Dalberto Resmi ke DPMM FC, Mantan Mesin Gol Arema Siap Jadi Lawan di Piala Presiden 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 17:57 WIB
Dalberto Resmi Gabung DPMM FC, Langsung Berpeluang Jadi Ancaman Arema FC di Piala Presiden 2026.
Dalberto Resmi Gabung DPMM FC, Langsung Berpeluang Jadi Ancaman Arema FC di Piala Presiden 2026.

RADAR KUDUS - Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 dipastikan menghadirkan salah satu duel yang paling dinantikan pecinta sepak bola Indonesia. Mantan bomber andalan Arema FC, Dalberto Luan Belo, resmi bergabung dengan klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC, dan berpeluang langsung menghadapi mantan timnya pada fase grup.

Kepastian bergabungnya penyerang asal Brasil tersebut diumumkan DPMM FC pada 20 Juli 2026, hanya beberapa hari sebelum bergulirnya Piala Presiden 2026. Kepindahan itu membuat Dalberto berpeluang menjalani laga emosional saat berjumpa dengan Arema FC, klub yang dibelanya selama dua musim terakhir.

Berdasarkan hasil pembagian grup, Arema FC berada di Grup A bersama Persib Bandung, DPMM FC, dan Tampines Rovers dari Singapura. Pertemuan ini otomatis menjadi momen reuni bagi Dalberto dengan para pemain, staf pelatih, dan Aremania yang selama ini mengenalnya sebagai mesin gol Singo Edan.

Dalberto bukan nama asing bagi publik Malang. Selama memperkuat Arema FC, striker berusia 30 tahun itu menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini depan.

Didatangkan dari Madura United pada awal musim 2024, Dalberto langsung menjelma menjadi tumpuan utama serangan Arema FC. Ketajamannya turut mengantarkan Singo Edan meraih gelar Piala Presiden 2024, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu striker asing terbaik yang pernah dimiliki klub tersebut dalam beberapa musim terakhir.

Sepanjang membela Arema FC, Dalberto mencatatkan 34 gol dari 61 pertandingan di kompetisi Super League. Statistik tersebut menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol tersubur klub dalam periode dua musim terakhir.

Meski manajemen Arema FC sempat berupaya mempertahankan sang pemain, negosiasi kontrak tidak mencapai kesepakatan. Kerja sama kedua belah pihak pun resmi berakhir setelah kompetisi musim 2025/2026 selesai.

Kini, Dalberto membuka lembaran baru bersama DPMM FC, klub yang kembali berambisi bersaing di level regional Asia Tenggara. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan daya gedor tim asal Brunei Darussalam tersebut, terutama menghadapi turnamen pramusim yang diikuti sejumlah klub kuat Indonesia dan Asia Tenggara.

Bagi Arema FC, laga melawan DPMM FC tidak sekadar pertandingan biasa. Selain menghadapi mantan striker andalan, tim asuhan Marcos Santos juga akan menguji kekuatan melawan lawan yang relatif belum banyak dipelajari.

Marcos Santos mengakui menghadapi klub luar negeri menjadi tantangan penting dalam proses membangun kekuatan tim menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, pengalaman menghadapi tim asing akan menjadi modal berharga untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus mengukur kesiapan skuad menghadapi kompetisi resmi.

Ia menilai pertandingan melawan DPMM FC dan Tampines Rovers menjadi kesempatan bagi Arema FC untuk mengembangkan strategi sekaligus mengevaluasi performa tim.

Marcos juga mengingat pengalaman pada Piala Presiden 2025, ketika Arema FC menghadapi Port FC dari Thailand dan Oxford United dari Inggris. Saat itu Singo Edan gagal melangkah ke fase berikutnya setelah tidak mampu lolos dari penyisihan grup.

Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi agar tim tampil lebih kompetitif pada edisi tahun ini.

Selain mengincar hasil positif, Arema FC juga memanfaatkan Piala Presiden 2026 sebagai ajang adaptasi bagi wajah-wajah baru yang direkrut untuk musim mendatang.

Manajemen telah mendatangkan 10 pemain baru, termasuk beberapa pemain asing yang belum pernah merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia. Turnamen pramusim ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk memahami gaya bermain tim, meningkatkan chemistry, serta beradaptasi dengan intensitas pertandingan di Indonesia.

Marcos berharap seluruh pemain baru, khususnya legiun asing, dapat segera menyatu dengan sistem permainan yang diterapkannya sebelum Super League dimulai.

Sementara itu, bagi Dalberto sendiri, pertandingan menghadapi Arema FC dipastikan menjadi laga yang penuh makna. Ia akan kembali bertemu rekan-rekan lama yang selama dua musim berjuang bersamanya, termasuk sejumlah pemain asing yang masih dipertahankan klub.

Laga tersebut juga menjadi pembuktian awal bagi Dalberto bersama klub barunya. Dengan pengalaman bermain di sepak bola Indonesia, striker asal Brasil itu tentu sudah memahami karakter permainan Arema FC dan atmosfer pertandingan yang kerap berlangsung penuh tekanan.

Pertemuan Arema FC kontra DPMM FC pun diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase grup Piala Presiden 2026. Selain menyajikan duel dua tim berbeda negara, laga ini juga menghadirkan kisah reuni emosional antara seorang mantan idola dengan klub yang pernah dibawanya meraih trofi juara.

Editor : Mahendra Aditya
Piala Presiden 2026 DPMM FC arema fc dalberto Marcos Santos