KUDUS - Timnas putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi berpesta gol saat menjamu Timnas putri U-16 Arab Saudi di Supersoccer Arena Kudus, Jumat (14/8) malam. Timnas putri Indonesia menang telak 7-0 atas lawannya.
Gol Timnas putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi dicetak oleh Kesya Arabela pada menit ke-5, Nafeeza pada menit ke-23, Jazlyn Kayla pada menit ke-37 dari titik putih, Jazyln Kayla pada menit ke-41, Shifana Rizka pada menit ke-49, Fadilla pada menit ke-79, dan gol bunuh diri dari tim lawan pada menit ke-90.
Pada babak pertama, Timnas putri Indonsia unggul lebih dulu. Anak asuh Timo Scheunemann tampil agresif dan mendominasi permainan.
Kombinasi antar lini permainan berjalan dengan baik dan komunikasi antar pemain sudah saling terbentuk. Buktinya Keysa, berhasil mencatatkan namanya di papan skor dengan cepat pada menit ke-5.
Garuda Pertiwi tampil agresif dengan lewat aksi individu Nafeeza yang mampu mengoyak jala gawang lawan pada menit ke-23.
Pertandingan berjalan panas, setelah pemain Garuda Pertiwi dilanggar oleh pemain Arab Saudi U-16. Wasit akhirnya memberikan kartu merah kepada pemain Arab Saudi Arwa Naif. Sementara itu, Jazlyn Kayla berhasil mengeksekusi tendangan dari kotak penalti dan berbuah gol.
Jazlyn kembali mencetak brace pada menit ke-41 dan menutup keunggulan Garuda Pertiwi dengan skor 4-0 pada babak pertama.
Di babak kedua, Indonesia tampil agresif dan tidak mengendurkan serangan ke gawang Arab Saudi U-16.
Gilaran Shifana mencatatkan namanya ke papan skor. Sepakan kerasnya dari sepak pojok tak mampu dibendung kiper lawan. Dia mencatakan namanya di papan skor menit ke-49.
Hujan gol kembali menghujani gawang Arab Saudi U-16, akselerasi Fadilla tidak mampu dibendung oleh pemain lawan. Fadilla mencatakan namanya di papan skor pada menit ke-79. Sementara gol bunuh diri tercipta pada menit ke-90.
Garuda Pertiwi mengunci kemenangan dengan skor akhir 7-0. Atas hasil itu, Garuda Pertiwi memuncaki klasemen sementara di grup A.
Menanggapi permainan anak asuhnya, Pelatih Timnas Putri U-16 Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, berharap timnya tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga mampu menyuguhkan permainan yang menarik sejak laga perdana menghadapi Arab Saudi.
Menurut Timo, penampilan positif Timnas Putri U-16 dapat menjadi daya tarik bagi lebih banyak anak perempuan di Indonesia untuk mengenal dan menekuni sepak bola. Hal itu dinilai penting untuk memperkuat proses regenerasi serta pembibitan pemain sepak bola putri di Tanah Air.
Timo menilai pengembangan sepak bola putri harus dilakukan secara berjenjang dan dimulai sejak usia dini. Ia mencontohkan pembinaan yang telah berjalan di Kudus selama kurang lebih tiga tahun sebagai salah satu upaya membangun fondasi sepak bola putri dari bawah.
"Ini benar-benar tim yang dipilih dengan seksama dari mana-mana, ada dari Sumatera, dari Papua. Jadi ini pemilihannya sistematis dan objektif," kata Timo.
Sementara itu, pemain Timnas Putri U-16 Garuda Pertiwi, Jazlyn Kayla Firyal, menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan besar yang diraih pada pertandingan perdana.
Menurut Jazlyn, hasil tersebut tidak terlepas dari kekompakan seluruh pemain di lapangan. Ia juga menilai arahan dan sentuhan dari Timo Scheunemann turut berperan dalam membawa tim meraih hasil positif.
Di kubu Arab Saudi, pelatih Aikaterina Falida tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan anak asuhnya meski harus mengakui keunggulan Garuda Pertiwi. Ia menilai para pemainnya telah menunjukkan permainan yang luar biasa dalam pertandingan tersebut. (gal)
Editor : Ali Mustofa