MANCHESTER – Manchester City menjadi salah satu klub dengan pergerakan paling agresif pada bursa transfer musim panas 2026. Setelah mendominasi sepak bola Inggris dalam beberapa musim terakhir, The Citizens kini memasuki fase regenerasi besar-besaran dengan melakukan perombakan skuad di berbagai lini.
Tidak hanya mendatangkan pemain baru, City juga diperkirakan akan melepas sejumlah nama besar yang selama ini menjadi bagian penting dalam kesuksesan klub. Situasi tersebut menandai dimulainya era baru di bawah pelatih Enzo Maresca, yang tengah membangun tim dengan kombinasi pemain muda bertalenta dan bintang berpengalaman.
Salah satu agenda terbaru Manchester City adalah memperkuat sektor pertahanan dengan membidik bek kanan Chelsea, Malo Gusto, meski negosiasi diperkirakan tidak akan berjalan mudah karena tingginya nilai transfer sang pemain.
Manchester City Bangun Tim Baru untuk Jangka Panjang
Bursa transfer kali ini memperlihatkan perubahan strategi Manchester City.
Alih-alih hanya menambah kedalaman skuad, manajemen kini melakukan regenerasi menyeluruh sebagai persiapan menghadapi persaingan Premier League, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub dalam beberapa musim ke depan.
Beberapa pemain senior telah meninggalkan Etihad Stadium, sementara sejumlah nama lainnya juga berpotensi mengikuti jejak tersebut.
Di antara pemain yang telah dipastikan hengkang adalah:
-
Bernardo Silva
-
John Stones
Sementara beberapa pemain lain yang disebut berpeluang meninggalkan klub antara lain:
-
Nathan Aké
-
Mateo Kovacic
-
James Trafford
-
Savinho
-
Nico Gonzalez
-
Omar Marmoush
-
Jack Grealish
-
Kalvin Phillips
Apabila sebagian besar transfer tersebut benar-benar terealisasi, Manchester City akan mengalami salah satu perubahan skuad terbesar dalam satu dekade terakhir.
Elliott Anderson Jadi Rekrutan Termahal
Langkah paling mencolok dilakukan City dengan mendatangkan gelandang muda Elliott Anderson dari Nottingham Forest.
Nilai transfer pemain berusia 23 tahun itu dilaporkan mencapai sekitar 116 juta poundsterling, menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.
Investasi besar tersebut menunjukkan keyakinan Manchester City terhadap potensi Anderson sebagai pilar utama lini tengah untuk jangka panjang.
Anderson dikenal sebagai gelandang modern yang memiliki:
-
stamina tinggi,
-
kemampuan membawa bola,
-
visi bermain,
-
agresivitas saat merebut penguasaan,
-
fleksibilitas bermain di beberapa posisi.
Kehadirannya diproyeksikan memperkuat regenerasi lini tengah yang mulai kehilangan sejumlah pemain senior.
Baca Juga: MU Bergerak Cepat! Ederson Jadi Target Utama usai Gagal Boyong Tonali dan Mateus Fernandes
Jeremy Monga Menangi Persaingan dengan Arsenal
Selain Anderson, Manchester City juga sukses mengamankan wonderkid Inggris Jeremy Monga dari Leicester City.
Pemain yang baru berusia 16 tahun tersebut direkrut dengan nilai sekitar 10 juta poundsterling, ditambah bonus performa sebesar 2,5 juta poundsterling.
Manchester City berhasil mengalahkan Arsenal dalam perebutan tanda tangan Monga.
Menurut sejumlah laporan, Enzo Maresca menjadi sosok yang paling mendorong perekrutan tersebut karena pernah mengenal kemampuan sang pemain ketika masih bekerja di Leicester City.
Monga dianggap sebagai salah satu prospek terbaik Inggris yang memiliki teknik tinggi, kecepatan, serta kemampuan bermain di berbagai posisi lini depan.
Malo Gusto Jadi Target Utama di Posisi Bek
Salah satu fokus berikutnya adalah sektor bek kanan.
Manchester City sangat mengagumi kualitas Malo Gusto, bek muda Chelsea yang tampil konsisten dalam beberapa musim terakhir.
Pemain asal Prancis tersebut dikenal memiliki:
-
kecepatan,
-
kemampuan overlap,
-
distribusi bola yang baik,
-
disiplin bertahan,
-
pengalaman di level kompetisi elite.
Namun Chelsea diyakini hanya akan melepas Gusto dengan harga yang sangat tinggi.
Karena itu, Manchester City masih mempertimbangkan apakah transfer tersebut layak secara finansial.
Baca Juga: Usai Jual Tonali £100 Juta, Newcastle Gaspol Kejar Johan Manzambi dan James Trafford
Ayyoub Bouaddi Masuk Radar
Selain Gusto, City juga memantau gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi.
Pemain internasional Maroko tersebut dinilai memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu bermain sebagai gelandang maupun bek kanan.
Manchester City bahkan mempertimbangkan dua skenario berbeda.
Pertama, merekrut Bouaddi lalu meminjamkannya kembali ke Lille agar mendapat menit bermain.
Kedua, langsung memasukkannya ke skuad utama apabila pelatih menilai sang pemain siap bersaing musim ini.
Pendekatan tersebut mencerminkan strategi City yang lebih mengutamakan potensi jangka panjang dibanding solusi instan.
Posisi Kiper Juga Berpotensi Berubah
Perubahan juga bisa terjadi di bawah mistar gawang.
James Trafford terus dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa.
Apabila sang penjaga gawang hengkang, Manchester City telah menyiapkan langkah dengan berusaha memulangkan mantan pemain akademi mereka, Pierce Charles.
Kiper berusia 20 tahun itu diproyeksikan menjadi pelapis sekaligus pesaing bagi penjaga gawang utama musim depan.
Masa Depan Rodri Jadi Sorotan
Di tengah derasnya arus keluar pemain, satu nama yang paling mendapat perhatian adalah Rodri.
Gelandang asal Spanyol tersebut masih belum mencapai kesepakatan mengenai kontrak baru.
Manchester City tetap berusaha mempertahankan pemain terbaik dunia tersebut.
Namun hingga kini belum ada kepastian apakah Rodri akan memperpanjang masa baktinya atau mempertimbangkan tantangan baru.
Apabila Rodri benar-benar hengkang, dampaknya diperkirakan jauh lebih besar dibanding kepergian pemain lain karena perannya sebagai pengatur ritme permainan dan penyeimbang lini tengah selama bertahun-tahun.
Bursa Transfer Manchester City Masih Panjang
Meski sudah mendatangkan Elliott Anderson dan Jeremy Monga, aktivitas Manchester City diperkirakan belum selesai.
Klub masih akan fokus memperkuat posisi bek kanan, penjaga gawang, serta mempertahankan pemain-pemain inti yang masih menjadi fondasi tim.
Regenerasi skuad kali ini menjadi salah satu proyek terbesar Manchester City sejak era Pep Guardiola dimulai.
Keberhasilan bursa transfer musim panas 2026 nantinya akan sangat ditentukan oleh kemampuan manajemen menjaga keseimbangan antara melepas pemain senior, mempertahankan pilar utama seperti Rodri, dan mendatangkan talenta muda yang siap membawa The Citizens tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Editor : Mahendra Aditya