RADAR KUDUS – Aktivitas bursa transfer menjelang bergulirnya Super League Indonesia 2026/2027 kembali menghadirkan kabar dari PSIM Yogyakarta. Klub berjuluk Laskar Mataram itu resmi berpisah dengan gelandang asal Belanda, Anton Fase, setelah kebersamaan yang berlangsung selama satu musim.
Kepergian pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi bagian dari evaluasi skuad yang dilakukan PSIM dalam mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim depan.
Meski masa baktinya terbilang singkat, Anton mengaku membawa banyak kenangan yang akan selalu dikenangnya sepanjang karier profesionalnya.
Melalui pernyataan resminya, Anton menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen klub yang telah menerimanya dengan hangat sejak pertama kali tiba di Yogyakarta.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 2 2026/2027: PSMS Medan Rekrut Manahati Lestusen Jelang Piala Presiden 2026
Sambutan Hangat Jadi Kenangan Terindah
Anton mengungkapkan bahwa proses adaptasinya di Indonesia berjalan sangat mudah karena mendapat dukungan penuh dari rekan setim, pelatih, staf, hingga suporter PSIM.
Menurutnya, suasana kekeluargaan yang dibangun di dalam klub membuat dirinya merasa seperti berada di rumah sendiri meski jauh dari negara asal.
"Sejak pertama datang ke klub ini, semua orang sangat membantu, penuh perhatian, dan selalu peduli. Saya sangat menikmati hubungan yang terjalin dengan para pemain, staf pelatih, manajemen, serta seluruh orang di lingkungan klub," ujar Anton, Senin (6/7/2026).
Pernyataan tersebut mencerminkan eratnya hubungan yang terjalin selama dirinya membela PSIM. Bagi Anton, pengalaman bermain di Yogyakarta bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga tentang persahabatan dan kebersamaan yang sulit dilupakan.
Cedera Hambat Kontribusi di Musim Perdana
Perjalanan Anton bersama PSIM sebenarnya tidak berlangsung sepenuhnya mulus. Di tengah kompetisi musim 2025/2026, ia sempat mengalami cedera yang membuat kontribusinya di lapangan menjadi terbatas.
Kondisi tersebut membuat gelandang yang dikenal memiliki visi bermain baik itu tidak dapat tampil secara konsisten sepanjang musim.
Meski demikian, Anton tetap menjadi bagian penting dari skuad dengan memberikan dukungan kepada rekan-rekannya selama menjalani masa pemulihan.
Ia juga tetap aktif membangun hubungan positif di ruang ganti dan menjaga semangat tim hingga kompetisi berakhir.
PSIM Lakukan Perombakan Skuad
Perpisahan dengan Anton Fase menjadi salah satu langkah PSIM dalam melakukan penyegaran komposisi pemain menghadapi musim baru.
Sejumlah klub peserta Super League memang tengah aktif melakukan evaluasi dan restrukturisasi skuad, baik dengan mendatangkan pemain baru maupun melepas pemain yang kontraknya berakhir.
PSIM sendiri diperkirakan masih akan mengumumkan sejumlah perubahan dalam beberapa pekan ke depan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi 2026/2027.
Karier Anton Fase
Anton Fase merupakan gelandang asal Belanda yang dikenal memiliki kemampuan mengatur tempo permainan serta distribusi bola yang baik.
Sebelum berkarier di Indonesia, ia mengembangkan karier sepak bolanya di Belanda dan kemudian memilih melanjutkan petualangan profesional bersama PSIM Yogyakarta.
Meskipun hanya membela Laskar Mataram selama satu musim, kehadirannya memberikan warna tersendiri bagi lini tengah tim, terutama melalui pengalaman sepak bola Eropa yang dibawanya.
Masa Depan Masih Terbuka
Hingga pengumuman perpisahan disampaikan, Anton Fase belum mengungkapkan klub tujuan berikutnya.
Situasi tersebut membuat namanya mulai dikaitkan dengan sejumlah klub yang tengah mencari tambahan kekuatan di sektor gelandang pada bursa transfer musim ini.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta dipastikan akan melanjutkan proses pembentukan skuad baru demi menjaga daya saing di Super League 2026/2027.
Bagi Anton, kebersamaan bersama Laskar Mataram mungkin telah berakhir, tetapi pengalaman, dukungan suporter, serta ikatan yang terjalin dengan keluarga besar PSIM akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Editor : Mahendra Aditya