RADAR KUDUS - Persib Bandung dipastikan tidak akan memainkan komposisi pemain yang sama di setiap pertandingan Piala Presiden 2026. Pelatih Igor Tolic menegaskan rotasi menjadi strategi utama tim Maung Bandung demi menjaga kebugaran pemain sekaligus mempercepat proses pembentukan skuad terbaik menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.
Keputusan tersebut diambil karena jadwal pertandingan Piala Presiden berlangsung sangat padat. Dengan jeda antarlaga yang hanya sekitar tiga hari, staf pelatih menilai kondisi fisik para pemain belum ideal untuk tampil penuh secara beruntun.
Persib akan mengawali kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat pada 25 Juli 2026. Turnamen pramusim ini menjadi bagian penting dalam persiapan Maung Bandung sebelum memasuki musim kompetisi yang sesungguhnya.
Igor Tolic mengungkapkan bahwa fokus utama tim pelatih saat ini bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik ketika liga resmi dimulai.
Baca Juga: Dalberto Resmi ke DPMM FC, Mantan Mesin Gol Arema Siap Jadi Lawan di Piala Presiden 2026
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, setiap sesi latihan dimanfaatkan untuk memantau perkembangan fisik, mengevaluasi kesiapan pemain, hingga menentukan kombinasi skuad yang paling efektif.
Ia menjelaskan bahwa proses pembentukan tim masih berlangsung sehingga belum memungkinkan memainkan sebelas pemain yang sama di setiap pertandingan.
"Kami terus berusaha membentuk tim terbaik yang mungkin kami miliki. Setiap hari kami mengevaluasi kondisi seluruh pemain agar saat kompetisi dimulai tim benar-benar siap," ungkap Tolic.
Rotasi pemain, menurutnya, bukan sekadar pilihan taktis, melainkan kebutuhan. Intensitas pertandingan yang tinggi berpotensi meningkatkan risiko kelelahan dan cedera apabila pemain dipaksakan tampil penuh secara terus-menerus.
Karena itu, staf pelatih telah menyiapkan skema pembagian menit bermain. Ada pemain yang kemungkinan hanya tampil selama 45 menit, sebagian dimainkan sekitar satu jam, sementara beberapa lainnya bisa menyelesaikan pertandingan penuh sesuai kondisi fisik masing-masing.
Tolic menegaskan bahwa strategi tersebut merupakan bagian dari manajemen beban kerja (load management) yang kini umum diterapkan klub-klub profesional untuk menjaga performa pemain sepanjang musim.
"Kami belum bisa memainkan tim yang sama setiap tiga hari sekali. Mungkin kondisi seperti itu baru memungkinkan ketika kompetisi sudah berjalan beberapa bulan dan tingkat kebugaran pemain semakin baik," jelasnya.
Selain menjaga kebugaran, Piala Presiden 2026 juga akan dimanfaatkan sebagai ajang memberikan kesempatan kepada para pemain muda menunjukkan kualitas mereka.
Persib dalam beberapa musim terakhir terus berupaya mengembangkan talenta dari akademi dan pemain muda sebagai bagian dari regenerasi tim. Turnamen pramusim dianggap menjadi waktu yang tepat untuk menguji kesiapan mereka menghadapi atmosfer pertandingan kompetitif.
Menurut Tolic, kehadiran pemain muda akan memberikan keseimbangan dalam skuad sekaligus memperluas pilihan bagi tim pelatih ketika Super League dimulai.
Langkah tersebut juga penting mengingat Persib diperkirakan akan menghadapi jadwal padat sepanjang musim, baik di kompetisi domestik maupun turnamen lain yang mungkin diikuti klub.
Di sisi lain, rotasi juga menjadi kesempatan bagi pemain baru untuk beradaptasi dengan filosofi permainan yang diterapkan staf pelatih.
Persib melakukan sejumlah perubahan komposisi skuad untuk menghadapi musim 2026/2027. Kehadiran pemain anyar membutuhkan waktu agar mampu membangun chemistry dengan rekan setim serta memahami pola permainan yang diinginkan pelatih.
Melalui Piala Presiden, seluruh pemain diharapkan memperoleh menit bermain yang cukup sehingga tim memiliki gambaran mengenai kekuatan terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.
Piala Presiden sendiri selama ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar pramusim, tetapi juga dimanfaatkan klub-klub peserta untuk melakukan evaluasi teknis, menguji strategi, serta melihat efektivitas pemain baru.
Bagi Persib Bandung, target utama bukan sekadar meraih hasil maksimal, tetapi memastikan seluruh skuad mencapai level kebugaran optimal saat Super League bergulir.
Dengan pendekatan tersebut, rotasi besar-besaran yang disiapkan Igor Tolic diperkirakan akan menjadi salah satu strategi penting Maung Bandung untuk menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Editor : Mahendra Aditya