JAKARTA – Duel panas Internacional kontra Flamengo pada pekan ke-21 Campeonato Brasileiro Serie A 2026 berlangsung penuh drama di Stadion Beira-Rio, Rabu (29/7) waktu setempat.
Salah satu momen paling menentukan terjadi pada awal pertandingan ketika gelandang Flamengo, Jorge Carrascal, gagal memaksimalkan peluang emas setelah aksinya digagalkan kiper Internacional, Matheus Cunha.
Peluang tersebut lahir ketika Carrascal berhasil lolos dari kawalan lini belakang Internacional dan berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang. Namun, penyelesaian akhirnya mampu dibaca dengan baik oleh Matheus Cunha yang melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Baca Juga: Gol Vitinho Bawa Internacional Ungguli Flamengo, Babak Pertama Dikuasai Colorado
Kegagalan Carrascal memanfaatkan kesempatan itu menjadi titik balik pertandingan. Internacional justru mampu mengambil alih permainan dan membuka keunggulan melalui Vitinho. Gol tersebut membuat tim tuan rumah tampil semakin percaya diri dengan dukungan penuh suporter di Stadion Beira-Rio.
Meski sempat tertinggal, Flamengo tidak membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Tim tamu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Samuel Lino yang memanfaatkan peluang di lini depan. Gol itu menghidupkan kembali peluang Flamengo untuk membawa pulang poin dari kandang Internacional.
Hasil imbang sementara tersebut membuat pertandingan berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling melancarkan serangan demi mencari gol kemenangan pada sisa waktu pertandingan.
Bagi Carrascal, laga ini menjadi penampilan yang cukup dinantikan. Gelandang asal Kolombia itu kembali memperkuat Flamengo setelah menjalani hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan dari Superior Tribunal de Justiça Desportiva (STJD). Kehadirannya diharapkan mampu menambah kreativitas lini tengah Flamengo, meski peluang emas yang didapatnya gagal dikonversi menjadi gol.
Di kubu Internacional, pertandingan ini juga memiliki arti penting. Tim besutan Paulo Pezzolano datang dengan tekanan tinggi setelah menelan kekalahan 0-2 dari Athletico Paranaense pada laga sebelumnya. Bahkan, menjelang pertandingan, sejumlah suporter sempat membentangkan spanduk protes di sekitar Stadion Beira-Rio sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa tim.
Paulo Pezzolano sendiri kembali mendampingi tim dari pinggir lapangan setelah sebelumnya absen karena menghadiri pemakaman ibunya. Kembalinya sang pelatih menjadi tambahan motivasi bagi Internacional untuk bangkit di hadapan pendukung sendiri.
Meski demikian, Internacional belum tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain masih harus menepi akibat cedera, sementara bek Victor Gabriel juga tidak bisa dimainkan karena menjalani sanksi disiplin.
Di sisi lain, Flamengo juga datang dengan tekanan tersendiri. Hasil imbang melawan São Paulo pada pekan sebelumnya membuat peluang mereka memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Palmeiras terbuang. Karena itu, pertandingan melawan Internacional menjadi kesempatan penting bagi Flamengo untuk kembali ke jalur kemenangan.
Pelatih Flamengo juga mulai mendapat tambahan kekuatan. Selain kembalinya Carrascal, bek Léo Ortiz yang telah pulih dari cedera kembali masuk dalam skuad. Gelandang Lucas Paquetá juga disebut berpeluang kembali masuk daftar pemain setelah kondisinya terus membaik.
Pertemuan kedua tim musim ini kembali menyajikan persaingan ketat. Pada putaran pertama Campeonato Brasileiro 2026, Flamengo dan Internacional juga bermain imbang 1-1 di Stadion Maracanã. Saat itu Internacional unggul lebih dulu melalui Rafael Borré sebelum Flamengo menyamakan kedudukan lewat Giorgian De Arrascaeta.
Hasil tersebut memperlihatkan betapa seimbangnya kekuatan kedua tim. Kali ini, penyelamatan gemilang Matheus Cunha atas peluang Carrascal menjadi salah satu momen yang paling menentukan jalannya pertandingan sekaligus menjaga asa Internacional sebelum Flamengo akhirnya mampu membalas melalui Samuel Lino.
Editor : Mahendra Aditya