KUDUS – Perjalanan Timnas Putri U-16 Indonesia, Putri Nusantara, di ajang Srikandi Merdeka Cup 2026 harus berakhir setelah kalah 0-2 dari Singapura.
Kekalahan tersebut menjadi hasil pahit bagi skuad Garuda Pertiwi muda yang harus mengakhiri persaingan di fase grup tanpa mengoleksi satu pun poin.
Dua gol kemenangan Singapura masing-masing dicetak Nur Qhalisah Arysha Muhammad Rizal pada menit ke-56 dan Tan Si Leng Amelia ketika pertandingan memasuki menit ke-90.
Hasil tersebut membuat Putri Nusantara menempati posisi terbawah Grup B dengan torehan 0 poin.
Sementara itu, Singapura, Yordania, dan Thailand sama-sama mengantongi tiga poin dalam persaingan grup.
Indonesia Tampil Berani di Babak Pertama
Sejak pertandingan dimulai, Putri Nusantara sebenarnya mampu menunjukkan permainan yang cukup percaya diri.
Anak asuh Takumi Taniguchi beberapa kali mencoba menekan pertahanan Singapura dan menciptakan peluang.
Pada menit ke-22, Putri Neza Larasati sempat membuat barisan belakang Singapura kerepotan.
Berawal dari situasi tendangan sudut, Putri Neza melepaskan bola menggunakan kaki kanannya ke arah depan gawang. Namun, sepakannya masih melebar dari sasaran.
Peluang terbaik Indonesia hadir menjelang berakhirnya babak pertama. Dian Aprilia Pary berhasil melepaskan tendangan keras yang sempat menggetarkan gawang Singapura.
Namun, kegembiraan Indonesia tidak berlangsung lama. Wasit mendapat sinyal dari VAR untuk meninjau proses terjadinya gol tersebut.
Setelah pemeriksaan, gol Dian pada menit ke-35 dinyatakan tidak sah karena pemain bernomor punggung tujuh itu berada dalam posisi offside.
Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, kedua tim masih belum mampu memecahkan kebuntuan. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.
Singapura Mulai Mengambil Alih Permainan
Memasuki paruh kedua, permainan Putri Nusantara justru mengalami perubahan.
Indonesia terlihat kesulitan mengembangkan serangan, sementara barisan pertahanan mulai mendapat tekanan dari para pemain Singapura.
Peluang yang ditunggu Singapura akhirnya datang melalui situasi bola mati.
Tendangan sudut yang dilepaskan Tan Si Leng Amelia membuat terjadi kemelut di depan gawang Indonesia.
Dalam situasi tersebut, Nur Qhalisah Arysha Muhammad Rizal berdiri cukup bebas dan berhasil menyambut bola dengan sundulan.
Bola meluncur masuk ke gawang Putri Nusantara dan mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk Singapura.
Tertinggal satu gol membuat Indonesia berusaha meningkatkan intensitas serangan.
Namun, upaya yang dibangun dari lini tengah kerap terhenti sebelum memasuki area pertahanan Singapura.
Kesempatan untuk menyamakan kedudukan sebenarnya terbuka lebar pada menit ke-82.
Dian Aprilia Pary menerima umpan dari lini tengah dan berhasil mendapatkan ruang untuk berhadapan langsung dengan penjaga gawang Singapura.
Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dimanfaatkan menjadi gol. Pertahanan Singapura bergerak cepat dan berhasil menggagalkan kesempatan emas Indonesia.
Gol Kedua Mengubur Harapan Indonesia
Ketika pertandingan memasuki penghujung waktu normal, Singapura justru mampu memanfaatkan celah di pertahanan Indonesia melalui serangan balik cepat.
Tan Si Leng Amelia menjadi pemain yang berhasil memaksimalkan peluang tersebut.
Dengan kecepatannya, ia masuk ke area kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Indonesia.
Gol pada menit ke-90 itu membuat Singapura unggul 2-0 sekaligus semakin memastikan kemenangan mereka.
Tak lama setelah gol kedua tercipta, wasit meniup peluit panjang. Putri Nusantara pun harus menerima kenyataan tersingkir dari Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah gagal meraih poin di Grup B. (gal)
Editor : Ali Mustofa