Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Jelang Prancis vs Spanyol, Rabiot Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Waspadai Lamine Yamal

Ali Mustofa • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:22 WIB
Kylian Mbappe diharapkan menjadi pembeda saat Prancis menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium. (FIFA)
Kylian Mbappe diharapkan menjadi pembeda saat Prancis menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium. (FIFA)

RADAR KUDUS – Timnas Prancis akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Spanyol pada babak semifinal Piala Dunia 2026.

Duel dua raksasa Eropa tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB, sekaligus menjadi ulangan semifinal Euro 2024.

Pada pertemuan sebelumnya, La Furia Roja sukses menumbangkan Les Bleus dengan skor 2-1 sebelum akhirnya keluar sebagai juara Eropa.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian kala itu adalah Lamine Yamal, yang mencetak gol spektakuler dan menjadi ancaman besar bagi lini pertahanan Prancis.

Menjelang pertemuan kali ini, nama Lamine Yamal kembali menjadi sorotan.

Meski baru mencetak satu gol sepanjang Piala Dunia 2026, winger muda Barcelona tersebut tetap dinilai berbahaya berkat kecepatan, kreativitas, serta kemampuan melewati lawan dalam situasi satu lawan satu.

Namun, gelandang Prancis Adrien Rabiot menegaskan timnya tidak akan memberikan perhatian khusus kepada satu pemain saja.

Menurutnya, seluruh skuad Spanyol memiliki kualitas yang sama berbahayanya sehingga Les Bleus harus mewaspadai permainan kolektif lawan.

Rabiot mengatakan Prancis tidak menyiapkan strategi khusus untuk menghentikan Yamal.

Fokus utama tim asuhan Didier Deschamps adalah menghadapi kekuatan Spanyol secara keseluruhan, mulai dari penguasaan bola, pola umpan, hingga pergerakan para pemain di area sepertiga akhir lapangan.

Baginya, ancaman Spanyol tidak hanya datang dari satu individu.

La Roja memiliki banyak pemain yang mampu menciptakan peluang dan mengubah jalannya pertandingan, sehingga Prancis harus tampil disiplin di semua lini.

Kedua tim sama-sama datang ke semifinal dengan performa yang sangat meyakinkan.

Prancis menjadi satu-satunya tim yang menyapu bersih enam pertandingan dengan kemenangan sejak fase grup hingga perempat final.

Selain belum terkalahkan, Les Bleus juga tampil sangat produktif dengan koleksi 16 gol.

Separuh dari jumlah tersebut disumbangkan oleh Kylian Mbappe yang kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026 dengan delapan gol.

Sementara itu, Spanyol juga belum pernah merasakan kekalahan sepanjang turnamen.

Tim asuhan Luis de la Fuente hanya sekali kehilangan poin ketika bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka fase grup, sebelum meraih lima kemenangan beruntun.

Meski produktivitas gol Spanyol masih berada di bawah Prancis dengan torehan 11 gol, kekuatan utama mereka justru terletak pada lini pertahanan.

Hingga babak semifinal, La Roja baru sekali kebobolan, menjadikannya tim dengan pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026.

Dengan kualitas yang dimiliki kedua tim, laga Prancis kontra Spanyol diprediksi berlangsung sengit.

Efektivitas serangan Les Bleus akan berhadapan dengan kokohnya pertahanan La Roja dalam duel yang akan menentukan satu tempat di partai final Piala Dunia 2026.

Editor : Ali Mustofa
piala dunia 2026 Kylian mbappe timnas prancis Spanyol