Jelang Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026, Timnas Putri U-16 Matangkan Persiapan di Pati dan Kudus

Ali Mustofa • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 14:01 WIB
PERSIAPAN MATANG: Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain. (SRIKANDI MEREDEKA CUP UNTUK RADAR KUDUS)
PERSIAPAN MATANG: Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain. (SRIKANDI MEREDEKA CUP UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS - Caffino Srikandi Merdeka Cup siap bergulir pada 14 hingga 23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Turnamen sepak bola putri U-16 level internasional yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PSSI ini mempertemukan tujuh negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

 Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono mengatakan Caffino Srikandi Merdeka Cup merupakan rangkaian akhir Women’s Soccer Trilogy 2026 dari dua turnamen yang sebelumnya sukses digelar, yaitu MilkLife Soccer Challenge All Stars (23 – 28 Juni) dan HYDROPLUS Soccer League All Stars (5 – 12 Juli).

Mengusung tagline Girls, Goals, Glory, turnamen ini sekaligus menjadi wadah bagi talenta-talenta terbaik hasil pembinaan berjenjang untuk mengukur kemampuan di level internasional.

"Kami ingin terus membangun fondasi prestasi sepak bola putri Indonesia melalui pembinaan yang berkesinambungan. Women’s Soccer Trilogy 2026 merupakan satu jalur pembinaan yang saling terhubung,” imbuhnya. 

Dari proses tersebut telah terjaring 56 pemain terbaik sebelum akhirnya tim pelatih menetapkan 46 atlet untuk memperkuat dua tim.

Mayoritas pemain merupakan hasil talent scouting Hydroplus Soccer League yang sebelumnya juga melalui proses pembinaan sejak MilkLife Soccer Challenge.

Teddy melanjutkan, Indonesia akan menerjunkan dua tim mewakili Timnas Putri Indonesia, yakni Garuda Pertiwi di bawah komando Timo Scheunemann dan Putri Nusantara yang akan ditangani oleh Takumi Taniguchi.

Sebelum turnamen berlangsung, kedua tim menjalani training camp pada 24 Juli sampai 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain.

Pihaknya sengaja menyiapkan dua tim dengan kualitas yang kompetitif agar semakin banyak pemain mendapatkan pengalaman bertanding internasional.

Teddy  berharap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 menjadi penyemangat bagi mereka. 

”Apalagi turnamen ini berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia. Semoga para pemain mampu memberikan penampilan terbaik dan mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia," lanjut Teddy.

Sementara Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, mengapresiasi komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation yang terus konsisten membangun ekosistem pembinaan sepak bola putri Indonesia.

Menurutnya, Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi momentum penting bagi para pemain muda untuk menambah pengalaman bertanding di level internasional sekaligus menjadi bagian dari proses pemantauan pemain menuju pembentukan Timnas Putri Indonesia U-17.

”Kesempatan bertanding melawan negara lain tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain. Turnamen ini juga menjadi salah satu ajang talent scouting dalam menyiapkan skuad Timnas Putri U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027. Semakin banyak pemain yang mendapatkan menit bermain di level internasional, semakin besar pula pilihan pemain berkualitas yang dapat diproyeksikan memperkuat Indonesia," ujar Vivin.

Pelatih Kepala Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann menyatakan, pemusatan latihan menjadi fase penting untuk membentuk tim yang solid jelang bergulirnya Caffino Srikandi Merdeka Cup.

Selama training center di Kudus dan Pati, para pemain terus menunjukkan perkembangan, baik dalam kerja sama di lapangan, komunikasi, maupun adaptasi terhadap strategi yang disiapkan tim pelatih.

Modal tersebut membuatnya optimistis Garuda Pertiwi maupun Putri Nusantara mampu tampil kompetitif sepanjang turnamen.

”Bekal itu menjadi modal penting bagi kami untuk menghadapi tim-tim dari enam negara. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi motivasi tambahan. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, kami siap memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih gelar juara," tegas Timo.

Optimisme serupa juga disampaikan salah satu pemain, Ayla Dva Khala Ahisma yang merupakan jebolan MilkLife Soccer Challenge dan Hydroplus Soccer League.

Pernah mengantarkan tim HYDROPLUS Strikers menjadi runner-up di JSSL Singapore 7’s, Ayla mengaku bangga bisa kembali merumput di turnamen level internasional dan impiannya bergabung dengan skuad timnas kini terwujud.

"Rasanya bangga sekali bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di turnamen internasional. Sebagian besar pemain sudah sering bertemu saat mengikuti MilkLife Soccer Challenge maupun HYDROPLUS Soccer League, jadi chemistry kami sudah cukup terbentuk,” tandasnya. (gal)

Editor : Ali Mustofa
Supersoccer Arena Kudus Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 Timnas Putri U-16 Hydroplus Soccer League MilkLife Soccer Challenge