6 Klub Siap Ramaikan Indonesia Women’s League, Bergulir 17 Oktober 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:42 WIB
Suasana latihan sore para pemain timnas putri U-16 di Stadion Joyokusumo Pati. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
Suasana latihan sore para pemain timnas putri U-16 di Stadion Joyokusumo Pati. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

JAKARTA – Setelah vakum selama beberapa tahun, kompetisi sepak bola putri Indonesia akhirnya kembali hadir. Indonesia Women’s League (IWL) 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober 2026 dengan melibatkan enam klub.

Enam tim yang akan menjadi peserta musim perdana IWL 2026/2027 adalah Bekasi FC, Persikad Depok, Dewa United Banten, Persija Jakarta, Persita Tangerang, dan Garudayaksa FC. Untuk musim awal, seluruh peserta berasal dari kawasan Jabodetabek.

Kembalinya kompetisi sepak bola putri mendapat sambutan positif dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Menurutnya, liga kali ini harus memiliki fondasi yang kuat agar tidak sekadar menjadi kompetisi sesaat.

Hal penting yang menjadi pembeda adalah komitmen klub peserta. Keenam tim telah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti kompetisi setidaknya selama lima tahun.

Erick menegaskan keberadaan Liga Putri tidak boleh hanya menjadi program jangka pendek. Keberlanjutan kompetisi dinilai penting untuk menciptakan ekosistem sepak bola putri yang lebih sehat sekaligus membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak pemain berkualitas.

Liga sepak bola putri Indonesia sebelumnya sempat terhenti dalam waktu cukup panjang. Kompetisi terakhir tercatat berlangsung pada 2019, ketika Persib Bandung keluar sebagai juara.

Pertandingan Digelar Setiap Akhir Pekan

IWL 2026/2027 akan menggunakan format pertandingan yang digelar setiap akhir pekan dengan sistem terpusat.

Sebagian besar laga direncanakan berlangsung di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertandingan pembuka akan mempertemukan Persita Tangerang dan Persija Jakarta.

CEO Indonesia Women's League Teddy Tjahjono menjelaskan, sejumlah pertandingan juga berpotensi digelar bersamaan dengan agenda Super League putra.

Skemanya, pertandingan Liga Putri dapat dimainkan lebih dahulu pada sore hari di venue yang sama sebelum laga Super League berlangsung pada malam harinya. Strategi tersebut diharapkan membantu meningkatkan jumlah penonton sekaligus memperkenalkan sepak bola putri kepada basis penggemar yang lebih luas.

Gunakan Sistem Draft Pemain

Karena menjadi kompetisi yang baru kembali dibangun, IWL 2026/2027 menerapkan sistem draft pemain. Mekanisme ini mengadopsi konsep yang lazim digunakan dalam kompetisi olahraga profesional seperti NBA.

Setiap klub juga diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing untuk memperkuat skuadnya.

Selain pemain asing, kompetisi juga menghadirkan aturan marquee player. Dua pemain naturalisasi Indonesia, Estella Loupatty dan Isabelle Nottet, dipastikan menjadi bagian dari kategori tersebut.

Kehadiran sejumlah pemain dengan pengalaman dan kualitas berbeda diharapkan mampu meningkatkan level persaingan sekaligus menjadi stimulus bagi perkembangan pemain lokal.

Dengan enam klub sebagai fondasi awal dan komitmen jangka panjang dari peserta, IWL 2026/2027 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kompetisi sepak bola putri nasional secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Editor : Mahendra Aditya
Sepak Bola Putri Indonesia Liga Putri Indonesia Indonesia Women’s League 2026 IWL 2026/2027 pssi