Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Inggris Harus Waspada, Norwegia Datang Bukan Sekadar Mengandalkan Haaland

uinbroadcasting • Jumat, 10 Juli 2026 | 09:52 WIB
Perempat Final yang menarik, ketika Inggris bermain dengan efektifitas berjumpa dengan Norwegia yang mengandalkan dominan permainan
Perempat Final yang menarik, ketika Inggris bermain dengan efektifitas berjumpa dengan Norwegia yang mengandalkan dominan permainan.

RADAR KUDUS – Laga Inggris kontra Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Sabtu (12/7) pukul 04.00 WIB, diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik.

Bukan hanya karena mempertemukan Harry Kane dan Erling Haaland, tetapi juga karena kedua tim datang dengan cara bermain yang sangat berbeda.

Sepanjang turnamen, Inggris menunjukkan ketergantungan yang cukup besar terhadap Harry Kane dan Jude Bellingham.

Dari 11 gol yang berhasil dicetak hingga babak 16 besar, sebanyak 10 gol berasal dari dua pemain tersebut.

Artinya, lebih dari 90 persen produktivitas Inggris bertumpu pada duet sang kapten dan gelandang Real Madrid itu.

Harry Kane sendiri sudah mengoleksi enam gol dan menjadi penyumbang peluang terbesar tim.

Di belakangnya, Jude Bellingham tampil sebagai gelandang paling produktif dengan empat gol.

Ketika dua pemain itu berhasil dimatikan, produktivitas Inggris pun ikut menurun.

Hal tersebut terlihat saat beberapa pertandingan berlangsung lebih ketat dibanding yang diperkirakan.

Di sisi lain, Norwegia justru datang dengan pendekatan berbeda.

Meski memiliki Erling Haaland sebagai ujung tombak, permainan mereka tidak sepenuhnya bergantung pada sang striker Manchester City.

Martin Ødegaard menjadi pengatur ritme serangan sekaligus top assist tim dengan tiga umpan gol.

Di belakangnya, Sander Berge tampil sebagai pemain yang menjaga keseimbangan permainan.

Saat menghadapi Brasil, gelandang Fulham itu mencatat akurasi umpan hingga 98 persen dan membantu Norwegia menguasai 66 persen penguasaan bola.

Statistik tersebut menunjukkan bahwa Norwegia mampu memenangkan pertandingan bukan hanya melalui penyelesaian akhir Haaland, tetapi juga lewat distribusi bola yang rapi dan kerja sama antarlini.

Perbedaan karakter kedua tim semakin terlihat di sektor pertahanan.

Inggris sudah kebobolan lima gol sepanjang turnamen dan masih menghadapi persoalan di posisi bek kanan akibat cedera serta absennya beberapa pemain. 

Sebaliknya, Norwegia tampil cukup disiplin dengan dukungan kiper Orjan Nyland yang memiliki persentase penyelamatan mencapai 66 persen.

Pertemuan ini pun menjadi adu dua filosofi. Inggris mengandalkan efektivitas dua pemain utamanya untuk menyelesaikan peluang, sedangkan Norwegia mencoba menang melalui permainan kolektif yang melibatkan hampir seluruh lini.

Jika Kane dan Bellingham kembali menjadi pembeda, Inggris berpeluang melangkah ke semifinal.

Namun, apabila Norwegia mampu mempertahankan permainan kolektif seperti saat menyingkirkan Brasil, kejutan besar bisa kembali tercipta di Piala Dunia 2026. (bay)

Editor : Ali Mustofa
#perempat final Piala Dunia 2026 #Norwegia vs Inggris #Inggris Vs Norwegia #piala dunia 2026 #inggris