MIAMI– Erling Haaland gagal menunjukkan ketajamannya pada laga paling menentukan Norwegia di Piala Dunia 2026. Striker andalan Manchester City itu berhasil diredam lini pertahanan Inggris sehingga nyaris tidak memberikan ancaman berarti sepanjang pertandingan perempat final yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026) dini hari WIB.
Hasilnya, Norwegia harus mengakhiri perjalanan impresifnya setelah takluk 1-2 dari Inggris melalui babak perpanjangan waktu, sementara The Three Lions melangkah ke semifinal berkat dua gol Jude Bellingham.
Bagi Haaland, pertandingan ini menjadi salah satu penampilan paling sulit sepanjang turnamen. Setelah tampil tajam dengan koleksi tujuh gol di laga-laga sebelumnya, ia justru kesulitan menemukan ruang untuk melepaskan tembakan berbahaya.
Inggris Terapkan Strategi Khusus untuk Haaland
Sejak menit pertama, Inggris terlihat memiliki rencana yang jelas untuk menghentikan ancaman Haaland.
Pelatih Thomas Tuchel menginstruksikan para pemain bertahan agar tidak memberikan ruang sedikit pun kepada penyerang berusia 25 tahun tersebut.
Marc Guehi menjadi pemain yang paling sering menempel Haaland, sementara Elliot Anderson dan Declan Rice beberapa kali turun membantu menjaga area di sekitar kotak penalti.
Strategi tersebut membuat Haaland kesulitan menerima umpan dalam posisi ideal.
Setiap kali bola mengarah kepadanya, pemain Inggris langsung melakukan tekanan sehingga striker Norwegia tidak mampu membangun momentum.
Statistik Haaland Jauh dari Ekspektasi
Berdasarkan statistik pertandingan, kontribusi Haaland jauh di bawah standar yang biasa ia tunjukkan.
Sepanjang pertandingan, ia hanya melepaskan dua percobaan tembakan, dengan satu di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Peluang terbaiknya datang pada babak pertama melalui sundulan yang masih mudah diamankan Jordan Pickford.
Selain itu, Haaland nyaris tidak memperoleh kesempatan emas karena minimnya suplai bola dari lini tengah Norwegia.
Dominasi Inggris di sektor tengah membuat Martin Ødegaard dan Patrick Berg kesulitan mengalirkan umpan-umpan matang kepada sang penyerang.
Baca Juga: Brace Jude Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal! Norwegia Tumbang Dramatis 2-1 di Piala Dunia 2026
Gol Norwegia Dianulir Akibat Pelanggaran Haaland
Kesulitan Haaland tidak hanya terlihat dari minimnya peluang yang diciptakannya.
Ia juga terlibat dalam momen yang merugikan timnya pada awal babak kedua.
Norwegia sebenarnya sempat kembali unggul melalui gol Torbjørn Heggem setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.
Namun, Video Assistant Referee (VAR) kemudian melakukan peninjauan.
Setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan menganulir gol tersebut karena Haaland terbukti mendorong Elliot Anderson sebelum bola masuk ke gawang.
Keputusan itu membuat skor tetap 1-1 dan menjadi salah satu titik balik penting dalam pertandingan.
Digantikan di Babak Tambahan
Melihat lini depan tidak berkembang, pelatih Ståle Solbakken akhirnya mengambil keputusan berani.
Saat Norwegia tertinggal pada babak tambahan, Haaland ditarik keluar pada menit ke-106 dan digantikan oleh Jørgen Strand Larsen.
Pergantian tersebut dilakukan untuk memberikan energi baru di lini serang.
Namun perubahan itu tidak mampu mengubah jalannya pertandingan.
Norwegia tetap gagal mencetak gol penyeimbang hingga peluit panjang berbunyi.
Jude Bellingham Jadi Pembeda
Berbeda dengan Haaland yang kesulitan berkembang, Jude Bellingham justru tampil sebagai bintang lapangan.
Gelandang Real Madrid itu mencetak dua gol yang memastikan kemenangan Inggris.
Norwegia sempat membuka keunggulan melalui Andreas Schjelderup, tetapi Bellingham menyamakan skor menjelang turun minum.
Pada babak perpanjangan waktu, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Morgan Rogers yang gagal diamankan Orjan Nyland.
Gol tersebut memastikan kemenangan Inggris 2-1 sekaligus mengakhiri kiprah Norwegia di Piala Dunia 2026.
Perjalanan Impresif Norwegia Berakhir
Meski tersingkir, Norwegia tetap layak mendapat apresiasi atas pencapaiannya menembus babak delapan besar.
Kehadiran pemain-pemain seperti Erling Haaland, Martin Ødegaard, Andreas Schjelderup, hingga Oscar Bobb menunjukkan bahwa generasi emas sepak bola Norwegia semakin berkembang di level internasional.
Namun dalam pertandingan melawan Inggris, efektivitas lini pertahanan The Three Lions berhasil memutus alur serangan Norwegia sekaligus membuat Haaland tampil jauh di bawah performa terbaiknya.
Sementara itu, Inggris melanjutkan langkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi dan akan menghadapi pemenang laga Argentina kontra Swiss dalam perebutan tiket menuju final Piala Dunia 2026.
Editor : Mahendra Aditya