Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

46 Pemain Disiapkan Hadapi Srikandi Cup, Timo: Kualitas Sudah Berkembang

Ali Mustofa • Minggu, 12 Juli 2026 | 13:52 WIB
MENJARING: Head Coach MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Timo Scheunemann memantau pesepak bola putri yang bertanding di ajang Hydroplus Soccer League. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)
MENJARING: Head Coach MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Timo Scheunemann memantau pesepak bola putri yang bertanding di ajang Hydroplus Soccer League. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)

KUDUS - Kualitas pemain pada ajang turnamen sepak bola putri Hydroplus Soccer League All-Stars membuat tim talent scouting terpukau.

Tim pelatih telah memetakan calon pemain yang akan dipilih dan disiapkan untuk melakoni ajang Srikandi Cup Agustus mendatang. 

Selama turnamen sepak bola putri Hydroplus Soccer League All-Stars, Head Coach MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Timo Scheunemann memantau penampilan pemain di atas tribun penonton.

Pada seleksi nanti akan dipilih 46 pemain untuk disiapkan di ajang Srikandi Cup.

Timo melihat perkembangan dan cara bermain sepak bola sudah mulai terbentuk serta dipahami oleh para peserta turnamen.

Pada ajang turnamen Srikandi Cup nanti akan dibentuk dua tim. Ada kesempatan 46 pemain yang dipilih.

Oleh sebab itu, para pemain terpilih ini diminta untuk serius dan menunjukkan semangatnya. 

”Ini lebih mudah (memilih) karena keterbatasan pemain. Ke depan akan lebih sulit karena persaingan akan lebih ketat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada pantauannya ada pemain lama eks Timnas Indonesia kelompok usia yang menunjukkan permainan konsisten.

Selain itu ada juga muncul pemain baru yang dianggap layak. 

Dalam pertimbangan pemilihan calon skuad, Timo melihat dari posisi pemain itu bermain.

Selain itu, faktor penyesuaian posisi pemain yang pas saat berlaga juga menjadi pertimbangan. 

”Kami juga melihat kecerdasan pemain, mereka apakah bisa membuat pemilihan keputusan yang tepat. Bagaimana cara bangkit saat tertekan, dan lainnya,” katanya.

Tak kalah pentingnya, kata Timo ia melihat kebugaran fisik pemain menjadi hal yang krusial.

Pesepak bola putri ini akan diuji fisik dan mentalnya selama 90 menit di atas lapangan. 

Pada pemilihan pemain ini, 46 pesepak bola putri terpilih tersebut akan diseleksi ke tahap akhir untuk mendapatkan tim inti.

Mereka akan menjalani training center pada 24 Juli di Supersoccer Arena, Kudus.

”Akan ada pencoretan terakhir (Seleksi akhir), jadi 46 pemain ini kami sodorkan ke pelatih kepala agar ada opsi pilihan,” jelasnya. 

Agenda TC tersebut, akan dilakukan beberapa rangkaian latihan.

Salah satunya pematangan taktikal, membangun kekompakan tim, serta melakukan uji coba internal. 

Timo berharap, lewat seleksi yang ketat ini akan memunculkan sosok pesepak bola putri Indonesia yang mampu bersaing pada turnamen internasional tersebut.

Pemain ini juga berpotensi menjadi gudang pemain untuk suplai ke Timnas putri Indonesia.

Diketahui, ajang turnamen Srikandi Cup akan digulirkan pada 14-23 Agustus mendatang di Supersoccer Arena, Kudus.

Turnamen ini akan mempertemukan delapan tim sepak bola putri U-16 dari negara Indonesia, Arab Saudi, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Yordania. (gal) 

Editor : Ali Mustofa
#Hydroplus Soccer League All-Stars #srikandi cup #sepak bola putri #Kudus #MilkLife Soccer Challenge