RADAR KUDUS – Timnas Indonesia akan mengawali perjalanan di ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (27/7/2026) di Stadion Pakansari, Bogor.
Secara statistik, skuad Garuda memiliki modal kuat sebelum menghadapi Kamboja.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, Indonesia unggul jauh dalam rekor pertemuan kedua tim.
Dari total 18 pertandingan, Indonesia berhasil meraih 15 kemenangan, sementara Kamboja hanya dua kali menang dan satu laga lainnya berakhir imbang.
Kemenangan terakhir Kamboja atas Indonesia tercatat sudah sangat lama, yakni pada ajang President’s Cup 1973 di Korea Selatan.
Saat itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Khmer Republic dengan skor 2-3 pada pertandingan fase grup.
Sejak kekalahan tersebut, Kamboja belum pernah lagi mampu menundukkan Tim Merah Putih.
Sementara hasil imbang terakhir kedua tim terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 1998.
Pertandingan yang berlangsung pada 27 April 1997 tersebut berakhir dengan skor 1-1.
Jordi Amat Optimistis Indonesia Raih Kemenangan
Jelang pertandingan pembuka Piala AFF 2026, gelandang Timnas Indonesia Jordi Amat menegaskan kesiapan tim untuk menghadapi Kamboja.
Ia optimistis Garuda mampu mengawali turnamen dengan hasil positif.
Dikutip dari Antara, Amat menyebut seluruh pemain berada dalam kondisi siap dan memiliki motivasi tinggi untuk meraih kemenangan pertama bagi Indonesia di ajang tersebut.
“Kami bisa meraih kemenangan pertama juga untuk Indonesia pada pertandingan pertama dan tim akan berkembang lagi. Jujur saja, saya sangat bersemangat,” ujar Jordi Amat.
Pemain yang sebelumnya memperkuat Johor Darul Ta’zim (JDT) itu mengatakan persiapan tim berjalan intensif selama hampir tiga pekan melalui pemusatan latihan di Bali.
Selain meningkatkan kondisi fisik, para pemain juga menjalani latihan taktik serta pertandingan uji coba menghadapi Bali United pada Selasa (21/7).
Menurut Amat, laga uji coba tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur kesiapan tim sebelum tampil di kompetisi resmi.
Setelah pertandingan, skuad Garuda langsung berfokus pada pemulihan karena duel berlangsung dengan intensitas tinggi.
Target Juara Tetap Jadi Ambisi Garuda
Menanggapi perkembangan tim-tim lain yang juga memperkuat skuad dengan pemain naturalisasi, Jordi Amat menilai Indonesia tetap harus fokus pada persiapan sendiri.
Ia menegaskan target Garuda tidak berubah, yakni berusaha menjadi juara Piala AFF 2026.
Amat menyebut Indonesia memiliki skuad berkualitas dengan potensi besar serta arah permainan yang jelas.
“Kami punya skuad yang hebat, sangat berbakat dan kami punya ide yang sangat jelas untuk sepak bola. Dan itu sangat penting bagi kami,” tambahnya.
Pada Piala AFF 2026, Indonesia tergabung di Grup A bersama Kamboja, Singapura, Vietnam, dan Timor Leste.
Laga melawan Kamboja akan menjadi langkah awal Garuda dalam upaya merebut gelar juara di turnamen sepak bola terbesar Asia Tenggara tersebut.