RADAR KUDUS - Timnas Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan luar biasa atas Prancis.
Dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Miami Stadium, Sabtu (18/7) waktu setempat atau Minggu WIB, skuad asuhan Thomas Tuchel menang dengan skor mencolok 6-4 setelah melalui pertandingan penuh drama.
Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menghibur sepanjang turnamen. Total 10 gol tercipta, menjadikannya laga dengan skor tertinggi di Piala Dunia sejak edisi 1982.
Baca Juga: Gila! Inggris Libas Prancis 6-4, Hat-trick Bukayo Saka Antar The Three Lions Rebut Medali Perunggu
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Inggris meraih medali perunggu, pencapaian terbaik mereka sejak menjadi juara dunia pada 1966.
Inggris tampil sangat dominan sejak menit awal. Baru tiga menit laga berjalan, Declan Rice membuka keunggulan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
Momentum positif berlanjut ketika Rice mengirim sepak pojok yang disundul Ezri Konsa menjadi gol kedua.
Bukayo Saka kemudian mencuri perhatian dengan mencetak dua gol sebelum turun minum.
Penampilan impresif pemain Arsenal itu membuat Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0, sementara Prancis terlihat kesulitan mengembangkan permainan.
Memasuki babak kedua, pelatih Didier Deschamps melakukan empat pergantian pemain sekaligus.
Masuknya Ousmane Dembele dan Bradley Barcola mengubah wajah permainan Les Bleus.
Kylian Mbappe membuka harapan kebangkitan Prancis dengan mencetak gol beberapa menit setelah jeda. Barcola kemudian memperkecil ketertinggalan, sebelum Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66 sehingga skor berubah menjadi 4-3.
Dua gol tersebut bukan sekadar menjaga peluang Prancis. Mbappe juga memperkokoh posisinya dalam persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 sekaligus mengukir rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, melampaui koleksi gol Lionel Messi.
Namun Inggris mampu meredam tekanan lawan pada menit-menit akhir. Bukayo Saka mencetak gol ketiganya melalui titik penalti pada menit ke-87 untuk membawa Inggris unggul 5-3.
Prancis belum menyerah. Ousmane Dembele mencetak gol pada masa injury time sehingga skor menjadi 5-4 dan membuat pertandingan kembali menegangkan.
Meski begitu, harapan Prancis pupus pada menit kedelapan tambahan waktu. Jude Bellingham yang masuk sebagai pemain pengganti melakukan aksi individu brilian sebelum melepaskan penyelesaian dingin ke sudut bawah gawang. Gol tersebut memastikan kemenangan Inggris dengan skor akhir 6-4.
Hasil ini mengantar Inggris finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya gagal melaju ke final. Sebaliknya, Prancis harus puas mengakhiri turnamen di posisi keempat.
Laga ini juga menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis setelah 14 tahun menangani Les Bleus. Meski Mbappe tampil gemilang dengan dua gol dan memecahkan rekor dunia, kebangkitan Prancis di babak kedua tidak cukup untuk menutupi buruknya penampilan mereka sepanjang 45 menit pertama.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi bukti tajamnya lini serang Inggris di bawah arahan Thomas Tuchel. Dengan permainan agresif dan efektivitas tinggi, The Three Lions berhasil menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan medali perunggu sekaligus salah satu kemenangan paling dramatis dalam sejarah turnamen.
Editor : Mahendra Aditya