Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Semifinal Piala Dunia 2026 Memanas, Inggris vs Argentina Diprediksi Berlangsung Dramatis

Ali Mustofa • Rabu, 15 Juli 2026 | 16:07 WIB
Lionel Messi diprediksi menjadi sosok kunci saat Argentina menghadapi Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta. (Instagram @afaseleccion)
Lionel Messi diprediksi menjadi sosok kunci saat Argentina menghadapi Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta. (Instagram @afaseleccion)

RADAR KUDUS – Timnas Inggris dan Timnas Argentina akan saling berhadapan dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Pertemuan dua kekuatan besar sepak bola dunia ini diprediksi berlangsung sengit.

Karena kedua tim tampil konsisten sejak fase grup hingga babak gugur.

Sejumlah pengamat menilai pertandingan berpotensi berakhir imbang pada waktu normal.

Kualitas skuad yang dimiliki kedua tim dinilai cukup berimbang sehingga peluang laga berlanjut ke babak tambahan waktu terbuka lebar.

Duel Klasik Sarat Gengsi

Laga Inggris kontra Argentina selalu memiliki daya tarik tersendiri.

Selain membawa rivalitas panjang di pentas internasional, pertandingan kali ini juga menentukan satu tiket menuju final Piala Dunia 2026.

Berdasarkan berbagai analisis pertandingan, hasil imbang setelah 90 menit menjadi salah satu skenario yang paling mungkin terjadi.

Statistik juga menunjukkan beberapa semifinal Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir harus dituntaskan hingga babak extra time.

Inggris Andalkan Kedalaman Skuad

Tim asuhan Thomas Tuchel melaju ke semifinal dengan modal mentalitas yang kuat.

Meski tidak selalu meraih kemenangan meyakinkan, The Three Lions mampu menunjukkan karakter ketika menghadapi pertandingan-pertandingan krusial.

Kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan Inggris.

Pergantian pemain yang dilakukan Tuchel pada fase gugur beberapa kali memberikan dampak positif terhadap permainan tim.

Namun, Inggris juga menghadapi sejumlah kendala.

Jarell Quansah dipastikan absen karena hukuman larangan bermain, Jordan Henderson harus mengakhiri turnamen akibat cedera patah lengan, sedangkan kondisi Declan Rice masih terus dipantau setelah mengalami gangguan pada hamstring.

Argentina Lebih Teruji di Babak Gugur

Di sisi lain, Argentina datang dengan pengalaman yang lebih berat.

Setelah melewati fase grup tanpa hambatan berarti, La Albiceleste dipaksa bekerja keras pada fase knockout.

Pasukan Lionel Scaloni harus bersusah payah menyingkirkan Tanjung Verde, kemudian bangkit dari ketertinggalan dua gol saat mengalahkan Mesir dengan skor 3-2.

Pada babak perempat final, Argentina kembali menjalani pertandingan hingga perpanjangan waktu sebelum akhirnya menyingkirkan Swiss.

Dua laga berturut-turut yang berlangsung selama 120 menit memang menguras tenaga para pemain Argentina.

Namun pengalaman tersebut juga membuktikan kemampuan Lionel Messi dan kawan-kawan menghadapi tekanan dalam pertandingan besar.

Prediksi Susunan Pemain

Thomas Tuchel diperkirakan tetap mengandalkan komposisi terbaiknya.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Reece James, John Stones, Marc Guehi, O'Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Sementara itu, Lionel Scaloni diprediksi masih mempercayai kombinasi pemain senior dan muda yang tampil konsisten sepanjang turnamen.

Argentina (4-4-2): Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Nicolás Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julián Álvarez.

Lautaro Martínez juga berpeluang menjadi starter setelah tampil impresif sebagai pemain pengganti pada laga sebelumnya.

Peluang Kedua Tim Sama-sama Mencetak Gol

Pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka mengingat kedua tim memiliki lini serang yang tajam.

Lionel Messi telah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen, sementara Jude Bellingham menjadi andalan Inggris dengan enam gol. Harry Kane juga turut menyumbang empat gol.

Meski demikian, lini belakang kedua tim masih menyisakan celah.

Inggris beberapa kali gagal menjaga gawangnya tetap steril, sedangkan Argentina kerap kesulitan mengantisipasi serangan balik cepat lawan.

Jude Bellingham Layak Diwaspadai

Jude Bellingham diperkirakan kembali menjadi motor serangan Inggris.

Gelandang Real Madrid tersebut sedang berada dalam performa terbaik setelah mencetak gol pada dua pertandingan fase gugur secara beruntun.

Apabila Declan Rice dapat tampil sejak menit awal, Bellingham diyakini akan memiliki ruang lebih besar untuk membantu serangan dan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Argentina yang telah menghabiskan banyak energi dalam dua pertandingan terakhir.

Dengan kualitas kedua tim yang sama-sama impresif, duel semifinal ini diprediksi berlangsung sangat ketat hingga menit-menit akhir.

Argentina memiliki pengalaman lebih dalam menghadapi laga penuh tekanan, sedangkan Inggris datang dengan kedalaman skuad dan kepercayaan diri tinggi untuk merebut tiket menuju partai final.

Prediksi skor: Inggris 1-1 Argentina (90 menit).

 

Editor : Ali Mustofa
piala dunia 2026 Argentina susunan pemain Jude bellingham timnas inggris