Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Brasil Tersingkir! Dua Gol Haaland Antar Norwegia Ciptakan Kejutan Terbesar Piala Dunia

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 6 Juli 2026 | 07:52 WIB
Erling Haaland merayakan gol saat membawa Norwegia menang 4-1 atas Irak dan terpilih sebagai Player of the Match di Piala Dunia 2026. (FIFA)
Erling Haaland merayakan gol saat membawa Norwegia menang 4-1 atas Irak dan terpilih sebagai Player of the Match di Piala Dunia 2026. (FIFA)

RADAR KUDUS - Langkah sensasional berhasil diukir Norwegia di Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Løvene menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar sekaligus memastikan tiket menuju perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Sosok yang menjadi pembeda lagi-lagi adalah Erling Haaland. Striker Manchester City itu tampil dingin pada sebagian besar laga, namun meledak di menit-menit akhir lewat dua gol yang menghancurkan harapan lima kali juara dunia tersebut.

Kemenangan ini sekaligus menjadi salah satu hasil paling mengejutkan sepanjang turnamen. Di sisi lain, Brasil harus menerima kenyataan pahit tersingkir sebelum babak delapan besar untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1990.

Penalti Bruno Guimaraes Jadi Titik Balik

Pertandingan di MetLife Stadium, New Jersey, berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. Norwegia sebenarnya sempat membuat publik Brasil terdiam ketika Patrick Berg mencetak gol pada menit keempat. Namun gol tersebut dianulir VAR setelah Alexander Sorloth lebih dulu berada dalam posisi offside saat proses serangan.

Brasil kemudian memperoleh kesempatan emas membuka keunggulan pada menit ke-15. Wasit menunjuk titik putih setelah Kristoffer Ajer menjatuhkan Matheus Cunha di dalam kotak penalti.

Bruno Guimaraes maju sebagai algojo. Namun eksekusinya yang kurang meyakinkan berhasil ditepis kiper veteran Norwegia, Orjan Nyland. Penyelamatan tersebut menjadi momentum yang mengubah jalannya pertandingan.

Nyland kembali menunjukkan kualitasnya beberapa menit kemudian saat menggagalkan peluang Vinicius Junior yang berhasil mencuri bola dari Martin Odegaard.

Brasil Buang Banyak Peluang

Memasuki babak kedua, pelatih Carlo Ancelotti mencoba mengubah permainan. Endrick dimasukkan menggantikan Matheus Cunha pada menit ke-58.

Remaja berusia 19 tahun itu langsung mendapatkan peluang emas hanya beberapa detik setelah masuk lapangan berkat umpan Vinicius Jr. Sayangnya, dalam situasi satu lawan satu dengan Nyland, tendangannya justru melenceng dari sasaran.

Ancelotti kembali mengambil risiko dengan memasukkan Neymar sekitar sepuluh menit kemudian. Kehadiran sang bintang memang memberi kreativitas tambahan, tetapi penyelesaian akhir Brasil tetap jauh dari maksimal.

Secara statistik, Brasil sebenarnya mencatatkan 14 tembakan dengan empat mengarah ke gawang serta menghasilkan expected goals (xG) mencapai 2,73. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat dominasi peluang itu tidak berbuah kemenangan.

Sebaliknya, Norwegia tampil jauh lebih efektif. Meski hanya menghasilkan xG sekitar 0,84 dan kalah dalam kualitas peluang, mereka mampu memaksimalkan momen penting.

Haaland Hukum Brasil dalam 11 Menit

Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, Haaland akhirnya menunjukkan kelasnya.

Pada menit ke-79, Andreas Schjelderup mengirim umpan silang akurat ke dalam kotak penalti. Haaland berhasil lepas dari kawalan Gabriel Magalhaes sebelum menyundul bola masuk ke gawang Alisson.

Gol tersebut langsung mengubah atmosfer pertandingan. Brasil mencoba meningkatkan tekanan, tetapi justru kembali kebobolan.

Menit ke-90 menjadi panggung Haaland sepenuhnya. Penyerang berusia 25 tahun itu menggiring bola sebelum melepaskan tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan Alisson.

Gol kedua itu memastikan kemenangan Norwegia sekaligus membawa Haaland mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026. Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe dalam persaingan Sepatu Emas turnamen.

Gol Neymar Tak Selamatkan Brasil

Brasil sempat memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu setelah wasit Ismail Elfath memberikan penalti kedua akibat pelanggaran Leo Ostigard terhadap Casemiro.

Neymar yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-1.

Namun gol tersebut hanya menjadi hiburan semata karena peluit panjang segera berbunyi. Brasil pun harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat dari yang diperkirakan.

Duel Haaland vs Gabriel Jadi Sorotan

Laga ini juga menjadi ajang reuni rivalitas Erling Haaland dan Gabriel Magalhaes yang selama ini sering bentrok di Liga Inggris.

Pada babak pertama, keduanya saling meredam sehingga Haaland nyaris tidak memiliki peluang berbahaya.

Namun memasuki 20 menit terakhir, Haaland mulai menemukan ruang. Ia beberapa kali berhasil lolos dari penjagaan sebelum akhirnya memenangkan duel udara yang menghasilkan gol pembuka.

Performa tersebut kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia.

Masa Depan Carlo Ancelotti Dipertanyakan

Kekalahan ini juga memunculkan tekanan besar kepada Carlo Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu baru mengambil alih Brasil pada Mei 2025 setelah meninggalkan Real Madrid. Ia sukses membawa Selecao lolos ke Piala Dunia dan dikontrak hingga 2030.

Namun kegagalan melangkah ke perempat final dipastikan memicu perdebatan mengenai masa depannya. Brasil tampil kurang meyakinkan sepanjang turnamen, mengandalkan serangan balik dan gagal memanfaatkan peluang emas ketika dibutuhkan.

Sebaliknya, Norwegia kini menatap babak perempat final dengan penuh percaya diri. Mereka akan menghadapi pemenang duel Inggris kontra tuan rumah Meksiko dalam upaya melanjutkan kisah dongeng terbesar mereka di Piala Dunia 2026.

Editor : Mahendra Aditya
#Norwegia vs Brasil #Hasil Brasil vs Norwegia #Haaland 2 gol #piala dunia 2026 #erling haaland