RADAR KUDUS - Kursi kepelatihan Timnas Jerman menemukan sosok barunya.
Jurgen Klopp, mantan manajer legendaris Liverpool, telah sepakat menjadi pelatih kepala baru timnas Jerman, Die Mannschaft, menggantikan Julian Nagelsmann yang mundur setelah Jerman gagal mencapai target di Piala Dunia 2026.
Kesepakatan ini telah ditandai dengan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Langkah darurat ini dilakukan DFB setelah Jerman tereliminasi secara mengejutkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026, setelah kalah dalam adu penalti melawan Paraguay, Selasa (30/6/2026).
Kekalahan ini menjadi pertama kalinya Jerman tersingkir melalui drama adu penalti di ajang Piala Dunia.
Kekalahan itu membuat posisi Nagelsmann sulit dipertahankan, akhirnya ia memutuskan untuk mundur dan menerima tanggung jawab penuh atas kegagalan dalam turnamen tersebut.
Berita mengenai kesepakatan ini pertama kali diumumkan oleh jurnalis transfer terkenal, Fabrizio Romano, melalui postingannya di media sosial pada hari Minggu (5/7/2026).
Ia menulis, "Jürgen Klopp menjadi pelatih kepala baru Jerman, here we go!" Klopp sendiri langsung mengonfirmasi bahwa ia mendapat pendekatan dari DFB ketika ia tampil sebagai tamu undangan di Magenta TV.
Ia menyatakan bahwa segala sesuatu berjalan cukup cepat sejak Nagelsmann mengundurkan diri.
Pelatih berusia 59 tahun itu sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Sepak Bola Global di Red Bull Group setelah memutuskan untuk berhenti dari posisinya di Liverpool pada tahun 2024.
Klopp diketahui memiliki ketentuan khusus dalam kontraknya yang memudahkan dia untuk pindah ke tim nasional jika ada tawaran yang diberikan.
Meski begitu, beberapa hal terkait kontrak jangka panjang yang dikatakan akan berlangsung hingga Piala Dunia 2030, serta proses pelepasannya dari Red Bull Group masih sedang diselesaikan sebelum pengumuman resmi dikeluarkan.
Menariknya, penunjukan ini dianggap bukan hanya merupakan posisi yang berupa upacara saja.
Klopp disebut-sebut akan diberi kekuasaan besar untuk menyulap ulang total struktur tim nasional, mulai dari pengembangan pemain muda hingga mengubah cara bermain agar sesuai dengan gaya intensitas tinggi yang khas dari dia.
Ia bahkan bisa mengajak kembali mantan asistennya di Liverpool, Pep Lijnders, yang kini sudah tidak terikat kontrak usai meninggalkan Manchester City, untuk bergabung dalam tim pelatihnya.
Klopp dilantik sebagai pelatih kepala untuk yang keempat kalinya, setelah sebelumnya pernah memimpin FSV Mainz, Borussia Dortmund, dan Liverpool.
Hal ini juga menandai kembalinya Klopp ke dunia kepelatihan setelah tidak beraktivitas selama hampir dua tahun.
Publik sepak bola dunia kini memperhatikan bagaimana tangan dingin Klopp bisa membawa kembali kejayaan Jerman yang belum pernah memenangkan turnamen besar sejak tahun 2014. (wa)
Editor : Ali Mustofa