saat ini justru adalah memastikan kondisi fisiknya benar-benar pulih sebelum mengambil keputusan.

Dengan usia 33 tahun, Pogba masih memiliki pengalaman dan reputasi besar, tetapi tantangan terbesarnya bukan lagi sekadar menemukan klub baru. Ia harus membuktikan bahwa tubuhnya mampu mendukung ambisi untuk kembali bermain secara reguler.

Baca Juga: 27 Gol Musim Lalu, Haaland Terancam? Ini 10 Penantang Sepatu Emas Premier League

Karier Pogba sebenarnya pernah berada di level tertinggi. Bersama Juventus, ia berkembang menjadi salah satu gelandang muda paling menonjol di Eropa sebelum kembali ke Manchester United pada 2016 dengan nilai transfer yang saat itu mencapai rekor dunia.

Di level internasional, puncak kariernya terjadi bersama Prancis. Pogba menjadi bagian penting skuad Les Bleus ketika memenangkan Piala Dunia 2018 di Rusia. Ia mencetak salah satu gol dalam kemenangan Prancis atas Kroasia pada final yang berakhir 4-2.

Kini, perjalanan tersebut memasuki fase yang berbeda.

MLS atau Arab Saudi berpotensi menjadi pilihan realistis apabila Pogba ingin mendapatkan lingkungan baru dengan tuntutan kompetisi yang berbeda. Namun, jika ia mampu memulihkan kebugarannya secara menyeluruh, peluang untuk kembali ke level sepak bola kompetitif yang lebih tinggi belum sepenuhnya tertutup.

Yang jelas, Monaco bukanlah akhir karier Pogba. Perpisahan setelah satu musim justru membuka kembali pertanyaan besar: di mana sang juara dunia 2018 akan mencoba menghidupkan kembali kariernya?

Untuk saat ini, jawabannya masih belum pasti. Pogba harus memprioritaskan pemulihan sebelum menentukan klub berikutnya.

Editor : Mahendra Aditya
Pogba Monaco transfer Paul Pogba Pogba MLS Pogba Arab Saudi Paul Pogba