Persija vs Persib Kembali ke Jakarta, El Clasico Indonesia 12 September 2026 Bisa Disaksikan Penonton

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:52 WIB

 

Skuad Persija Jakarta. (Persija)
Skuad Persija Jakarta. (Persija)

JAKARTA – Penantian panjang suporter Persija Jakarta akhirnya mendapat titik terang. Duel klasik melawan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 dipastikan dapat digelar di Jakarta pada Sabtu, 12 September 2026, dengan kehadiran penonton.

Kepastian tersebut disampaikan Direktur Utama I.League Ferry Paulus seusai konferensi pers Indonesia Women's League 2026/2027 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Saat ditanya mengenai lokasi pertandingan, Ferry menegaskan laga Persija kontra Persib akan berlangsung di ibu kota. Ia juga memastikan pertandingan tidak digelar tanpa penonton.

Duel tersebut menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada awal musim Super League 2026/2027. Berdasarkan kalender kompetisi yang telah diumumkan I.League, musim baru kasta tertinggi sepak bola Indonesia dijadwalkan dimulai pada 4 September 2026. Pertemuan Persija dan Persib kemudian dijadwalkan pada pekan kedua, 12 September 2026.

Bagi Persija dan The Jakmania, kepastian tersebut memiliki arti lebih besar karena pertandingan kandang melawan Persib di Jakarta sudah lama tidak terjadi. Terakhir kali Macan Kemayoran menjamu Pangeran Biru di ibu kota berlangsung pada 10 Juli 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan berakhir dengan skor 1-1.

Setelah pertemuan tersebut, sejumlah laga kandang Persija melawan Persib harus dimainkan di luar Jakarta. Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, menjadi beberapa lokasi yang pernah digunakan. Bahkan pada pertemuan terakhir musim 2025/2026, Persija harus menjamu Persib di Stadion Segiri, Samarinda.

Laga pada 10 Mei 2026 itu semula direncanakan berlangsung di Jakarta, tetapi I.League memutuskan memindahkannya ke Samarinda setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait aspek keamanan. Pertandingan tetap berlangsung dengan penonton dan berakhir 1-2 untuk kemenangan Persib. Data resmi I.League mencatat jumlah penonton yang hadir mencapai 5.925 orang.

Karena itu, duel 12 September mendatang menjadi momentum penting bagi Persija untuk kembali memainkan laga kandang melawan rival abadinya di Jakarta. Selain keuntungan bermain di lingkungan sendiri, kehadiran penonton juga akan menghadirkan kembali atmosfer rivalitas dua klub besar tersebut.

Ferry menjelaskan, penempatan pertandingan besar pada awal musim merupakan bagian dari proses penyusunan kalender yang turut mempertimbangkan permintaan klub. I.League menerima berbagai usulan dari peserta kompetisi, tetapi tidak seluruh permintaan dapat diakomodasi sehingga ditentukan berdasarkan skala prioritas.

Kendati kepastian lokasi dan penonton sudah disampaikan operator kompetisi, aspek teknis penyelenggaraan tetap perlu mengikuti ketentuan keamanan serta perizinan pertandingan yang berlaku. Hal ini menjadi penting mengingat duel Persija kontra Persib memiliki rivalitas dan mobilisasi suporter yang sangat besar.

Musim 2026/2027 sendiri akan menjadi fase baru bagi kompetisi sepak bola Indonesia setelah I.League menetapkan Super League mulai bergulir pada 4 September 2026. Penyusunan kalender dilakukan bersama PSSI dengan mempertimbangkan agenda Timnas Indonesia serta kalender FIFA, AFC, dan AFF.

Dengan demikian, 12 September 2026 bukan sekadar pertandingan pekan kedua. Bagi Persija, itu merupakan kesempatan kembali membawa El Clasico Indonesia ke rumah sendiri setelah penantian sekitar tujuh tahun. Bagi The Jakmania, laga tersebut sekaligus menjadi momen untuk kembali menyaksikan langsung duel panas melawan Persib dari tribun Jakarta.

Editor : Mahendra Aditya
Super League 2026/2027 Persija vs Persib 2026 Persija Persib 12 September 2026 Persija vs Persib Jakarta El Clasico Indonesia