RADAR KUDUS - Karier Paul Pogba kembali berada dalam situasi genting. Gelandang asal Prancis tersebut dikabarkan menghadapi kemungkinan berpisah dengan AS Monaco setelah kembali mengalami masalah kebugaran pada masa pramusim.
Sejumlah media Prancis, termasuk L’Équipe, Le Parisien, dan Nice-Matin, melaporkan bahwa Monaco mulai mempertimbangkan untuk mengakhiri kerja sama dengan Pogba.
Cedera otot yang kembali dialaminya disebut menjadi salah satu faktor yang membuat klub mulai mengevaluasi masa depan sang pemain.
Kabar tersebut menjadi pukulan berat bagi Pogba yang baru mencoba membangun kembali kariernya setelah melewati periode panjang penuh masalah.
Pogba bergabung dengan Monaco pada Juni 2025 setelah meninggalkan Juventus. Klub Prancis tersebut secara resmi memberinya kontrak selama dua musim hingga 30 Juni 2027.
Namun, perjalanan Pogba di Monaco tidak berjalan sesuai harapan. Ia hanya mampu tampil dalam enam pertandingan sejak bergabung dengan klub. Masalah kebugaran membuat pemain yang pernah menjadi salah satu gelandang terbaik dunia itu kesulitan mendapatkan kontinuitas bermain.
Jika kontraknya benar-benar diputus, Pogba akan kembali berstatus tanpa klub. Pada usia 33 tahun, kondisi tersebut juga memunculkan pertanyaan besar mengenai apakah ia masih akan melanjutkan karier profesional atau memilih mengakhiri perjalanan di lapangan hijau.
Comeback yang Tak Kunjung Stabil
Pogba sebenarnya datang ke Monaco dengan misi menghidupkan kembali kariernya.
Sebelumnya, ia harus menjalani hukuman akibat kasus doping. Setelah dinyatakan positif menggunakan DHEA pada 2023, Pogba awalnya mendapat hukuman larangan bermain selama empat tahun.
Namun, setelah mengajukan banding, Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS memangkas hukuman tersebut menjadi 18 bulan. Dengan keputusan itu, Pogba sudah diperbolehkan kembali bermain sejak Maret 2025.
Setelah itu, Monaco menjadi tempat Pogba mencoba memulai kembali kariernya. Ia akhirnya kembali tampil dalam pertandingan kompetitif pada November 2025, ketika Monaco menghadapi Rennes di Ligue 1. Pertandingan tersebut menjadi penampilan kompetitif pertamanya setelah absen lebih dari dua tahun.
Sayangnya, comeback tersebut belum mampu mengantarkan Pogba kembali ke level terbaiknya.
Masalah cedera yang berulang menjadi hambatan utama. Kini, laporan mengenai kemungkinan Monaco mengakhiri kontraknya kembali menempatkan masa depan Pogba dalam tanda tanya besar.
Pernah Jadi Pemain Termahal Dunia
Situasi Pogba saat ini terasa kontras jika dibandingkan dengan puncak kariernya.
Pada 2016, Manchester United mendatangkan Pogba dari Juventus dengan nilai transfer sekitar £89 juta atau setara €105 juta. Saat itu, transfer tersebut menjadikannya pemain termahal dunia.
Pogba sebelumnya berkembang menjadi salah satu pemain penting Juventus. Dalam dua periode bersama klub Turin tersebut, ia mencatat 190 penampilan, mencetak 34 gol dan menyumbangkan 39 assist menurut data resmi Monaco.
Di Manchester United, Pogba juga mencatat 233 penampilan dengan torehan 39 gol dan 51 assist. Ia turut membantu klub memenangkan Liga Europa serta Piala Liga Inggris pada 2017.
Di level internasional, pencapaian terbesar Pogba terjadi bersama tim nasional Prancis. Ia merupakan bagian penting dari skuad Les Bleus ketika menjuarai Piala Dunia 2018.
Kini, perjalanan karier pemain yang pernah berada di puncak sepak bola dunia itu justru menghadapi persimpangan.
Belum ada kepastian apakah Pogba akan tetap berusaha mencari klub baru, bertahan dan memulihkan kebugarannya, atau benar-benar mengakhiri karier profesionalnya. Yang jelas, masalah cedera kembali menjadi tantangan serius bagi upayanya untuk kembali ke level tertinggi.
Editor : Mahendra Aditya