RADAR KUDUS – Megawati Hangestri Pertiwi belum sekalipun tampil dalam pertandingan resmi bersama Hyundai E&C Hillstate pada musim 2026/2027, tetapi pengaruhnya sudah lebih dulu terasa di luar lapangan. Kehadiran opposite asal Indonesia itu ikut mengerek perhatian publik terhadap klub barunya, terutama dari penggemar voli Indonesia.
Lonjakan tersebut terlihat dari aktivitas kanal digital Hyundai Hillstate setelah klub memperkenalkan Megawati sebagai pemain kuota Asia. Bahkan, pada 22 Juli 2026, kanal YouTube resmi Hyundai Hillstate merayakan pencapaian 100.000 subscriber. Data Social Blade yang dikutip sejumlah media juga menunjukkan kanal tersebut memperoleh sekitar 28.000 subscriber baru dalam periode 30 hari hingga 22 Juli.
Angka itu memperlihatkan betapa kuatnya daya tarik Megawati di pasar penggemar voli Indonesia. Pertumbuhan tersebut bahkan sudah terjadi sebelum Megawati menjalani debut kompetitif bersama klub asal Suwon itu.
Baca Juga: SERU! Megawati Hangestri Paling Ditunggu Jelang Duel Hyundai Hillstate vs Pilseung Wonder Dogs
Fenomena serupa sebenarnya sudah terlihat sejak pengumuman perekrutan pada Mei 2026. Setelah Hyundai Hillstate memperkenalkan Megawati, jumlah pengikut Instagram klub dilaporkan melonjak dari sekitar 60 ribuan menjadi lebih dari 114 ribu dalam waktu singkat.
Laporan lain pada periode yang sama bahkan mencatat jumlah pengikut Instagram Hillstate sempat menembus sekitar 132 ribu, dari sekitar 45 ribu sebelum nama Megawati resmi diperkenalkan. Perbedaan angka antarpemantauan wajar terjadi karena jumlah pengikut media sosial berubah setiap saat.
Dengan demikian, klaim bahwa Megawati membawa efek besar terhadap eksposur digital Hyundai Hillstate memiliki indikasi yang cukup kuat. Namun, pertumbuhan pengikut tetap tidak dapat seluruhnya dianggap berasal dari satu faktor. Konten klub, aktivitas promosi, pertandingan, algoritma platform, serta momentum perekrutan pemain juga dapat memengaruhi jumlah followers dan subscriber.
Yang menarik, magnet Megawati bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Selama dua musim memperkuat Daejeon CheongKwanJang Red Sparks pada 2023/2024 dan 2024/2025, pemain kelahiran Jember tersebut sudah membangun basis penggemar besar di Korea Selatan.
Baca Juga: Gaji PPPK Guru Bisa Tembus Rp7,3 Juta, Tapi Belum Ada Angka Kenaikan 2027
Pada musim 2024/2025, Megawati tampil sebagai salah satu pemain paling produktif di V-League. Ia finis di posisi ketiga daftar pencetak angka dan menjadi pemuncak kategori serangan secara keseluruhan. Performa tersebut turut membantu Red Sparks mencapai final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun.
Kini, basis penggemar tersebut ikut berpindah perhatian ke Hyundai Hillstate. Megawati resmi kembali ke Korea Selatan pada 10 Juli 2026 dan langsung bergabung dengan tim untuk mempersiapkan musim baru. Ia bahkan menyatakan targetnya bersama klub anyar adalah meraih gelar juara.
Kembalinya Megawati juga menjadi babak baru setelah sekitar 1 tahun 3 bulan meninggalkan Korea Selatan. Ia terakhir memperkuat Red Sparks sebelum kembali ke Indonesia pada 2025. Kini, Hyundai Hillstate menjadi klub Korea keduanya.
Nomor punggung 88 juga menjadi bagian dari identitas baru Megawati bersama Hillstate. Klub tersebut mendapatkan salah satu pemain Asia yang telah terbukti memiliki pengalaman dan daya tarik komersial di V-League.
Besarnya perhatian publik terhadap Megawati bahkan sudah terlihat dari performa konten digital klub. Video kedatangannya ke Korea Selatan pada 10 Juli dilaporkan telah ditonton lebih dari 400 ribu kali, sementara video perkenalannya juga mencatat ratusan ribu penayangan.
Dari sisi olahraga, ekspektasi terhadap Megawati juga tidak kecil. Hyundai Hillstate mendatangkannya sebagai pemain kuota Asia setelah sebelumnya tampil mengesankan bersama Red Sparks. Megawati kembali ke Korea dengan pengalaman dua musim dan rekam jejak kompetitif yang jauh lebih matang.
Kedatangan Megawati ke Korea juga mendapat perhatian media lokal. Yonhap News Agency memberitakan kepulangannya pada 10 Juli dan menyebut pemain tim nasional Indonesia itu sebagai bagian dari kuota Asia Hyundai Hillstate. Dalam kesempatan tersebut, Megawati menegaskan ambisinya mengejar gelar juara bersama klub barunya.
Baca Juga: Gaji PPPK Sekolah Rakyat 2026: Guru S1/D4 Dapat Rp3,2 Juta, Ini Rincian Lengkapnya
Situasinya menjadi semakin menarik karena efek digital tersebut muncul sebelum Megawati benar-benar membuktikan kemampuannya di pertandingan resmi bersama Hillstate.
Artinya, Hyundai Hillstate kini bukan hanya mendapatkan tambahan kekuatan di sektor serangan, tetapi juga memperoleh pemain dengan basis penggemar internasional yang besar. Khususnya dari Indonesia, pasar yang memiliki komunitas penggemar voli yang sangat aktif.
Sebaliknya, perpindahan Megawati juga membuat perhatian terhadap Red Sparks berubah. Sejumlah pemantauan media sosial menyebut adanya penurunan jumlah pengikut klub tersebut setelah Megawati pergi. Namun, angka ini perlu dibaca hati-hati karena fluktuasi followers tidak cukup untuk membuktikan bahwa seluruh penurunan disebabkan kepergian satu pemain.
Yang lebih kuat justru terlihat dari sisi klub baru: Hyundai Hillstate mengalami pertumbuhan digital yang signifikan sejak nama Megawati masuk ke dalam proyek musim 2026/2027. Bahkan, klub berhasil mencapai tonggak 100.000 subscriber YouTube pada Juli dan terus mendapat perhatian dari penggemar Indonesia.
Kini, tantangan berikutnya berada di lapangan. Setelah sukses membuat nama Hyundai Hillstate semakin ramai diperbincangkan di media sosial, Megawati harus mengubah popularitas tersebut menjadi performa.
Jika mampu mengulang produktivitasnya saat membela Red Sparks, bukan tidak mungkin efek Megawati akan semakin besar sepanjang V-League 2026/2027. Bukan hanya jumlah followers yang bertambah, tetapi juga perhatian terhadap pertandingan, penjualan merchandise, engagement digital, hingga citra Hyundai Hillstate di Indonesia.
Dengan kata lain, Megawati belum melakukan spike pertama untuk Hillstate, tetapi namanya sudah lebih dulu membuat kanal digital klub ikut melonjak.
Editor : Mahendra Aditya