5 Pembelian Terbaik Manchester United dalam 10 Tahun Terakhir, Bruno Fernandes Paling Sukses

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:42 WIB
Bruno Miguel Borges Fernandes Gelandang Manchester United
Bruno Miguel Borges Fernandes Gelandang Manchester United

RADAR KUDUS - Manchester United dikenal sebagai salah satu klub yang paling aktif di bursa transfer.

Namun, dalam satu dekade terakhir, tidak semua pemain yang didatangkan ke Old Trafford mampu memenuhi ekspektasi.

Sejumlah nama justru menjadi pembelian yang sangat berharga karena memberikan kontribusi besar, membawa trofi, menjadi pemain kunci, atau bertahan sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub.

Jika periode yang dihitung adalah 2016 hingga 2026, berikut lima pembelian yang paling layak disebut sebagai transfer terbaik Manchester United.

1. Bruno Fernandes

Jika harus memilih satu transfer terbaik Manchester United dalam satu dekade terakhir, Bruno Fernandes menjadi kandidat terkuat.

Didatangkan dari Sporting CP pada Januari 2020, Fernandes langsung memberikan perubahan besar terhadap permainan United. Bahkan, Manchester United menyebutnya sebagai pemain yang sangat berpengaruh di dalam maupun luar lapangan. Ia juga telah empat kali meraih penghargaan Sir Matt Busby Player of the Year dan menjadi pemain asing keempat yang mencetak 100 gol untuk klub.

Alasannya sederhana: Fernandes bukan sekadar pencetak gol atau pemberi assist. Ia menjadi pusat kreativitas, pengambil bola mati, pemimpin tim, sekaligus pemain yang konsisten tampil dalam berbagai era kepelatihan.

Premier League mencatat bahwa sejak bergabung, Fernandes telah mencetak 62 gol dan membuat 50 assist di kompetisi tersebut dalam data yang dihimpun hingga periode publikasi. Ia juga berada di jajaran pemain paling produktif dalam menciptakan peluang di Premier League selama lebih dari dua dekade.

Performa itu terus berlanjut. Pada musim 2025/26, Fernandes memecahkan rekor assist Premier League dan dinobatkan sebagai Football Writers' Player of the Year.

Mengapa menjadi yang terbaik?
Karena Fernandes memiliki kombinasi antara produktivitas, konsistensi, kepemimpinan, dan daya tahan. Dibandingkan banyak transfer mahal United lainnya, pengaruhnya terhadap tim jauh lebih besar dan bertahan lebih lama.

2. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic mungkin hanya sebentar berada di Old Trafford, tetapi dampaknya sangat besar.

Datang secara gratis dari Paris Saint-Germain pada musim panas 2016, striker Swedia itu langsung menjadi mesin gol Manchester United. Dalam musim debutnya, Ibrahimovic mencetak 28 gol di semua kompetisi.

Yang membuat transfer ini semakin istimewa adalah kontribusinya terhadap trofi. Ibrahimovic membantu United memenangkan Community Shield, League Cup, dan Liga Europa, termasuk mencetak dua gol pada final League Cup melawan Southampton.

Ia juga menunjukkan mentalitas juara yang sangat dibutuhkan United ketika itu. Kedatangannya memberikan pengalaman, karakter, dan kepercayaan diri kepada skuad yang sedang berusaha bangkit setelah era Sir Alex Ferguson.

Mengapa masuk lima besar?
Efisiensi transfernya sulit diabaikan. United mendapatkan striker kelas dunia tanpa membayar biaya transfer dan langsung memperoleh produktivitas serta tiga trofi.

Kekurangannya hanya satu: usia dan cedera membuat masa baktinya di Manchester relatif singkat. Namun berdasarkan dampak per musim, Zlatan merupakan salah satu transfer paling sukses dalam periode tersebut.

3. Lisandro Martinez

Lisandro Martinez menjadi salah satu pembelian paling penting Manchester United pada era Erik ten Hag.

Bek asal Argentina itu bergabung dari Ajax pada Juli 2022. Kehadirannya memberikan karakter berbeda di lini belakang United. Martinez dikenal agresif, berani memainkan bola dari belakang, serta memiliki kemampuan membaca permainan dan melakukan distribusi bola.

Dampaknya terlihat sejak musim pertamanya. Martinez membantu United memenangkan Carabao Cup 2022/23, trofi pertama klub dalam enam tahun. Manchester United juga mencatat bahwa ia dengan cepat menjadi favorit para suporter.

Cedera memang menjadi masalah besar dalam perjalanan Martinez di Old Trafford. Pada musim 2023/24, misalnya, ia hanya tampil dalam 14 pertandingan menurut profil resmi klub. Namun ketika fit, pengaruhnya terhadap struktur pertahanan United sangat terasa.

Mengapa masuk daftar?
Karena Martinez bukan sekadar bek tengah. Ia membawa agresivitas, keberanian, kemampuan membangun serangan dari belakang, dan mental juara setelah memenangkan Piala Dunia bersama Argentina.

Masalah kebugaran membuatnya belum bisa ditempatkan di atas Bruno, tetapi dari sisi kualitas dan pengaruh terhadap identitas permainan, Martinez adalah salah satu pembelian terbaik United dalam satu dekade terakhir.

4. Casemiro

Manchester United mendatangkan Casemiro dari Real Madrid pada 2022 dengan harapan mendapatkan gelandang bertahan berpengalaman yang mampu mengubah mentalitas tim.

Ekspektasi itu langsung terjawab pada musim pertamanya.

Casemiro datang ke Old Trafford dengan koleksi lima gelar Liga Champions dan 22 trofi utama. Pengalaman tersebut kemudian menjadi aset penting bagi skuad United.

Pada musim 2022/23, Casemiro tampil dalam 53 pertandingan, mencetak tujuh gol dan membuat tujuh assist. Manchester United mencatat ia menjadi salah satu pemain terpenting dalam keberhasilan klub memenangkan Carabao Cup. Ia bahkan mencetak gol pembuka pada final melawan Newcastle United.

Casemiro juga memberikan sesuatu yang selama beberapa tahun hilang dari lini tengah United: pengalaman menghadapi pertandingan besar.

Mengapa masuk daftar?
Musim debutnya sangat kuat dan langsung menghasilkan trofi. Ia juga memberikan keseimbangan bagi lini tengah serta menjadi sosok senior di ruang ganti.

Namun, performanya kemudian mengalami penurunan dan usia menjadi faktor. Karena itu, Casemiro tidak berada di posisi teratas. Meski demikian, kontribusinya pada musim pertama membuat transfer tersebut tetap layak dikenang sebagai salah satu pembelian terbaik.

5. Diogo Dalot

Nama Diogo Dalot mungkin tidak sebesar Bruno, Zlatan, Martinez, atau Casemiro. Namun jika parameter yang digunakan adalah umur, perkembangan, konsistensi, fleksibilitas, dan nilai jangka panjang, bek Portugal ini pantas masuk lima besar.

Dalot bergabung dari Porto pada 2018. Setelah membutuhkan beberapa musim untuk mendapatkan tempat utama, ia berkembang menjadi salah satu pemain paling dapat diandalkan United.

Profil resmi Manchester United menyebut Dalot nyaman bermain di kedua sisi pertahanan. Ia juga menjadi Players' Player of the Year 2023/24 dan tampil hampir tanpa putus dalam periode panjang antara Desember 2023 hingga Januari 2025.

Pada 2023, United memperpanjang kontraknya hingga 2028 dengan opsi tambahan satu tahun. Saat itu, Dalot sudah mengoleksi 107 penampilan untuk klub.

Mengapa masuk lima besar?
Karena Dalot merupakan contoh transfer yang berkembang seiring waktu. Ia bukan pemain yang langsung menjadi bintang, tetapi berhasil melewati persaingan, beradaptasi dengan berbagai pelatih dan sistem, serta menjadi pemain serbaguna.

Nilai tambah lainnya adalah usia. Ketika pemain senior mulai meninggalkan United, Dalot masih memiliki ruang untuk berkembang dan menjadi bagian dari fondasi skuad.

Dalam satu dekade terakhir, Manchester United memang lebih sering menjadi sorotan karena transfer yang mengecewakan daripada pembelian yang sukses. Namun lima nama di atas menunjukkan bahwa klub tetap mampu menemukan pemain yang memberikan kontribusi signifikan.

Bruno Fernandes berada di posisi pertama karena konsistensi, produktivitas, kepemimpinan, dan lamanya pengaruh terhadap tim. Zlatan Ibrahimovic berada di posisi kedua berkat produktivitas luar biasa dan tiga trofi dalam periode singkat.

Sementara itu, Lisandro Martinez menjadi fondasi penting pertahanan, Casemiro memberikan pengalaman juara dan membantu United mengakhiri paceklik trofi, sedangkan Diogo Dalot berkembang menjadi pemain serbaguna yang memiliki nilai jangka panjang.

Daftar ini tentu subjektif. Pemain seperti Christian Eriksen, Harry Maguire, Rasmus Højlund atau sejumlah rekrutan lain masih bisa diperdebatkan untuk masuk lima besar.

Namun jika mempertimbangkan kombinasi kontribusi, konsistensi, trofi, pengaruh terhadap tim, serta nilai transfer, lima nama tersebut memiliki argumen yang kuat.

Editor : Mahendra Aditya
Lisandro Martinez manchester united transfer Manchester United bruno fernandes zlatan ibrahimovic