RADAR KUDUS - Persaingan perebutan Sepatu Emas Premier League 2026/2027 kembali menjanjikan pertarungan sengit. Erling Haaland datang sebagai juara bertahan setelah mencetak 27 gol pada musim 2025/2026, tetapi sejumlah penyerang siap menggusur bomber Manchester City tersebut.
Premier League musim 2026/2027 akan dimulai pada 21 Agustus 2026 dan berakhir pada 30 Mei 2027. Dengan kompetisi yang kembali berlangsung selama 38 pekan, konsistensi, kebugaran, hingga peran pemain dalam sistem klub akan menjadi faktor penting dalam perburuan gelar pencetak gol terbanyak.
Haaland jelas masih menjadi nama yang paling sulit diabaikan. Penyerang asal Norwegia itu baru saja mengamankan Sepatu Emas ketiganya setelah mengoleksi 27 gol pada musim lalu. Ia hanya membutuhkan satu gelar lagi untuk menyamai rekor empat Sepatu Emas yang dimiliki Thierry Henry dan Mohamed Salah.
Namun, persaingan musim baru tidak hanya milik Haaland. Igor Thiago membuktikan dirinya sebagai pesaing serius setelah mencetak 22 gol untuk Brentford musim lalu. Antoine Semenyo juga menutup musim dengan 17 gol setelah tampil untuk Bournemouth dan Manchester City.
Berikut 10 kandidat yang layak masuk radar dalam perburuan Sepatu Emas Premier League 2026/2027:
10. Dominic Solanke – Tottenham Hotspur
Dominic Solanke menjadi salah satu pemain yang berpotensi bangkit pada musim baru. Penyerang Tottenham itu belum mampu menunjukkan produktivitas seperti ketika masih memperkuat Bournemouth, tetapi faktor kebugaran menjadi salah satu alasan utama performanya belum maksimal.
Kini Tottenham memasuki fase baru bersama Roberto De Zerbi. Jika Solanke mampu terbebas dari gangguan cedera dan mendapatkan suplai bola yang lebih konsisten, peluangnya untuk meningkatkan catatan gol terbuka lebar.
Solanke memiliki modal berupa kekuatan fisik, kemampuan bergerak mencari ruang, serta pengalaman bermain sebagai ujung tombak. Tantangannya adalah menjaga konsistensi selama satu musim penuh.
9. Antoine Semenyo – Manchester City
Semenyo menjadi salah satu penyerang yang paling menarik perhatian musim lalu. Ia mengawali musim bersama Bournemouth sebelum pindah ke Manchester City dan langsung memberikan kontribusi signifikan.
Total 17 gol Premier League membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak ketiga pada musim 2025/2026. Premier League juga mencatat Semenyo sebagai salah satu pemain yang tampil menonjol setelah pindah ke City pada pertengahan musim.
Kemampuan bermain di beberapa posisi menyerang menjadi keunggulannya. Jika mendapatkan peran lebih besar pada musim 2026/2027, Semenyo berpotensi menjadi pesaing Haaland sekaligus memberi Manchester City dua sumber gol utama.
8. Benjamin Sesko – Manchester United
Benjamin Sesko memiliki modal fisik dan teknik untuk berkembang menjadi salah satu striker elite Premier League. Musim keduanya di Inggris bisa menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi pencetak gol utama Manchester United.
Tantangan terbesar Sesko adalah konsistensi. Ia harus mampu mempertahankan produktivitas bukan hanya sebagai pemain pengganti, tetapi juga ketika dipercaya menjadi starter.
Dengan Manchester United yang berambisi kembali bersaing di papan atas, peningkatan jumlah gol Sesko akan sangat menentukan. Jika mampu memaksimalkan kecepatan, kekuatan, duel udara, dan penyelesaian akhirnya, namanya bisa bergerak jauh lebih tinggi dalam daftar pencetak gol.
7. Igor Thiago – Brentford
Nama Igor Thiago tidak boleh dilewatkan. Penyerang Brentford tersebut menjadi pesaing terdekat Haaland musim lalu setelah mencetak 22 gol.
Catatan tersebut menempatkannya di posisi kedua daftar pencetak gol Premier League 2025/2026. Premier League juga mencatat Thiago sebagai pemain Brasil dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim Premier League pada periode tersebut.
Kekuatan fisik dan kemampuannya bermain sebagai target man membuat Thiago menjadi ancaman serius di kotak penalti. Namun, ada satu catatan penting: delapan dari 22 golnya musim lalu berasal dari titik penalti. Artinya, untuk kembali menembus angka 20 gol, Thiago perlu mempertahankan produktivitas open play sekaligus berharap Brentford kembali mendapatkan banyak peluang penalti.
Jika mampu melakukannya, Thiago berpotensi menjadi rival paling serius Haaland.
6. Ollie Watkins – Aston Villa
Ollie Watkins merupakan salah satu striker paling konsisten di Premier League dalam beberapa musim terakhir. Pengalaman, kemampuan membaca ruang, kecepatan, dan etos kerjanya membuat pemain Aston Villa tersebut selalu menjadi ancaman.
Watkins memang belum pernah memenangkan Sepatu Emas. Namun, konsistensi mencetak gol membuatnya tetap pantas dimasukkan ke dalam daftar kandidat.
Perannya akan semakin penting bagi Aston Villa yang ingin kembali bersaing di papan atas. Jika mendapatkan pasokan peluang yang lebih banyak dan mampu mempertahankan kebugaran, Watkins bisa kembali menjadi salah satu striker dengan produktivitas tinggi.
5. Viktor Gyökeres – Arsenal
Viktor Gyökeres memiliki ekspektasi besar sejak bergabung dengan Arsenal. Tekanan tersebut muncul karena reputasinya sebagai mesin gol sebelum datang ke Inggris.
Musim pertamanya di Premier League menunjukkan proses adaptasi yang tidak selalu mudah. Namun, Gyökeres perlahan mampu menemukan ritme dan mencatat 14 gol liga pada musim lalu.
Musim kedua berpotensi menjadi titik balik. Arsenal merupakan tim yang mampu menciptakan banyak peluang dan memiliki ambisi mempertahankan gelar. Jika Gyökeres semakin menyatu dengan sistem permainan, peningkatan produktivitas sangat mungkin terjadi.
4. Cole Palmer – Chelsea
Cole Palmer memiliki kualitas untuk mencetak gol sekaligus menciptakan peluang. Karena itu, meski posisinya tidak selalu sebagai striker murni, ia tetap layak diperhitungkan dalam perburuan Sepatu Emas.
Palmer pernah membukukan 22 gol Premier League dalam satu musim bersama Chelsea. Angka tersebut menjadi bukti bahwa ketika berada dalam kondisi optimal dan mendapatkan kebebasan menyerang, ia mampu menjadi mesin gol.
Musim baru memberikan kesempatan untuk kembali ke level tersebut. Dengan Chelsea memiliki sejumlah pemain kreatif di lini depan, Palmer berpotensi memperoleh ruang yang lebih besar untuk masuk ke kotak penalti dan menyelesaikan serangan.
3. Alexander Isak – Liverpool
Alexander Isak menjadi salah satu kandidat paling menarik. Kemampuannya sebenarnya sudah tidak perlu diragukan setelah mencetak 44 gol Premier League dalam dua musim terakhirnya bersama Newcastle.
Persoalannya adalah kebugaran. Musim lalu ia tidak mendapatkan kontinuitas yang diharapkan sehingga produktivitasnya bersama Liverpool belum mencerminkan kemampuan sebenarnya.
Jika Isak berhasil menjaga kondisi fisiknya sepanjang musim, peluangnya untuk masuk dalam persaingan Sepatu Emas sangat terbuka. Liverpool memiliki kualitas pemain yang mampu menyediakan banyak peluang bagi striker utama mereka.
Karena itu, musim 2026/2027 bisa menjadi periode pembuktian bagi Isak untuk menunjukkan bahwa dirinya memang pantas dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik di Inggris.
2. Joao Pedro – Chelsea
Joao Pedro menjadi salah satu nama yang berpotensi membuat kejutan. Pemain asal Brasil tersebut tampil produktif dan menunjukkan kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi.
Catatan 14 gol Premier League musim lalu menjadi modal penting untuk menghadapi musim baru. Dengan usia yang masih berada pada fase perkembangan, Pedro memiliki ruang besar untuk meningkatkan produktivitas.
Jika kombinasi Joao Pedro, Cole Palmer dan pemain kreatif Chelsea lainnya berjalan efektif, jumlah peluang yang diterimanya bisa meningkat signifikan. Kondisi tersebut dapat membawanya masuk ke persaingan papan atas pencetak gol.
1. Erling Haaland – Manchester City
Sulit menempatkan siapa pun di posisi teratas selain Haaland.
Penyerang Manchester City itu kembali memenangkan Sepatu Emas musim lalu dengan 27 gol. Itu merupakan gelar ketiganya setelah sebelumnya meraihnya pada 2022/2023 dan 2023/2024. Haaland kini hanya berjarak satu gelar dari rekor empat Sepatu Emas milik Henry dan Salah.
Yang membuat Haaland semakin menakutkan adalah volumenya. Pada musim 2025/2026, ia menjadi pemain dengan jumlah tembakan terbanyak di Premier League dan tetap menjadi salah satu pemain dengan ancaman gol terbesar.
Musim baru memang menghadirkan pertanyaan karena Manchester City memasuki era berbeda di bawah pelatih baru. Namun, selama Haaland mendapatkan suplai bola yang memadai dan mampu menjaga kebugaran, ia tetap menjadi kandidat paling kuat.
Pertarungan kali ini juga menarik karena beberapa pesaing sudah menunjukkan kemampuan mendekati catatannya. Thiago mencetak 22 gol, hanya terpaut lima dari Haaland, sedangkan Semenyo menutup musim dengan 17 gol.
Haaland tetap menjadi favorit, tetapi margin keunggulannya tidak boleh dianggap aman. Musim 2026/2027 bisa menghadirkan pertarungan yang lebih ketat jika para penantang mampu mempertahankan konsistensi.
Dengan pertandingan pertama dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus, perburuan Sepatu Emas akan kembali dimulai dari nol. Haaland mengejar gelar keempat, sementara para penantang seperti Thiago, Semenyo, Isak, Gyökeres, Palmer dan Joao Pedro berusaha merebut mahkota tersebut.
Prediksi 10 kandidat utama:
-
Erling Haaland – Manchester City
-
Joao Pedro – Chelsea
-
Alexander Isak – Liverpool
-
Cole Palmer – Chelsea
-
Viktor Gyökeres – Arsenal
-
Ollie Watkins – Aston Villa
-
Igor Thiago – Brentford
-
Benjamin Sesko – Manchester United
-
Antoine Semenyo – Manchester City
-
Dominic Solanke – Tottenham Hotspur