Mengapa Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Dipindah ke Bali? Ini Pertimbangan

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:56 WIB
Piala Presiden 2026.
Piala Presiden 2026.

JAKARTA – Panitia Piala Presiden 2026 resmi menetapkan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan babak semifinal hingga final.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan aspek keamanan, potensi rivalitas antarsuporter, hingga kesiapan infrastruktur untuk menggelar pertandingan-pertandingan berintensitas tinggi.

Babak semifinal akan berlangsung pada 4 Agustus 2026, mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta, serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.

Sementara perebutan tempat ketiga dan partai final dijadwalkan pada 6 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diumumkan Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait, dalam konferensi pers di Surabaya.

Rivalitas Jadi Pertimbangan Utama

Alasan terbesar dipilihnya Bali adalah karena kedua pertandingan semifinal mempertemukan klub-klub dengan rivalitas panjang yang selalu menyedot perhatian publik.

Laga Persib vs Persija merupakan salah satu duel paling bergengsi di sepak bola Indonesia.

Sementara Persebaya vs Arema FC juga dikenal sebagai pertandingan penuh gengsi yang memiliki sejarah rivalitas kuat di Jawa Timur.

Dengan tingginya antusiasme suporter dari keempat tim, panitia menilai diperlukan lokasi yang lebih netral agar pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pihak.

Bali Dinilai Lebih Kondusif

Sebelumnya Surabaya sempat menjadi kandidat utama penyelenggara semifinal.

Namun setelah dilakukan berbagai pertimbangan, panitia akhirnya memilih Bali.

Selain memiliki stadion yang layak menggelar pertandingan besar, Bali juga dinilai memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event nasional maupun internasional.

Infrastruktur transportasi, hotel, hingga fasilitas pendukung dianggap mampu mengakomodasi lonjakan suporter dan tamu yang datang dari berbagai daerah.

Ketua SC Piala Presiden, Maruarar Sirait, menyebut keputusan tersebut juga mempertimbangkan kenyamanan seluruh peserta turnamen.

Dapat Restu PSSI

Keputusan memindahkan venue juga mendapat persetujuan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Dalam konferensi pers, Maruarar bahkan menghubungi Erick melalui sambungan telepon untuk menyampaikan hasil pembahasan.

Erick menyatakan mendukung keputusan tersebut dan menegaskan seluruh proses penentuan lokasi dilakukan melalui musyawarah bersama tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

Mendorong Dampak Ekonomi Daerah

Selain faktor teknis, penyelenggaraan semifinal dan final di Bali juga diperkirakan memberi efek ekonomi yang positif.

Ribuan suporter diprediksi datang untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke restoran, penggunaan transportasi lokal, hingga aktivitas sektor pariwisata dan UMKM.

Turnamen sepak bola berskala nasional seperti Piala Presiden kerap memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap ekonomi daerah yang menjadi tuan rumah.

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026

Babak semifinal akan mempertemukan:

Kedua pertandingan digelar pada 4 Agustus 2026, sedangkan perebutan peringkat ketiga dan final berlangsung pada 6 Agustus 2026 di Bali.

Dengan memilih Bali sebagai lokasi pertandingan, panitia berharap seluruh rangkaian semifinal hingga final dapat berjalan lancar, aman, dan menjadi tontonan berkualitas bagi pecinta sepak bola Indonesia.

Keputusan ini juga diharapkan mampu menjaga sportivitas di lapangan sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pemain, ofisial, maupun suporter yang hadir langsung menyaksikan laga penentuan juara Piala Presiden 2026.

Editor : Mahendra Aditya
Piala Presiden 2026 arema fc Persija Jakarta persib bandung persebaya