Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Statistik Prancis vs Maroko Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026: Mbappe Unggul Produktivitas, Hakimi Andalkan Pressing

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 9 Juli 2026 | 17:45 WIB
Laga Perancis vs Maroko.
Laga Perancis vs Maroko.

RADAR KUDUS - Duel antara Prancis dan Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling menarik dalam perebutan tiket menuju semifinal. Pertandingan yang digelar di Stadion Boston, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB itu mempertemukan dua tim dengan karakter permainan yang berbeda, tetapi sama-sama efektif sepanjang turnamen.

Berdasarkan statistik resmi FIFA hingga berakhirnya babak 16 besar, Prancis tampil sebagai tim dengan lini serang paling produktif. Sebaliknya, Maroko menunjukkan kualitas luar biasa dalam organisasi pertahanan, pressing, dan kemampuan merebut kembali penguasaan bola.

Kedua tim sama-sama telah memainkan lima pertandingan menuju babak delapan besar. Namun, cara mereka mencapai fase ini memperlihatkan identitas permainan yang kontras.

Prancis keluar sebagai juara Grup I setelah meraih tiga kemenangan sempurna. Tim asuhan Didier Deschamps kemudian mengalahkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar sebelum menyingkirkan Paraguay 1-0 di fase 16 besar.

Sementara itu, Maroko lolos sebagai runner-up Grup C dengan koleksi tujuh poin. Singa Atlas kemudian menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti sebelum tampil meyakinkan dengan kemenangan 3-0 atas Kanada untuk memastikan tempat di perempat final.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko hingga Argentina vs Swiss, Ini Jam Tayangnya

Prancis Memiliki Lini Serang Paling Mematikan

Secara statistik, Les Bleus menjadi tim paling produktif sepanjang turnamen. Kombinasi kecepatan, kreativitas, dan penyelesaian akhir membuat Prancis memimpin hampir seluruh kategori statistik menyerang.

Hingga babak delapan besar, Prancis telah mencetak 14 gol, terbanyak di antara seluruh kontestan yang masih bertahan. Mereka juga membukukan 12 assist, menunjukkan distribusi bola yang efektif di sepertiga akhir lapangan.

Deretan pemain seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Bradley Barcola, Michael Olise, hingga Desire Doue menjadi motor utama serangan Prancis dengan mobilitas tinggi dan kemampuan menciptakan peluang dari berbagai sisi.

Perbandingan Statistik Serangan

Statistik Prancis Maroko
Gol 14 10
Assist 12 9
Percobaan tembakan 88 64
Tembakan tepat sasaran 39 25
Tembakan melenceng 35 20
Konversi peluang menjadi gol 16% 16%

Meski produktivitas Prancis lebih tinggi, efektivitas penyelesaian akhir kedua tim sebenarnya sama, dengan tingkat konversi peluang mencapai 16 persen.

Passing Maroko Lebih Banyak, Akurasi Prancis Lebih Tinggi

Penguasaan bola menjadi salah satu aspek menarik dalam duel ini. Maroko tercatat lebih sering mengalirkan bola dibandingkan Prancis dengan total 3.126 operan sepanjang turnamen.

Namun dari sisi akurasi, Prancis sedikit lebih unggul dengan tingkat keberhasilan umpan mencapai 90 persen, sedangkan Maroko berada di angka 89 persen.

Keunggulan terbesar Prancis terlihat pada kualitas umpan progresif. Les Bleus mencatatkan 115 umpan terobosan dengan tingkat keberhasilan mencapai 69 persen, tertinggi di Piala Dunia 2026 hingga babak perempat final.

Statistik Distribusi Bola

Statistik Prancis Maroko
Total umpan 2.872 3.126
Akurasi umpan 90% 89%
Crossing 86 83
Akurasi crossing 13% 27%
Umpan terobosan 115 96
Akurasi umpan terobosan 69% 53%
Switch play 26 22
Akurasi switch play 96% 82%

Data tersebut memperlihatkan bahwa Prancis lebih efektif memanfaatkan setiap peluang menyerang melalui distribusi bola vertikal, sementara Maroko lebih sabar dalam membangun permainan.

Maroko Unggul dalam Pressing dan Recovery Ball

Jika berbicara soal pertahanan, Maroko memiliki sejumlah catatan yang lebih baik dibandingkan Prancis.

Singa Atlas tercatat lebih cepat dalam merebut kembali bola setelah kehilangan penguasaan. Rata-rata recovery ball Maroko berlangsung dalam 66,44 detik, lebih cepat dibandingkan Prancis yang membutuhkan 69,44 detik.

Intensitas pressing juga menjadi senjata utama tim asal Afrika tersebut. Maroko melakukan 1.150 aksi pressing dan 259 direct pressing, lebih tinggi dibandingkan Prancis yang masing-masing mencatatkan 1.076 pressing dan 190 direct pressing.

Baca Juga: Jadwal Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Les Bleus Hadapi Ancaman Singa Atlas

Statistik Bertahan

Statistik Prancis Maroko
Kebobolan 2 4
Gol bunuh diri 0 1
Recovery ball 69,44 detik 66,44 detik
Total pressing 1.076 1.150
Direct pressing 190 259

Meski lebih agresif dalam menekan lawan, pertahanan Prancis tetap lebih solid jika dilihat dari jumlah gol yang bersarang ke gawang mereka.

Maroko Lebih Sering Terlibat Duel Fisik

Permainan agresif Maroko juga tercermin dari statistik pelanggaran. Tim besutan pelatihnya lebih banyak melakukan maupun menerima pelanggaran sepanjang turnamen.

Maroko tercatat dilanggar sebanyak 80 kali, hampir dua kali lipat dibandingkan Prancis yang hanya menerima 43 pelanggaran. Hal ini menunjukkan pemain-pemain Singa Atlas lebih sering membawa bola dan memaksa lawan menghentikan serangan melalui pelanggaran.

Statistik Pelanggaran

Statistik Prancis Maroko
Melakukan pelanggaran 49 61
Dilanggar lawan 43 80
Kartu kuning 4 6
Kartu merah 0 0
Offside 7 9

Hingga babak delapan besar, kedua tim sama-sama belum menerima kartu merah.

Duel Dua Filosofi Permainan

Pertandingan ini mempertemukan dua pendekatan taktik yang berbeda. Prancis mengandalkan penguasaan bola cepat, kualitas individu, dan efektivitas serangan melalui pemain-pemain berkelas dunia.

Sebaliknya, Maroko mengusung permainan kolektif dengan organisasi pertahanan yang disiplin, pressing intensif, serta transisi cepat saat melakukan serangan balik.

Secara statistik, Prancis lebih unggul dalam produktivitas gol, jumlah peluang, akurasi umpan, dan efektivitas serangan. Namun Maroko memiliki kelebihan dalam intensitas pressing, kecepatan merebut bola, serta daya juang yang tinggi dalam duel-duel fisik.

Laga perempat final ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki kekuatan yang mampu saling menutupi kelemahan masing-masing. Pemenang pertandingan akan melangkah ke semifinal dan menghadapi pemenang duel Spanyol melawan Belgia.

Editor : Mahendra Aditya
#perempat final Piala Dunia #Statistik Prancis vs Maroko #piala dunia 2026 #Kylian mbappe #Prancis vs Maroko