KUDUS - Turnamen atletik usia dini bertajuk MilkLife Athletics Challenge Seri 1 - 2026 memasuki hari kedua pelaksanaan pada Kamis (16/7).
Ajang yang berlangsung pada 15–18 Juli 2026 di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus ini ditujukan untuk mengenalkan olahraga atletik sejak usia dini.
Sekaligus menjadi wadah kompetisi yang menyenangkan guna menjaring bibit atlet potensial serta membentuk karakter sportivitas, percaya diri, dan disiplin bagi pelajar.
Ajang berskala besar ini sendiri diikuti oleh total 2.270 atlet pelajar tingkat SD/MI hingga sekolah menengah yang terbagi dalam Kategori Usia mulai dari KU 8 sampai KU 18.
Dari total ribuan peserta tersebut, kompetisi hari kedua ini secara khusus difokuskan untuk menyuguhkan persaingan di kategori Kelompok Umur (KU) 12 tahun.
Rangkaian pertandingan telah dimulai sejak pagi hari pukul 07.00 WIB, dibuka dengan babak final untuk nomor Lari 1000 meter Putri, Tolak Peluru Putra, dan Lompat Jauh Putri.
Keseruan turnamen ini tidak lepas dari kehadiran para orang tua murid yang datang langsung untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka di tribun penonton.
Salah satunya adalah Dwi, orang tua dari siswa berusia 11 tahun asal MI NU Pendidikan Islam Gondangmanis yang turun bertanding di kategori KU 12.
Ia menceritakan bahwa dirinya mendapatkan informasi mengenai kompetisi ini langsung dari pihak guru di sekolahnya.
Terlebih, ini merupakan tahun kedua buah hatinya ikut serta dalam turnamen atletik tersebut setelah juga sempat berpartisipasi pada tahun lalu.
"Bagus ya acara ini, kan sebelumnya yang tahun kemarin juga sudah ikut. Terus ini tahun ini alhamdulillah ikut lagi. Semoga bisa juara lagi kayak tahun kemarin," ujar Mamah Dwi di sela-sela kompetisi.
Ia pun berharap agar kompetisi ini bisa terus konsisten berjalan ke depannya.
"Ya harapannya acara ini tetap berlangsung ya. Biasanya sekarang kan sudah setahun dua kali ya. Semoga selalu rutin diadakan untuk mencari bakat-bakat anak," tambahnya.
Dukungan serupa juga datang dari Darmanto Megananda, orang tua dari Nislina , siswi kelas 6 SD Nawa Kartika.
Putrinya yang lahir pada tahun 2015 tersebut dipilih oleh pihak sekolah untuk bertanding di nomor Lari 1000 meter KU 12.
Meskipun ini merupakan pengalaman pertama sang anak mencicipi kompetisi atletik, Darmanto mengaku siap mendukung penuh minat olahraga putrinya selama sang anak memiliki kemauan kuat untuk berkembang.
"Kita sebagai orang tua cuma dukung. Tergantung anaknya ada kemauan atau enggak, gitu aja. Sangat mendukung, bagus untuk terutama dari bakti pendidikan dan lain-lain. Selalu ada event begini untuk meningkatkan prestasi anak-anak terutama di Kudus, entah itu dari sepak bola wanita, atletik, ataupun olahraga lainnya," papar Darmanto. (Nuril Baiti Amiliah)
Editor : Ali Mustofa